April 2017 archive

Jepang umumkan inflasi, penjualan retail, industri

Japan's national flag is seen in front of containers and cranes at an industrial port in Tokyo, Japan, January 25, 2017. REUTERS/Kim Kyung-Hoon

 

Best Profit | Jepang umumkan inflasi, penjualan retail, industri

 

Best Profit – TOKYO. Jepang mengumumkan sejumlah data ekonomi pagi ini, Jumat. Beberapa data meleset dari perkiraan pasar sementara penjualan ritel menunjukkan perbaikan. Inflasi inti Jepang, yang memasukkan hitungan harga energi dan tidak ada harga bahan makanan segar, menunjukkan kenaikan 0,2% pada bulan Maret 2017 dibandingkan bulan yang sama tahun lalu.

Indeks harga konsumen inti ini meleset ketimbang perkiraan rata-rata ekonom yaitu 0,3%. Meski begitu, pertumbuhan core CPI ini merupakan yang tercepat sejak April 2015. Dalam dua tahun terakhir, inflasi Jepang merayap dekat 0%, sementara Bank of Japan (BOJ) menargetkan pertumbuhan ambisius 2%. Selain itu, produksi industri Jepang turun 2,1% pada bulan Maret dibanding bulan sebelumnya.

Bukan hanya meleset dari perkiraan polling Reuters yaitu terjadi penurunan 0,8%, data ini memberi sinyal ada pelambatan sementara di produksi industri. Pada bulan Februari, industri di Jepang masih mencatat kenaikan 3,2% hasil produksi dibanding Januari. Dari hasil survei yang dilakukan Kementerian Ekonomi, Perdagangan, dan Industri Jepang, korporasi memperkirakan ada kenaikan 8,9% produksi pada April dan penurunan 3,7% lagi pada Mei.

Yang cukup tak terduga adalah kenaikan penjualan retail Jepang yaitu sebesar 2,1% di bulan Maret dibanding setahun sebelumnya. Pasar memperkirakan sebelumnya kenaikan hanya 1,5%. Kementerian Dalam Negeri dan Komunikasi juga membawa kabar baik yaitu tingkat pengangguran bertahan di level 2,8% pada bulan Maret. Angka ini juga lebih baik ketimbang perkiraan ekonom yaitu 2,9%.

Best Profit

Peluang kenaikan harga emas tetap terbuka

An employee shows gold granules at the Prioksky Non-Ferrous Metals Plant in Kasimov, Russia February 14, 2017. Picture taken February 14, 2017. REUTERS/Sergei Karpukhin

 

PT Bestprofit | Peluang kenaikan harga emas tetap terbuka

 

PT Bestprofit – JAKARTA. Peluang kenaikan harga emas masih terbuka. Meski sedang tertekan, emas bisa berharap pada dukungan konflik geopolitik yang belum juga reda. Harga emas kontrak pengiriman Juni 2017 di Commodity Exchange melemah 0,13% ke level US$ 1.265,5 per ons troi dibanding sehari sebelumnya. Dalam sepekan terakhir, emas terkikis 1,3%.

Di tengah tekanan saat ini, masih ada harapan bagi emas untuk kembali menguat. Alwi Assegaf, Analis PT Global Kapital Investama Berjangka menyebutkan, konflik geopolitik di Semenanjung Korea yang belum juga reda masih menopang prospek harga emas.

Konflik bahkan semakin memanas lantaran Amerika Serikat (AS) telah memerintahkan kapal induk dan kapal selam terus berada di Semenanjung Korea. Hal tersebut sebagai respon atas uji coba nuklir Korea Utara.

Ditambah lagi dengan Jepang yang mengirim dua kapal untuk bergabung dengan AS. Kelanjutan konflik ini akan tergantung upaya China dalam melakukan negosiasi dengan Korea Utara sebagai sekutunya.

Selain itu, Presiden AS Donald Trump memang sedang menyusun rincian rencana kebijakan pajak. Tetapi rencana tersebut masih harus diajukan ke kongres. Jika pada akhirnya kongres AS tidak menyetujui rencana tersebut, maka emas kemungkinan kembali terangkat.

