Strategi mengatasi turunnya harga minyak

Seorang karyawan beraktivitas di dekat tayangan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (16/6). IHSG ditutup melemah sebesar 52,64 poin atau 0,91 persen menjadi 5.723,63 poin, dipicu sebagian investor yang masih merespon negatif kenaikan suku bunga Amerika Serikat. ANTARA FOTO/Wahyu Putro A/kye/17

 

PT Bestprofit | Strategi mengatasi turunnya harga minyak

 

PT Bestprofit – JAKARTA. Harga minyak terus terkikis. Hal ini perlu menjadi alarm waspada karena bisa berdampak terhadap kinerja beberapa emiten saham.Pada, harga minyak WTI kontrak pengiriman Agustus 2017 di New York Mercantile Exchange ditutup di US$ 42,53 per barel, posisi penutupan terendah sepanjang tahun ini. Bahkan, di hari tersebut, harga minyak sempat jatuh hingga menyentuh US$ 42,05 per barel.

Dalam sebulan terakhir, harga minyak sudah terjun sekitar 11,79%. Per pukul 20.50 WIB kemarin, harga minyak sedikit menguat dan bertahan di US$ 42,82 per barel. Minyak merosot lantaran pelaku pasar meragukan kemampuan OPEC mengurangi pasokan minyak global. Kini banyak pengamat memprediksi harga minyak bisa terus longsor hingga US$ 40 per barel.

Tergerusnya harga emas hitam ini bakal membuat kinerja produsen minyak dan sejumlah emiten di sektor jasa penunjang energi tertekan. Reza Priyambada, Analis Binaartha Parama Sekuritas, mengatakan, emiten seperti PT Benakat Integra Tbk (BIPI) dan PT Medco Internasional Tbk (MEDC) akan terkena imbas negatif secara langsung.

Selain itu, emiten sektor pertambangan batubara dan mineral juga akan turut terkena dampak. Maklum saja, penurunan harga minyak biasanya turut membuat harga komoditas tambang lainnya merosot. Analis Danareksa Sekuritas Lucky Bayu Purnomo bilang, harga jual produk batubara dan mineral dari emiten penambang, seperti PT Bukit Asam Tbk (PTBA), PT Vale Indonesia Tbk (INCO), dan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) bisa terpangkas.

Imbas penurunan harga minyak juga akan dirasakan sektor transportasi. Bagi kapal-kapal pengangkut minyak, akan ada potensi penurunan nilai kontrak yang bakal merugikan emiten sektor ini, seperti PT Soechi Lines Tbk (SOCI), PT Berlian Laju Tanker Tbk (BLTA) dan PT Arpeni Pratama Ocean Line Tbk (APOL).

PT Bestprofit

IHSG masih potensi lanjutkan kenaikan hari ini

Seorang pria melintasi layar elektronik pergerakan saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (2/6). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup naik 4 poin atau 0,07 persen ke level 5.742. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/nz/17

 

Bestprofit | IHSG masih potensi lanjutkan kenaikan hari ini

 

Bestprofit – JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali ditutup menguat 0,46 ke level 5.818,55 pada perdagangan Rabu. Jelang libur panjang yang ditunjang stabilitas fundamental makroekonomi Indonesia membuat indeks menguat. Analis Binaartha Parama Sekuritas, Muhammad Nafan Aji bilang hasil penjualan mobil tahunan per Mei yang menguat 0,1% menjadi 5,8% mampu memberikan katalis positif terhadap penguatan IHSG sehingga mengalami capital inflow.

Hal ini mengindikasikan bahwa tingkat konsumsi masyarakat cenderung menguat,” ujar Nafan kepada KONTAN. Selain itu eksternal juga ikut mendorong indeks dengan keputusan MSCI dalam memasukkan sebanyak 222 saham first liner China ke dalam kategori MSCI’s Emerging Markets Index disambut positif oleh para pelaku investor global. Hal ini memberikan efek domino ekonomi terhadap penguatan IHSG jug.

