10 Ucapan yang Ingin Didengar Karyawan dari Atasannya

Diverse business group meetingBestprofit Pekanbaru – Selama ini banyak yang beranggapan antara atasan dan karyawan ada sebuah jarak yang tidak bisa untuk dilewati. Jarak yang terkadang membuat tidak ada suasana akrab didalamnya. Namun, itu semua salah. Setelah banyak perusahaan yang membuktikan bahwa seorang pemilik perusahaan juga bisa menjadi rekan kerja, teman berbagi bagi karyawan mereka. Kedekatan inilah yang nantinya akan membentuk sebuah rasa untuk saling menguntungkan. Karyawan juga akan merasa nyaman ketika memiliki suasana kerja yang santai tapi tetap serius. Mereka akan merasa dimiliki oleh perusahaan, saat atasan juga mendekatkan diri pada karyawannya. Ada banyak yang karyawan ingin dengar dari seorang atasan sebagai bentuk kenyamanan mereka dalam bekerja. Apa saja itu?

1. “Aku butuh bantuanmu?”

Seorang karyawan memang bekerja untuk para pemilik bisnis. Tapi sebenarnya mereka adalah rekan yang menjadi penopang bagi sebuah bisnis. Karyawan akan sangat senang ketika seorang atasan meminta bantuannya untuk melakukan sesuatu. Itu menjadi sebuah bentuk penghargaan dan menimbulkan penilaian bahwa karyawan tersebut bukan hanya sekedar bekerja, tetapi juga sangat dibutuhkan.

2. “Apa yang kamu butuhkan?”

Tidak pernah ada yang menyalahkan jika seorang atasan memiliki perhatian lebih kepada karyawannya, terlebih semua hal yang berhubungan dengan kinerja mereka di perusahaan. Untuk menunjang kinerja karyawan, perusahaan rela mengeluarkan dana lebih, agar apa yang dapat meningkatkan kinerja mereka dapat segera tercapai. Tapi lebih menyenangkan bagi karyawan adalah ketika mereka ditanyai secara langsung tentang apa yang mereka butuhkan. Menjadi lebih akrab dengan karyawan sangat penting demi kemajuan bisnis Anda kedepannya.

3. “Saya melihat apa yang Anda lakukan”

Bentuk perhatian lainnya adalah saat Anda melihat apa yang sedang dilakukan oleh karyawan Anda. Tidak perlu menjadi seorang detektif atau pengintai yang akan selalu mengawasi kegiatan karyawan Anda. Dan saat karyawan Anda mendengar sebuah kalimat yang mengatakan bahwa Anda melihat apa yang mereka lakukan, mereka akan merasa diperhatikan. Itu juga terjadi saat Anda tidak sungkan memberikan pujian atas apa yang mereka kerjakan.

4. “Terimakasih”

Bagian terpenting dalam komunikasi terbaik dengan orang lain adalah tidak lupa untuk mengucapkan terimakasih kepada mereka. Ini juga berlaku bagi hubungan Anda dengan karyawan Anda. Sekalipun Anda adalah seorang atasan, tidak ada yang melarang untuk mengucapkan terimakasih kepada karyawan Anda. Meskipun mereka tidak meminta atau mengharapkan Anda mengucapkan hal itu, tapi mereka akan merasa sangat dihargai dan diharapkan saat Anda mengucapkan terimakasih kepada mereka atas apa yang telah mereka lakukan untuk perusahaan Anda.

5. “Apa yang ingin kamu capai?”

Menjadi seorang atasan Anda juga harus mampu mendukung dan memberikan kesempatan untuk karyawan Anda mencapai apa yang mereka impikan. Bertanya tentang apa yang ingin mereka capai, baik untuk diri sendiri atau perusahaan adalah suatu cara untuk mendapatkan kedekatan dengan mereka. Anda bisa mengadakan sebuah percakapan santai bersama karyawan – karyawan Anda untuk bertanya tentang apa yang mereka sukai, mereka impikan dan apa yang ingin mereka capai. Dengan begitu Anda akan mudah untuk membantu mereka mencapai apa yang mereka impikan. Saat mereka bersemangat untuk maju, itu tentu saja juga akan berpengaruh terhadap perkembangan perusahaan Anda bukan?

6. “Apa yang akan kamu lakukan disini?”

Pertanyaan ini juga merupakan salah satu bentuk perhatian Anda dengan karyawan Anda. Ini bisa dikaitkan dengan apa yang ingin dicapainya untuk perusahaan. Apa goals pribadi mereka demi membantu Anda mengembangkan bisnis itu. Tidak perlu bertanya dengan serius, percakapan biasa dan santai bisa menjadi salah satu cara untuk mendapatkan jawaban yang spontan dan sesungguhnya. Jelas ini akan membantu Anda mengetahui apa yang akan mereka lakukan untuk bisnis Anda.

7. “Aku punya berita buruk”

Di dalam sebuah perusahaan bukankah kita akan berusaha untuk menumbuhkan dan menciptakan suasana kekeluargaan didalamnya? Salah satu alasannya adalah saat terjadi sesuatu diantara orang di dalamnya, maka yang lainnya akan langsung membantu. Jika kita menganggap sebuah keluarga, maka setidaknya bukan hanya berita baik saja yang akan disampaikan kepada karyawan, tetapi jika kita membutuhkan seseorang untuk berbagi cerita atau kabar buruk, dan itu adalah karyawan Anda, mengapa tidak?

8. “Bagaimana menurutmu?”

Karyawan bukan hanya mereka yang bekerja pada kita, tetapi mereka yang juga bisa menjadi teman ataupun keluarga kita. Itu artinya karyawan juga bisa menjadi tempat untuk berbagi pendapat dan mencari jawaban atas apa yang sedang dicari. Karyawan Anda akan sangat senang ketika Anda menanyakan pendapat mereka tentang suatu hal. Itu akan membuat mereka merasa dianggap dan dihargai. Baik nantinya digunakan atau tidak pendapat mereka, tapi yang terpenting adalah Anda menjadikannya tempat berbagi.

9. “Tidak apa – apa, kita semua pernah membuat kesalahan”

Kesalahan memang akan terjadi pada suatu bisnis, baik kesalahan yang kecil ataupun kesalahan besar. Untuk sebuah kesalahan kecil Anda bisa untuk memberikan kompensasi kepada karyawan Anda. Selama sebuah kesalahan masih bisa diperbaiki dengan mudah dan tidak menyebabkan kerugian yang besar, maka cobalah untuk menegur karyawan Anda dengan perlahan dan jangan sampai menimbulkan emosi. Emosi hanya akan memperkeruh suasana bukan? Terlebih saat kesalahan yang terjadi ternyata tidak parah atau tidak fatal.

10. “Aku tahu kamu bisa melakukannya”

“Semangat, jangan menyerah, kamu pasti bisa!” Kata – kata sederhana seperti itu bukanlah hanya sebuah kata yang berarti kecil. Anda mungkin biasa saja saat mengucapkannya, tapi bagaimana dengan mereka yang mendengar atau yang Anda tuju. Mereka akan merasa ada semangat untuk melakukan suatu hal yang sebelumnya mereka anggap sulit dan tidak mungkin untuk dilakukan. Sebagai seorang atasan, Anda juga bisa memberikan kata – kata ini kepada karyawan Anda. Karyawan Anda akan sangat senang bila mendapat semangat langsung dari atasan mereka. Rasanya berbeda ketika mereka mendapat semangat dari rekan kerja mereka. Cobalah untuk bisa menjadi tempat semangat mereka saat bekerja.

Comments are closed.