Presiden Trump saat ini juga sedang mengajukan tambahan anggaran untuk militer serta pembangunan tembok perbatasan AS – Meksiko. Pengajuan anggaran tersebut sedang menjadi perdebatan antara partai Demokrat dan Republik. Apabila terjadi ketidaksepakatan, maka AS beresiko mengalami government shut down.

Kondisi ini pernah terjadi pada masa pemerintahan Presiden Barrack Obama, dimana pemerintahan AS sempat tutup selama 17 hari. “Hal ini akan memberi efek negatif bagi dollar AS sehingga emas memiliki peluang untuk menguat,” tutur Alwi.

Sementara melihat dari sisi permintaan, belum ada sinyal kenaikan signifikan baik dari India maupun China sebagai konsumen emas terbesar di dunia. Alwi memperkirakan harga emas akan bergerak dalam kisaran US$ 1.230 – US$ 1.300 per ons troi hingga akhir kuartal kedua.

PT Bestprofit

AMD Hadirkan Model Kartu Grafis Dual-GPU Pertama Di Dunia Untuk Kalangan Professional

amdBestprofit | AMD Hadirkan Model Kartu Grafis Dual-GPU Pertama Di Dunia Untuk Kalangan Professional

Bestprofit – Kebutuhan performa grafis kalangan profesional saat ini yang cenderung meningkat dan kompleks, membuat raksasa teknologi AMD dikabarkan kembali menghadirkan model kartu grafis unggulan terbarunya yang dikenalnya sebagai Radeon Pro Duo.

Diklaim sebagai kartu grafis Dual-GPU pertama di dunia, kartu grafis AMD Radeon Pro Duo ini didasarkan pada arsitektur Graphics Core Next (GCN) generasi keempat dan dapat melakukan instruksi grafis dan aritmatika secara paralel.

Selain para desainer sekarang dapat menggunakan dua paket perangkat lunak secara bersamaan, para profesional pun juga dapat memanfaatkan kekuatan komputasi paralel dari kartu grafis Radeon Pro Duo ini.

Untuk mempercepat tugas komputasi intensif pada desain yang telah terkomputerisasi, manufaktur yang telah terkomputerisasi, dan aplikasi lain yang mendukung OpenCL. Sekalipun aplikasi pengguna tidak mendukung akselerasi multi-GPU, tapi kartu grafis profesional ini memungkinkan untuk mendedikasikan satu GPU dapat menangani fungsi aplikasi terpisah secara bersamaan.

Menjalankan beberapa stream video 4K secara real-time. Dan bahkan menurut AMD, pembuatan konten langsung menggunakan GPU pertama, dengan rendering real-time dan / atau ray tracer pada GPU kedua, sekarang mungkin dapat dilakukan. Sementara itu, Ogi Brkic yang saat ini menjabat sebagai general manager, professional graphics, Radeon Technologies Group, AMD, juga turut menambahkan kalau keberadaan kartu grafis Radeon Pro Duo ini.

Bertujuan untuk menghilangkan kendala pekerjaan yang dihadapi para kalangan profesional saat ini, memberdayakan profesional untuk multi tugas tanpa kompromi, dan mendedikasikan sumber daya GPU sesuai kebutuhan. Tak hanya itu saja, kartu grafis ini juga akan memberikan pilihan lebih besar bagaimana para profesional mempraktikkan keahliannya, memungkinkan aplikasi multi-tasking, akselerasi yang superior, dan solusi hebat untuk beban kerja lanjutan seperti VR.

Radeon Pro Duo full-height single-slot ini mengandalkan dua 10-core Polaris yang masing-masing beroperasi pada peak engine clock 1243MHz dengan 2304 stream processors. Total daya hitung (peak performance) tercatat pada 11.45 TFLOP, sedangkan GDDR5 berkapasitas 32GB (16GB per core) beroperasi pada 7GHz dengan total bandwidth 448Gbps.

Kartu grafis Radeon Pro Duo ini kabarnya dapat menangani hingga empat display 4K pada layar 60Hz atau sebuah display 5K/8K pada layar 60Hz melalui tiga DisplayPort 1.4 HBR3 / HDR Ready output dan sebuah HDMI 2.0 output. Daya tegangan dipasok melalui konektor daya 8 + 6 pin.

Bestprofit

1 2 3 5