Melawan arah bursa Asia, IHSG berhasil naik tipis

Aktivitas di treasury bank BNI Jakarta, Senin (1/2). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil masuk ke zona hijau pada menit-menit akhir perdagangan. Indeks ditutup naik tipis 0,21% atau 9,472 poin ke level 4.624.63. KONTAN/Cheppy A. Muchlis/01/02/2016

Bestprofit-futures : JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melawan arah pelemahan bursa regional Asia di tengah aksi jual global. Mengacu data RTI, indeks berakhir naik 0,19% atau 8,673 poin ke level 4.596,108. Penguatan IHSG hanya ditopang 96 saham yang menghijau. Sementara, 161 saham memerah dan 100 saham lainnya stagnan. Perdagangan hari ini melibatkan 3,59 miliar lot saham dengan nilai transaksi mencapai Rp 4,90 triliun.

Enam indeks sektoral menghijau, dipimpin infrastruktur naik 0,95%. Sedangkan, empat sektor yang memerah antara lain keuangan turun 0,82%, konstruksi turun 0,54%, perdagangan turun 0,21%, dan pertanian turun 0,13%. Laju IHSG hari ini tertahan oleh aksi jual asing. Di pasar reguler, net sell asing mencapai Rp 197,936 miliar dan net sell asing keseluruhan mencapai Rp 168,923 miliar.

Saham-saham yang masuk top gainers LQ45 antara lain; PT Indofood CBP Sukses Tbk (ICBP) naik 5,90% ke Rp 15.250, PT Charoen Pokphand Tbk naik 5,45% ke Rp 3.675, dan PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) 3,65% ke Rp 7.800.

Saham-saham yang masuk top losers LQ45 antara; PT Sri Rejeki Isman Tbk (SRIL) turun 6,69% ke Rp 237, PT Lippo Karawaci tbk (LPKR) turun 3,81% ke Rp 1.010, dan PT Semen Indonesia (SMGR) turun 3,01% ke Rp 10.475.

Di sisi lain, bursa saham Asia jatuh di tengah gejolak harga minyak dan pendapatan perusahaan yang mengecewakan yang mendorong aksi jual global aset berisiko. Investor berada tengah kekhawatiran yang mendalam perihal melemahnya pertumbuhan global.

Indeks MSCI Asia Pacific turun 2,3% menjadi 118,91 pada 05:01 sore waktu Tokyo, karena anjloknya bursa Jepang dan Hong Kong. Runtuhnya harga minyak serta kekhawatiran mengenai perlambatan China terus mengacaukan pasar di seluruh dunia, dengan Indeks saham di wilayah tersebut menurun sebanyak 9,9% tahun ini.

 

Sumber : http://investasi.kontan.co.id/news/melawan-arah-bursa-asia-ihsg-berhasil-naik-tipis

Pelemahan rupiah terburuk dalam sebulan terakhir

Sejumlah pegawai menata uang sebelum didistribusikan di Cash Centre Bank BNI, Jakarta, Rabu (8/7). Bank BNI menyiapkan uang tunai sebanyak Rp.60 triliun atau naik 10 persen dari tahun lalu guna memenuhi kebutuhan uang tunai nasabah untuk keperluan Lebaran. ANTARA FOTO/Wahyu Putro A/Koz/ama/15.

Bestprofit-futures : JAKARTA – Mata uang rupiah pagi ini mencatatkan pelemahan tajam. Mengutip data Bloomberg, pada pukul 10.45 WIB, nilai tukar rupiah keok 0,9% menjadi 13.825 per dollar AS. Ini merupakan pelemahan terbesar sejak 4 Januari lalu. Sementara itu, kurs JISDOR (Jakarta Interbank Spot Dollar Rate) rupiah pagi ini menunjukkan posisi 13.757 per dollar. Kemarin, kurs JISDOR rupiah berada di level 13.621 per dollar.

Pelemahan rupiah pagi ini disebabkan oleh spekulasi penurunan terus menerus pada harga komoditas akan menggerus tingkat ekspor Indonesia. Asal tahu saja, Bloomberg Commodity Index menuju penurunan tiga harian terbesar sejak Agustus lalu setelah berhasil mencatatkan kenaikan selama dua pekan berturut-turut.

Indeks komoditas ini anjlok 25% pada 2015 di tengah penurunan permintaan dari China. Sementara, tingkat ekspor Indonesia mengalami penurunan selama 15 bulan berturut-turut pada Desember.

Indonesia sangat rentan dengan jatuhnya harga komoditas terkait dengan ekspor. Dan hal ini berdampak pada mata uang rupiah. Apalagi, lebih dari 50% ekspor berhubungan dengan komoditas, jelas Ho Woei Chen, ekonom United Overseas Bank Ltd di Singapura.

 

Sumber : http://investasi.kontan.co.id/news/pelemahan-rupiah-terburuk-dalam-sebulan-terakhir

Bursa AS ditopang naiknya harga minyak

data chinaBestprofit-futures : NEW YORK – Bursa saham Amerika Serikat berakhir menguat seiring kenaikan harga minyak. Di tengah aksi jual sebelumnya di sektor bank dan teknologi dipicu kekhawatiran meluasnya perlambatan ekonomi global. Indeks Standard & Poor 500 naik 0,5 % ke level 1.912,60 pada pukul 04:00 sore waktu New York, setelah menghapus penurunan sebelumnya sebesar 1,6 %.

Bursa AS berfluktuasi antara penguatan dan pelemahan sehubungan data ekonomi yang dapat menghidupkan kembali kekhawatiran tentang kekuatan pertumbuhan ekonomi AS. Sementara, pelemahan kurs dollar AS membantu penguatan harga minyak dan komoditas lainnya.

Dalam laporan terkini menunjukkan industri jasa diperluas pada bulan Januari berada di laju paling lambat dalam hampir dua tahun terakhir, meningkatkan risiko bahwa kemerosotan yang terjadi terus-menerus dalam manufaktur mulai meluas ke seluruh perekonomian AS. Melambatnya industri jasa muncul karena para investor waspada untuk tanda-tanda kelemahan China.

Selain itu, perusahaan AS menambahkan sebanyak 205.000 pekerja untuk gaji bulan Januari yang melebihi perkiraan. Fokus akan mulai bergeser kepada laporan pekerjaan bulan Januari yang akan dirilis pemerintah, yang diperkirakan menunjukkan penambahan sebanyak 190.000 pekerjaan, menurut ekonom yang disurvei oleh Bloomberg.

 

Sumber : http://investasi.kontan.co.id/news/bursa-as-ditopang-naiknya-harga-minyak

1 2 3 480