April 2017 archive

Potensi investasi emas makin bersinar

FILE PHOTO: Gold bars are seen at the Austrian Gold and Silver Separating Plant 'Oegussa' in Vienna, Austria, March 18, 2016. REUTERS/Leonhard Foeger/File Photo

 

Best Profit | Potensi investasi emas makin bersinar

 

Best Profit – JAKARTA. Gara-gara kisruh di Semenanjung Korea dan Suriah, pelaku pasar kembali melakukan penghindaran risiko (risk aversion). Pelaku pasar menilai risiko investasi saat ini meningkat. Ini terlihat dari indeks CNN Fear & Greed. Akhir pekan lalu, indeks ini ada di level 25, menunjukkan pelaku pasar berada di posisi extreme fear.

Pelaku pasar pun keluar dari aset yang dianggap berisiko, seperti saham, dan pindah ke safe haven, seperti emas. Bagaimana dengan investor di Indonesia? Tenang, analis menilai investor di dalam negeri tidak perlu ikut-ikutan memindahkan investasi ke instrumen safe havenSenior Research & Investment Analyst Infovesta Utama Wawan Hendrayana berpendapat, kondisi geopolitik yang memanas tidak berdampak signifikan pada prospek investasi di Indonesia.

Alasannya, kondisi makroekonomi terus membaik. Buktinya, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih dalam tren naik. “Investor tetap harus fokus pada pertumbuhan ekonomi dan inflasi, tidak perlu mengubah racikan investasi,” kata Wawan kepada KONTAN, kemarin.

Cuma, investor perlu menyusun strategi agar hasil investasi optimal. “Investor perlu waspada terhadap goncangan geopolitik, ada baiknya take profit dahulu, setelah aman baru masuk kembali,” saran Soni Wibowo, Direktur Bahana TCW Investment Management.

Soni juga menilai investasi emas bisa diandalkan di tengah situasi saat ini. Sebagian fund manager meningkatkan porsi investasi emas untuk tujuan hedging,” kata Soni. Ia optimistis, harga emas bisa mencapai US$ 1.400 per ons troi akhir tahun ini.

Wawan juga segendang sepenarian. Menurut dia, investor bisa memanfaatkan memanasnya kondisi geopolitik global untuk masuk ke aset safe haven, seperti emas. Dalam kondisi seperti ini, harga emas berpotensi terus naik. Wawan memprediksi harga emas melonjak 10%-12% tahun ini. “Investasi emas bisa jadi diversifikasi,” kata dia.

Tapi bila investor khawatir politik global bakal mempengaruhi investasi, Senior Vice President Head of Business Development Division Henan Putihrai Asset Management Reza Fahmi Riawan merekomendasikan investasi di pasar uang diperbesar jadi 50%. Sedang investasi di saham dikurangi jadi 30%, emas 10% dan instrumen lain 10%.

Best Profit

Samsung Siapkan Galaxy C9 Pro Varian Memori Internal 128GB

samsung

PT Bestprofit | Samsung Siapkan Galaxy C9 Pro Varian Memori Internal 128GB

PT Bestprofit – Pada bulan Oktober tahun lalu, Samsung meluncurkan Samsung Galaxy C9 Pro yang merupakan smartphone kelas menengah desain dan fitur premium. Bahkan beberapa minggu yang lalu smartphone tersebut masuk ke pasar Indonesia dengan mengusung RAM sebesar 6GB. Tentu Galaxy C9 merupakan smartphone Samsung dengan RAM terbesar.

Namun tampaknya Samsung tengah menyiapkan Galaxy C9 Pro varian baru, yakni dengan memori internal yang lebih besar dari sebelumnya. Smartphone tersebut baru-baru ini muncul di situs regulasi Tiongkok, TENAA dengan nomor model SM-C9008 yang akan membawa penyimpanan internal sebesar 128GB. Tentu ini akan mengimbangi kapasitas RAM smartphone yang sebesar 6GB.

Sementara untuk Galaxy C9 Pro SM-C9000 yang telah meluncur sebelumnya hanya memiliki kapasitas penyimpanan internal sebesar 64GB. Selain itu, jika sebelumnya Galaxy C9 Pro punya tiga pilihan warna, untuk varian SM-C9008 hanya akan hadir dalam dua pilihan warna saja, yakni emas dan hitam.

Untuk lainnya, Galaxy C9 Pro SM-C9008 masih sama dengan pendahulunya, yakni memiliki layar Super AMOLED 6 inci dengan resolusi Full HD dan ditenagai oleh chipset Qualcomm Snapdragon 653 octa-core. Selain itu, smartphone ini juga mengandalkan kamera 16MP f/1.9 baik di sisi belakang maupun depan.

Sayangya belum diketahui kapan smartphone varian 128 GB ini bakal diluncurkan oleh perusahaan. Namun mengingat hanya memiliki kapasitas memori internal yang berbeda, diharapkan selisih harga dengan varian 64GB tidak terlampau jauh.

PT Bestprofit

Bursa AS melorot setelah Trump komentari dollar

A trader works on the floor of the New York Stock Exchange (NYSE) in New York, United States March 29, 2017. REUTERS/Brendan McDermid

 

Bestprofit | Bursa AS melorot setelah Trump komentari dollar

 

Bestprofit – NEW YORK. Indeks S&P 500 di bursa Amerika Serikat (AS) ditutup menembus level support kunci, pertama kali sejak pemilu pada perdagangan Rabu waktu setempat. Presiden Donald Trump menambah kebingunan pasar setelah mengomentari dollar AS dan suku bunga saat ini. Padahal, pasar masih khawatir dengan ketegangan geopolitik.

Dow Jones Industrial Average ditutup dengan penurunan 59,44 poin atau 0,29% menjadi 20.591,86. Indeks the S&P 500 kehilangan 8.85 poin atau 0,38% menjadi 2.344,93 dan Nasdaq Composite jatuh 30,61 poin atau 0,52% menjadi 5.836,16.Trump dengan wawancaranya dengan Wall Street Journal mengatakan, dollar AS saat ini masih terlalu kuat, sehingga dia ingin melihat suku bunga AS yang lebih rendah.

Penguatan dollar AS yang melaju bersama prospek kenaikan bunga AS dianggap menjadi penyebab tergerusnya keuntungan perusahaan-perusahaan multinasional AS. Pasar tidak suka ketidakpastian. Ini seperti membuka spekulasi liar lainnya, apakah akan ada langkah untuk membatasi penguatan dollar,” kata Peter Tuz, President Chase Investment Counsel di Charlottesville, Virginia.

Saham-saham industrial dan bahan baku merosot paling dalam pada perdagangan kemarin, bersamaana dengan finansial, utilitas, konsumer hingga telekomunikasi membebani Wall Street. Sedangkan ketegangan konflik dengan Rusia, Suriah, dan Korea Utara setelah penembakan misil pekan lalu dan datangnya ancaman nuklir dari Korut masih membayangi pasar.

Pasar khawatir, semua ini akan mengganggu perhatian Trump yang sebelumnya menjanjikan kebijakan-kebijakan pro bisnis, seperti reformasi pajak, belanja infrastruktur besar-besaran, dan deregulasi aturan penghambat bisnis. Alhasil, Indeks S&P diperdagangkan di bawah level moving average 50-hari. Indeks CBOE Volatility, yang menggambarkan kekhawatiran pasar terus menanjak setelah menginjak level di atas 15 pada hari sebelumnya.

Bestprofit

1 2 3 4 5