Untuk hari ini indeks masih menunjukkan pola penguatan dengan range 5.756 – 5.850. Faktor stabilitas fundamental makroekonomi Indonesia yang bagus dapat menjadi katalis positif terhadap penguatan IHSG hari ini. Sementara itu, US Crude Oil Inventories yang diprediksikan akan mengalami defisit stok akan memberikan dampak positif sementara terhadap penguatan harga minyak dunia di tengah oversupply.

Sementara analis Mirae Asset Sekuritas, Tasrul menyebutkan sektor yang menjadi pendorong indeks yaitu sektor finance 1%, disusul perdagangan 0,40%, konsumer 0,38%, dan properti 0,32%. “Sementara sektor penekan adalah aneka industri 0,57% dan industri dasar 0,06%,” ujar Tasrul. Dengan demikian untuk perdagangan hari ini, Kamis, indeks masih terlihat potensi kenaikannya dengan range 5.783 – 5.852. Di mana masih menguji level resistance terdekat di 5.823 sebelum lanjut ke 5.852.

Bestprofit

Snapdragon 450 Segera Hadir, Chipset Octa-Core Cortex-A53 dengan Proses 14nm

chipset

Best Profit | Snapdragon 450 Segera Hadir, Chipset Octa-Core Cortex-A53 dengan Proses 14nm

 

Best Profit – Perangkat entry-level bakal segera mendapatkan chipset mobile baru dari Qualcomm. Hal ini diketahui dari leakster @Rquandt, dimana chipset baru tersebut akan bernama Snapdragon 450 dan akan muncul di layanan benchmark sebagai SDM450. Untuk saat ini.

Snapdragon 435 merupakan chipset terbaik untuk segmen entry-level, dan chipset tersebut hadir pada perangkat budget seperti Xiaomi Redmi 4X. Seperti SDM435, chipset Snapdragon 450 memiliki CPU octa-core. Perbedaannya, chipset Snapdragon 450 dibangun dengan proses 14nm, sedangkan SDM435 masih menggunakan proses 28nm.

CPU chipset ini menggunakan core Cortex-A53 dan memiliki GPU dengan clockspeed 600MHz. Karena menggunakan proses yang lebih kecil, tentu akan berdampak pada efisiensi daya yang lebih baik seperti platform Snapdragon 625 dan 626.Sayangnya untuk rincian lainnya mengenai chipset tersebut seperti dukungan versi LTE, dukungan kamera dan band spektral masih belum diketahui untuk saat ini.

Namun fitur yang diharapkan hadir pada chipset tersebut adalah dukungan Quick Charge 3.0, dimana fitur ini menjadi hal yang sangat penting untuk memenangkan persaingan saat ini. Selain spesifikasi teknis lain yang masih belum diketahui, tanggal peluncuran untuk Snapdragon 450 juga belum diketahui. Spekulasi yang muncul saat ini, Qualcomm akan meluncurkan chipset tersebut.

Pada kuartal berikutnya dan mulai diusung oleh beberapa smartphone pada kuartal keempat 2017 atau kuartal pertama 2018. Untuk saat ini, chipset Qualcomm Snapdragon 435 masih menjadi favorit banyak produsen, mengingat kemampuannya yang masih memenuhi kebutuhan, namun tetap saja beralih ke Snapdragon 450 adalah pilihan yang terbaik dan menguntunkan.

Sayangnya untuk rincian lainnya mengenai chipset tersebut seperti dukungan versi LTE, dukungan kamera dan band spektral masih belum diketahui untuk saat ini. Selain spesifikasi teknis lain yang masih belum diketahui, tanggal peluncuran untuk Snapdragon 450 juga belum diketahui. Spekulasi yang muncul saat ini, Qualcomm akan meluncurkan chipset tersebut.

Best Profit

1 2 3 730