January 2016 archive

Fed Pertahankan Suku Bunga

fed pertahankan

PT Bestprofit Futures | Fed Pertahankan Suku Bunga

 

Bestprofit-futures : The Fed yang mempertahankan suku bunga acuan setelah sebelumnya naik pada bulan Desember, namun pertumbuhan ekonomi AS melambat akhir tahun lalu. Suku bunga acuan tetap berada di kisaran 0,25 persen hingga 0,5 persen. Dalam pernyataan singkatnya, bank sentral AS mengisyaratkan beberapa kekhawatiran terhadap gejolak pasar global dan pertumbuhan yang lamban. Namun, The Fed masih memperkirakan bahwa inflasi yang melemah dalam jangka pendek  karena jatuhnya harga minyak.

Meski demikian, bank sentral masih melihat potensi untuk kenaikan suku bunga kedua pada Maret. Informasi yang diterima sejak Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) bertemu pada Desember menunjukkan bahwa kondisi pasar tenaga kerja membaik lebih lanjut bahkan ketika pertumbuhan ekonomi melambat akhir tahun lalu, seperti yang dikatakan FOMC pada akhir pertemuan dua harinya.

Ibrahim, direktur PT Garuda Berjangka mengatakan, permasalahan mogok pekerja tambang di Chili mengakibatkan pasokan tembaga di pasar global akan tertekan. Sementara di Asia, Presiden Filipina, Rodrigo Duterte masih akan menutup beberapa tambang lagi terkait dengan isu lingkungan. 

Sementara di lain sisi, industri otomotif di China yang sedang meningkat juga menjadi katalis melesatnya harga tembaga di pasar dunia. Penjualan mobil penumpang di China melonjak sekitar 26,6% menjadi 14,4 juta unit per Agustus tahun ini ditopang oleh pemotongan pajak yang berlaku mulai September tahun ini. 

Momentum penjualan kendaraan yang baik ini, diduga masih akan terus berlanjut sampai beberapa bulan ke depan. Padahal, beberapa bulan yang silam, banyak pihak merasa nilai logam yang banyak digunakan sebagai bahan kabel dan kawat untuk peralatan elektonik ini akan jatuh dikarenakan data penjualan peralatan elektronik di China sedang kurang baik.

 

Sumber : http://financeroll.co.id/news/fed-pertahankan-suku-bunga/

Bursa AS memerah menanti keputusan The Fed

bursa as

PT Bestprofit Futures | Bursa AS memerah menanti keputusan The Fed

 

Bestprofit-futures : NEW YORK. Bursa saham Amerika Serikat (AS) kembali turun di tengah pandangan kinerja Apple Inc dan Boeing Co yang mengecewakan investor. Di sisi lain, saham energi merosot seiring minyak jelang keputusan pertama The Fed tahun ini. Indeks Standard & Poor 500 turun 0,4 % menjadi 1.895,62 pada 09:32 waktu New York, karena rebound dalam minyak mendorong saham energi.

Minyak mentah berjangka tergelincir 1,2 %. Pasar akan ditahan, menunggu pernyataan Fed. Mungkin ada keraguan bahwa Fed tidak akan cukup dovish,” kata Ben Kumar, manajer investasi di Seven Investment Management Kecemasan tentang pertumbuhan global, didorong oleh perlambatan China dan kekalahan harga minyak, telah menekan bursa saham sejak awal tahun ini. Indeks S & P 500 menuju Januari terburuk sejak 2009.

Investor akan meneliti pernyataan kebijakan Fed untuk sinyal pada lintasan kenaikan suku bunga setelah gejolak pasar baru-baru ini. Sebuah laporan pada penjualan rumah baru adalah rilis data terakhir sebelum keputusan suku bunga pada pukul 02:00 waktu Washington.

Pinjaman itu akan dilunasi tahun depan dari cash flow proyek,” ujarnya di Jakarta, belum lama ini. Perseroan ini baru saja mendapatkan ekuitas yang cukup besar dari penawaran umum perdana saham. Nilainya sebesar Rp 5,16 triliun.

Perolehan dana penawaran umum perdana saham itu membuat debt to equity ratio (DER) WSBP turun cukup dalam dari tadinya sebesar 1,9 kali menjadi 0,3 kali hingga 0,4 kali. Dana IPO itu tidak digunakan untuk membayar utang, melainkan untuk modal kerja dan kebutuhan belanja modal.

Tahun depan, perseroan ini berencana membangun tiga pabrik baru di Sumatera Utara, Kalimantan Timur, dan Sulawesi. Masing-masing pabrik tersebut akan memiliki kapasitas 300.000 ton per tahun yang akan dibangun hingga tahun 2018 mendatang. Nilai belanja modal yang dikucurkan sampai tahun 2018 mencapai Rp 4 triliun.

 

Sumber : http://investasi.kontan.co.id/news/bursa-as-memerah-menanti-keputusan-the-fed

Asing kembali masuk, IHSG ditutup naik 1,62%

asing kembali

PT Bestprofit Futures | Asing kembali masuk, IHSG ditutup naik 1,62%

 

Bestprofit-futures : JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melejit sejalan laju bursa Asia. Mengacu data RTI menunjukkan, indeks ditutup naik signifikan 1,62% atau 73,160 poin ke level 4.583,628 pukul 16.14 WIB. Ada 169 saham bergerak naik, 89 saham bergerak turun, dan 99 saham stagnan. Perdagangan hari ini melibatkan 5,411 miliar lot saham dengan nilai transaksi mencapai Rp 5,28 triliun.

Seluruh indeks sektoral kompak menghijau menopang laju IHSG. Sektor barang konsumsi naik 4,27% dan sekaligus memimpin penguatan 10 sektoral. Diikuti, manufaktur naik 3,17%, agrikultur naik 2,95%, dan industri dasar naik 1,87%. Kembali aksi beli asing turun andil menopang IHSG hari ini. Net buy asing di pasar reguler sebesar Rp 84,599 miliar. Sedangkan secara keseluruhan perdagangan net buy asing sebesar Rp 87,823 miliar.

Saham-saham top gainers LQ45 antara lain: PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) naik 9,82% ke Rp 6.150, PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) naik 5,88% ke Rp 5.850, dan PT Gudang Garam Tbk (GGRM) naik 5,23% ke Rp 58.800.

Saham-saham top losers LQ45 antara lain: PT Sri Rejeki Isman Tbk (SRIL) turun 4,96% ke Rp 268, PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) turun 3,01% ke Rp 1.290, dan PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) turun 2,97% ke Rp 4.900. Bursa saham Asia rebound ditopang penguatan bursa saham Jepang jelang keputusan Federal Reserve atas kebijakan moneternya dan Bank of Japan. Di sisi lain, bursa China masih memerah.

Indeks MSCI Asia Pacific melonjak 1,7 % menjadi 119,81 pada 04:18 di Hong Kong, sedangkan indeks Topix Jepang naik 3 %. Indeks Shanghai Composite turun 0,5 %, memperpanjang pelemahan. Keuntungan dari perusahaan industri China turun 4,7 % pada Desember dari tahun sebelumnya.

 

Sumber : http://investasi.kontan.co.id/news/asing-kembali-masuk-ihsg-ditutup-naik-162

1 2 3 12