January 2017 archive

Data ekonomi AS dan dollar menekan harga emas

FILE PHOTO: Gold granules at the Austrian Gold and Silver Separating Plant 'Oegussa' in Vienna April 16, 2013. REUTERS/Heinz-Peter Bader/File Photo

 

Bestprofit | Data ekonomi AS dan dollar menekan harga emas

 

Bestprofit – CHICAGO. Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange berakhir lebih rendah pada Selasa (Rabu pagi WIB), karena penguatan data ekonomi AS dan dollar AS menekan logam mulia. Kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman Februari turun 4,8 dollar AS, atau 0,39 %, menjadi menetap di 1.210,80 dollar AS per ons troi.

Indeks dollar AS naik 0,43 % menjadi 100,36 pada pukul 18.55 GMT. Indeks adalah ukuran dari dollar terhadap sekeranjang mata uang utama. Emas dan dollar biasanya bergerak berlawanan arah, yang berarti jika dollar naik maka emas berjangka akan jatuh, karena emas yang diukur dengan dollar Menjadi lebih mahal bagi investor.

Emas diletakkan di bawah tekanan lebih lanjut karena laporan Indeks Pembelian Manajer (PMI) sektor manufaktur yang dirilis oleh Markit Economics yang berbasis di AS, menunjukkan PMI berada pada tingkat 55,1 selama Januari, angka yang para analis catat termasuk penguatan pesanan baru ke tingkat tertinggi sejak November 2014.

Para analis juga mencatat bahwa lapangan kerja terus membaik. Logam mulia mendapat dukungan ketika laporan penjualan “existing home” (rumah yang sebelumnya telah dimiliki atau rumah yang sudah dibangun sebelumnya selama satu bulan atau dikenal juga dengan ‘home resales’) yang dirilis oleh National Association Realtors yang berbasis di AS, menunjukkan penurunan sebesar 2,8 % pada Desember ke level 5.490 juta unit, dengan tingkat persediaan mencapai terrendah dalam 17-tahun.

Para analis juga mencatat bahwa harga rumah menurun, dengan harga rata-rata merosot 0,9 % menjadi 232.000 dollar AS. Perak untuk pengiriman Maret turun 0,1 sen, atau 0,01 %, menjadi ditutup pada 17, 185 dollar AS per ons troi. Platinum untuk pengiriman April naik 27,9 dollar AS, atau 2,85 %, menjadi ditutup pada 1.007,80 dollar AS per ons troi.

 

 

Bestprofit

Pelemahan dollar AS dorong penguatan euro

A man counts foreign banknotes at a money changer in central Cairo, Egypt December 27, 2016. REUTERS/Mohamed Abd El Ghany

 

Best Profit | Pelemahan dollar AS dorong penguatan euro

 

Best Profit – JAKARTA. Pelantikan Donald Trump sebagai Presiden Amerika Serikat (AS) ke-45 ternyata tidak diterima positif oleh pasar. Akibat pidato pelantikan yang cenderung proteksionis akhirnya indeks dollar AS justru terus mengalami pelemahan. Kini, grenback pun tak berdaya dihadapan euro. Mengutip Bloomberg, Senin pukul 19.43 wib pasangan mata uang EUR/USD tercatat menguat 0,36% ke level 1,0742 dibanding hari sebelumnya.

Mencermati penguatan ini, Nizar Hilmy menyebut pelemahan dollar AS terjadi karena kekhawatiran pasar terhadap kebijakan Trump yang perfeksionis. Dalam pidato pelantikannya, politikus partai Republik itu cenderung memberikan pernyataan yang minim penjelasan dan hanya menegaskan kalau ia akan memprioritaskan seluruhnya untuk warga AS.

Dia malah mau keluar dari perjanjian ekrja sama perdagangan Trans Pacific Partnership (TPP),” terangnya kepada KONTAN, Senin. Menurut Nizar kebijakan yang perfeksionis itulah yang akhirnya membuat dollar tersungkur. Dalam perdagangan hari ini indeks dollar AS sempat menyentuh level 100,41. Padahal bulan lalu indeks sempat mencatatkan level tertingginya.

Ia menebak penguatan tersebut masih akan berlanjut dalam perdangan besok. Pergerakan pasangan EUR/USD akan menanti pernyataan Gubernur Bank Sentral Eropa Mario Draghi. Kalau pernyataanya positif, bisa jadi penguatan euro terhadap dollar AS akan semakin kokoh.

Dalam pidato pelantikannya, politikus partai Republik itu cenderung memberikan pernyataan yang minim penjelasan dan hanya menegaskan kalau ia akan memprioritaskan seluruhnya untuk warga AS. Menurut Nizar kebijakan yang perfeksionis itulah yang akhirnya membuat dollar tersungkur. Dalam perdagangan hari ini indeks dollar AS sempat menyentuh level 100,41. Padahal bulan lalu indeks sempat mencatatkan level tertingginya.

Dalam pidato pelantikannya, politikus partai Republik itu cenderung memberikan pernyataan yang minim penjelasan dan hanya menegaskan kalau ia akan memprioritaskan seluruhnya untuk warga AS.Dalam perdagangan hari ini indeks dollar AS sempat menyentuh level 100,41. Padahal bulan lalu indeks sempat mencatatkan level tertingginya.

Best Profit

Awal 2017, asing kembali banjiri pasar obligasi

awal

PT Bestprofit | Awal 2017, asing kembali banjiri pasar obligasi

PT Bestprofit – JAKARTA. Investor asing kembali membanjiri pasar surat berharga negara (SBN) domestik. Ini terlihat dari data Direktorat Jenderal Pengelolaan dan Pembiayaan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan per 19 Januari 2017. Investor asing mencatatkan kepemilikan Rp 681,41 triliun, atau naik 2,34% dibandingkan posisi akhir tahun lalu.

Analis Indonesia Bond Pricing Agency (IBPA) Nicodimus Anggi Kristiantoro mengatakan, meningkatnya kepemilikan investor asing lebih banyak disebabkan oleh membaiknya indikator ekonomi domestik, seperti cadangan devisa dan surplus neraca perdagangan. Nicodimus melihat, posisi asing di SBN masih bisa naik. Dengan syarat, ekonomi domestik stabil di tengah gejolak pasar global.

Jika Standard’s and Poor’s (S&P) menaikkan peringkat Indonesia ke level investment grade tahun ini, investor asing pasti masuk. Head of Fixed Income Fund Manager Ashmore Asset Management Anil Kumar menambahkan, gejolak pasar global yang terjadi akhir tahun lalu kini mulai mereda. “Itu mengapa investor asing kembali melirik pasar Indonesia,” ucap Anil.

Memang, tercatat pada 9 Desember 2016, porsi investor asing sempat turun 1,46% dibanding periode yang sama bulan sebelumnya. Anil bilang, pertumbuhan kepemilikan investor asing di pasar SBN dibarengi dengan pengalihan tenor. Sekarang mereka lebih memburu tenor lima hingga sepuluh tahun, tandanya tidak mau mengambil risiko yang terlalu besar,” ucap Anil.

Anil memprediksi, kebijakan pemerintahan Negeri Paman Sam bakal mempengaruhi porsi asing di pasar SBN. Jika kebijakan Donald Trump melunak, pertumbuhan investor asing di pasar SBN domestik masih akan berlanjut. Prediksinya, yield SUN tenor sepuluh tahun di akhir 2017 berkisar 7,50%-7,75%.

PT Bestprofit

1 2 3 4 7