Harga Emas Antam Betah di Rp 589 Ribu per Gram

harga

Best Profit | Harga Emas Antam Betah di Rp 589 Ribu per Gram

Best Profit – Jakarta Harga emas PT Aneka Tambang Tbk tetap dijual Rp 589 ribu per gram pada perdagangan Senin. Akhir pekan lalu Antam menjual emasnya seharga Rp 589 ribu per gram. Sementara harga buyback atau pembelian kembali emas di posisi Rp 529 ribu per gram. Harga ini naik Rp 1.000 dibandingkan dengan harga kemarin.

Harga jual dan pembelian ini merupakan harga patokan di butik emas Logam Mulia Antam Pulogadung, Jakarta. Sedangkan harga di butik emas logam Mulia lainnya bisa berbeda. Pembayaran buyback dengan volume di atas 1 kilogram (kg) akan dilakukan maksimal dua hari setelah transaksi dengan mengacu pada harga buyback hari transaksi.

Antam menjual emas dengan ukuran mulai 1 gram hingga 500 gram. Hingga pukul 08.40 WIB, ukuran emas Antam 10 dan 25 gram sudah tidak tersedia. Antam juga menjual emas dengan corak batik. Untuk harga emas batik dengan ukuran 10 gram, Antam menjualnya di angka Rp 6.000.000 atau Rp 600 ribu per gram. Namun ukuran 10 gram sudah habis terjual.

Sedangkan untuk ukuran 20 gram, Antam menjualnya di harga Rp 11.605.000 atau Rp 580.250 per gram. Untuk ukuran ini masih tersedia baik untuk corak Sido Mukti, Mega Mendung maupun Parang Barong. Selain emas batik, Antam juga mengeluarkan emas batangan dengan kemasan tematik.

Pada kali ini Antam mengeluarkan emas batangan kemasan Idul Fitri. Untuk ukuran 1 gram dijual di harga Rp 664.000. Ukuran 2 gram dijual Rp 1.213.000 dan 5 gram dijual Rp 2.875.000. Akan tetapi, seluruh ukuran emas Antam edisi Idul Fitri telah habis terjual.

Best Profit

Bursa AS ditutup mix jelang voting UU Kesehatan

Traders work on the floor of the New York Stock Exchange (NYSE) shortly after the opening bell in New York, U.S., March 21, 2017. REUTERS/Lucas Jackson

PT Bestprofit | Bursa AS ditutup mix jelang voting UU Kesehatan

PT Bestprofit – NEW YORK. Bursa Amerika Serikat mengakhiri perdagangan Rabu dengan penutupan beragam dari berbagai indeks. Fokus investor masih ditujukan pada upaya Presiden Donald Trump mengumpulkan suara anggota parlemen untuk merombak undang-undang kesehatan sebelum voting pada Kamis ini.

Dow Jones Industrial Average merosot 0,03% di akhir perdagangan ke 20.661,3, sedangkan Indeks S&P 500 masih menanjak 0,19% menjadi 2.348,45. Indeks Nasdaq Composite bertambah 0,48% menjadi 5.821,64.

Analis melihat, investor melakukan aksi beli setelah sehari sebelumnya bursa AS ditutup dengan penurunan lebih dari 1%. “Investor yang memegang tunai dari penurunan bursa hari sebelumnya, melihat paginya sebagai kesempatan membeli,” kata Alan Lancz, President di sebuah perusahaan penasihat investasi Alan B. Lancz & Associates di Toledo, Ohio.

Sehari sebelum voting parlemen, pasar melihat Trump kesulitan mendapatkan persetujuan dari anggota parlemen, bahkan dari partai pendukungnya, Republik untuk merombak UU Kesehatan. Hal ini menyurutkan kepercayaan pasar bahwa Trump akan sukses mengumpulkan suara parlemen untuk kebijakan-kebijakan pendukung ekonomi lainnya, misalnya pemangkasan pajak.

