August 2016 archive

Baru Berumur Setahun, Google Hentikan Penjualan Chromebook Pixel 2

baru

 

PT Bestprofit Futures | Baru Berumur Setahun, Google Hentikan Penjualan Chromebook Pixel 2

 

PT Bestprofit-Futures Pekanbaru – Google meluncurkan produk Chromebook Pixel terbarunya pada tahun 2015 lalu. Namun siapa sangka, selang satu tahun, Google ternyata sudah menghentikan aktivitas penjualan laptop berbasis Chrome OS tersebut. Tidak heran kalau para konsumen sangat kesulitan untuk mencari keberadaan laptop ini di pasaran.

Dalam pernyataannya kepada Venturebeat, juru bicara Google mengatakan kalau pihak perusahaan mempunyai komitmen dalam program peluncurkan produk Pixel. Seperti diketahui, Chromebook Pixel 2 merupakan produk Chromebook generasi kedua yang diluncurkan Google.

Berbeda dengan Chromebook lain di pasaran, Pixel milik Google adalah produk laptop Chrome OS yang didesain dengan spesifikasi wah. Laptop ini tersedia dalam dua versi, model 999 USD dan 1299 USD. Versi 999 USD telah dihentikan penjualannya pada awal tahun ini. Dan kali ini, nasib itu menyusul pada model 1299 USD.

Meski mengungkapkan kalau mereka mempunyai komitmen untuk program Pixel, juru bicara Google ternyata mengatakan bahwa mereka tida tidak ada minat untuk menyediakan stok Pixel 2 ke pasaran. Jadi, untuk ke depannya, jangan berharap bisa menjumpai keberadaan laptop Chrome OS Pixel 2 dalam kondisi baru di pasaran.

Lalu, bagaimana dengan nasib program Pixel? Seperti yang diungkapkan oleh juru bicara Google tersebut, program ini masih akan tetap berjalan. Meski, untuk saat ini belum ada informasi terbaru terkait produk Pixel teranyar yang bakal dirilis Google. Dari bocoran lowongan kerja yang ada, nampaknya Google tengah mempersiapkan talenta untuk menangani program Pixel terbaru.

Keberadaan Chromebook Pixel memang menjadi pilihan berbeda untuk segmen Chromebook. Seperti diketahui, laptop Chrome OS ini cukup populer di segmen pendidikan. Dan kebanyakan Chromebook yang dijual di pasaran adalah Chromebook yang dipatok dengan harga murah

 

Sumber : https://www.beritateknologi.com/baru-berumur-setahun-google-hentikan-penjualan-chromebook-pixel-2/

Emas Makin Tertekan

harga

PT Bestprofit Futures | Emas Makin Tertekan

 

PT Bestprofit-Futures Pekanbaru – Pergerakan harga emas Comex terpantau melemah pada perdagangan malam ini, Selasa, sejalan dengan penguatan dolar di tengah penantian para investor akan petunjuk untuk periode kenaikan tingkat suku bunga AS dari rilis data nonfarm payroll menjelang akhir pekan ini. Harga emas Comex kontrak Desember hari ini dibuka turun tipis 0,01% atau 0,10 poin di posisi $1.327 per ounce dan melemah 0,26% atau 3,40 poin ke $1.323,70 per ounce sore tadi. Saat ini emas makin tertekan kelevel $1,322.70, turun $4.40 atau 0.33% .

Dalam pidatonya pada pertemuan tahunan bank sentral di Jackson Hole (Jumat, 26/8/2016), seperti dilansir Reuters hari ini, Gubernur The Fed Janet Yellen menyatakan menguatnya kemungkinan kenaikan suku bunga AS akibat perbaikan pada pasar tenaga kerja dan ekspektasi pertumbuhan ekonomi yang solid. Laporan nonfarm payroll AS untuk Agustus yang dirilis Jumat pekan ini serta data ekonomi lainnya dapat memperkuat isyarat hawkish yang disampaikan oleh Yellen dan pejabat The Fed lainnya.

Menurut survei Reuters, data kepegawaian diperkirakan naik 180.000 pada Agustus, di bawah kenaikan tidak terduga sebanyak 255.000 pada Juli dan 292.000 pada Juni. “Emas mungkin akan sangat sensitif terhadap rilis itu (data tenaga kerja) apabila terlihat cenderung mempengaruhi periode kenaikan suku bunga di masa mendatang,” kata Analis HSBC James Steel dalam risetnya.

Seperti diketahui, pergerakan emas sangat sensitif terhadap kenaikan suku bunga AS yang cenderung meningkatkan opportunity cost logam mulia yang tidak berimbal hasil serta mendorong pergerakan dolar yang dapat menyebabkan nilai pembelian lebih mahal bagi para pengguna yang membayar dalam mata uang lainnya. Sejalan dengan emas, harga perak kontrak Desember melemah 0,47% atau 0,089 poin ke US$18,770 per ounce, setelah dibuka menguat 0,54% atau 0,101 poin di posisi 18,960.

Pasar saat ini mulai memperhitungkan kenaikan suku bunga sebelum akhir Desember dengan lebih banyak keyakinan, dan hal itu tidak akan membantu bagi harga emas maupun perak,” ujar David Lennox, Analis Sumber Daya Fat Prophets, seperti dilansir Bloomberg hari ini. Sementara itu, Bloomberg Dollar Index yang melacak pergerakan dolar AS terhadap sejumlah mata uang utama terpantau menguat 0,22% atau 0,208 poin ke 95,788.

 

Sumber : http://financeroll.co.id/news/emas-makin-tertekan-2/

Tiga indeks Wall Street berakhir di zona merah

Traders work on the floor of the New York Stock Exchange (NYSE) shortly after the opening bell in New York, U.S., August 9, 2016. REUTERS/Lucas Jackson

PT Bestprofit Futures | Tiga indeks Wall Street berakhir di zona merah

 

PT Bestprofit-Futures Pekanbaru – NEW YOK. Pasar saham AS ditutup di zona merah pada transaksi perdagangan tadi malam. Mengutip data CNBC, pada pukul 16.00 waktu New York, indeks Dow Jones Industrial Average turun 0,26% menjadi 18.454,30. Saham Boeing menduduki posisi top losers. Sedangkan saham Goldman Sachs menjadi top gainers.

Adapun indeks S&P 500 turun 0,2% menjadi 2.176,12. Sektor utiliti tertekan paling besar yakni 1%. Sedangkan sektor finansial menjadi satu-satunya sektor yang berhasil naik. Sementara, indeks Nasdaq ditutup turun 0,18% menjadi 5.222,99. Wall Street bergerak negatif seiring langkah investor yang menganalisa data konsumer yang positif, namun tetap menanti data tenaga kerja AS yang akan mempengaruhi kebijakan The Federal Reserve Jumat mendatang.

Setelah pertemuan Jackson Hole, seluruh perhatian pelaku pasar saat ini tertuju pada data tenaga kerja AS. Jika datanya tidak menggembirakan, saya rasa market akan dilanda aksi jual,” jelas Bob Phillips, managing principal Spectrum Management Group. Sejumlah ekonom yang disurvei Reuters memprediksi, ada sekitar 180.000 lapangan kerja baru di AS pada Agustus.

Investor memang masih terus mencari petunjuk mengenai arah kebijakan suku bunga The Fed. Apalagi, pada Selasa kemarin, Wakil Pimpinan The Fed Stanley Fischer bilang, pasar tenaga kerja AS hampir sepenuhnya kuat.

 

Sumber : http://investasi.kontan.co.id/news/tiga-indeks-wall-street-berakhir-di-zona-merah

1 2 3 48