Jika parlemen menolak atau pembahasan kembali ditunda, pasar akan berfluktuasi,kata David Schiegoleit, Managing Director di U.S. Bank Private Client Reserve in Los Angeles. Dalam perdagangan kemarin, tujuh dari sebelas sektor S&P 500 bergerak menguat, dipimpin grup saham teknologi yang naik 0,8%. Sedangkan sektor keuangan tercatat paling menderita penurunan, yaitu kehilangan 0,2%.

Hal ini menyurutkan kepercayaan pasar bahwa Trump akan sukses mengumpulkan suara parlemen untuk kebijakan-kebijakan pendukung ekonomi lainnya, misalnya pemangkasan pajak. Indeks Nasdaq Composite bertambah 0,48% menjadi 5.821,64. tujuh dari sebelas sektor S&P 500 bergerak menguat, dipimpin grup saham teknologi yang naik 0,8%. Sedangkan sektor keuangan tercatat paling menderita penurunan, yaitu kehilangan 0,2%.

PT Bestprofit

Kecemasan Tentang Proteksionisme AS Memudar, Emas Melandai Lagi

kecemasan

Bestprofit | Kecemasan Tentang Proteksionisme AS Memudar, Emas Melandai Lagi

Bestprofit – Bursa saham Asia yang telah mendapatkan dukungan dari sinyal kuat pertumbuhan ekonomi global serta pudarnya kecemasan terkait proteksionisme AS menyebabkan harga emas di sesi Asia pada hari Selasa kembali melandai. Padahal, sejauh ini harga emas telah rebound sebesar 35 Dolar AS dari level terendahnya beberapa minggu lalu sebelum pengumuman suku bunga AS.

Sebelumnya, isu proteksionisme Donald Trump yang mendominasi topik pembicaran di pertemuan G20 menyebabkan Dolar AS melandai, sehingga harga emas terangkat cukup signifikan. Tidak seperti pertemuan-pertemuan biasanya yang gencar menyuarakan hal terkait perdagangan bebas dan terbuka, pertemuan Menteri Keuangan Dan Pejabat Bank Sentral G20 pekan lalu hanya mengatakan G20 akan bekerja sama untuk memperkuat kontribusi perdagangan terhadap ekonomi dan mereka terkesan pasrah dengan semakin meningkatnya proteksionisme negara Amerika Serikat.

Sebagian besar pelaku pasar saat ini cemas tentang ketidakpastian kebijakan ekonomi negara maju dan mengkhawatirkan dampak kebijakan proteksionisme terhadap perbaikan ekonomi global,” kata Menteri Keuangan China, Xiao Jie yang menghadiri pertemuan G20. Selain itu, peningkatan harga emas selama sesi perdagangan semalam tersokong pula oleh berita bahwa Perdana Menteri Inggris, Theresa May akan memulai proses keluarnya Inggris dari Uni Eropa pada tanggal 29 Maret. Menurut Agence France Presse, pejabat Uni Eropa mengatakan, “Semuanya sudah siap untuk proses Brexit”.

Sebagian besar pelaku pasar akan memberikan perhatian mereka pada serangkaian pernyataan serta komentar pejabat penting, termasuk ketua The Fed Janet Yellen pada hari Kamis mendatang. Berdasarkan keterangan dari Presiden The Fed Chicago, Charles Evans hari Senin kemarin, untuk memutuskan apakah The Fed akan menaikkan tingkat suku bunga-nya lagi, kemungkinan besar bank sentral ini menunggu hingga pertemuan FOMC pada bulan Juni. Charles Evans menambahkan.

The Fed membutuhkan waktu untuk mencerna dan menilai kembali data ekonomi serta finansial AS sebaik mungkin, sembari menantikan kejelasan rencana kebijakan fiskal Donald Trump. Saat berita ini ditulis, pair XAU/USD diperdagangkan turun ke kisaran level harga 1,228 Dolar AS dan harga emas berjangka pada Comex terkoreksi sebesar 0.49 persen menjadi 1,227 Dolar AS per troy ons. Meski demikian, harga emas batangan milik PT Aneka Tambang (Antam), Tbk justru naik ke Rp 585,000.

Bestprofit

1 2 3 714