February 2018 archive

Deutsche Bank akan pangkas 500 karyawan, apa sebabnya?

A construction worker walks past a branch of Germany's largest business bank, Deutsche Bank in Frankfurt, Germany, October 27, 2016. REUTERS/Kai Pfaffenbach

PT BESTPROFIT Kabar mengejutkan datang dari Deutsche Bank. Menurut seorang sumber CNBC yang mengetahui kondisi terkini bank, Deutsche Bank dikabarkan akan memangkas 500 pekerja di unit investment banking. Dari jumlah tersebut, 250 pekerja akan segera dirumahkan dalam waktu dekat.

Pada awal bulan ini, IFR melaporkan bahwa institusi tersebut mulai melakukan pemangkasan selektif di Inggris, dengan  mengidentifikasi Jonathan Gold, co-chief originasi lembaga keuangan untuk Eropa, Timur Tengah dan Afrika, yang berisiko mengalami redundansi. BEST PROFIT

Sementara, pada Senin, laporan Bloomberg juga menyebut sejumlah nama lain: Marc Benton, kepala perbankan investasi energi Eropa; Evans Haji-Touma, penasehat sovereign wealth dan dana pensiun publik; dan Andrew Tusa, wakil-kepala pialang perusahaan Inggris.

Sumber Bloomberg mengkonfirmasi bahwa nama-nama tersebut juga berisiko untuk dirumahkan. Sayangnya, ketiganya tidak dapat dihubungi untuk dimintai komentarnya.Ada juga pemangkasan yang dilakukan di luar Eropa. Pada pekan lalu, IFR melaporkan bahwa Paul Saltzman, kepala transaksi perbankan global AS, akan meninggalkan bank tersebut pada Maret mendatang.

Sementara, pada 6 Februari lalu, Deutsche menegaskan Mohamed Atmani, kepala sponsor keuangan untuk Asia-Pasifik, akan hengkang dari bank tersebut. Pemangkasan lainnya diprediksi akan dilakukan pada bisnis utang pasar modal Deutsche di Birmingham. BESTPROFIT

Kebijakan pemangkasan karyawan dilakukan setelah Deutsche merilis kinerja yang menunjukkan pendapatan di unit bank investasinya turun 15% menjadi US$ 14,23 miliar tahun lalu. Di sisi lain, kompensasi dan tunjangan meningkat 8% menjadi US$ 4,26 miliar, meskipun chief executive John Cryan berjanji untuk tidak membayar bonus tahun lalu.

Namun, Cryan memutarbalikkan kebijakan itu dan menekan bank untuk menemukan cara lain dalam memangkas biaya. Deutsche akan menginformasikan kepada karyawannya untuk penghargaan penerimaan bonus bulan depan, bersamaan dengan laporan tahunannya yang akan dirilis pada 16 Maret. PT BESTPROFIT FUTURES

Pada akhir Desember, Deutshce Bank memiliki 41.349 staf atau 1.700 lebih banyak dari tahun sebelumnya. Sebanyak 17.251 di antaranya merupakan staf front office yang berbiaya mahal, di mana jumlahnya naik 122 pekerja di sepanjang tahun lalu.

Sentimen data inflasi AS mereda, rupiah berpeluang menguat besok

JAKARTA,02/02-NILAI TUKAR DOLAR TEMBUS 12.677. Seorang petugas valas sedang menata mata uang dolar Amerika di penukaran mata uang Ayu Masagung, Jakarta, Senin (02/02). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hampir seharian berada di zona merah. Indeks bergerak searah dengan bursa saham regional, dan tidak memperhatikan sentimen positif dari data deflasi domestik. Yang kemudian nilai tukar dolar saat penutupan pasar berada di posisi Rp 12.677, menguat dibandingkan kala pembukaan pasar yaitu Rp 12.710. KONTAN/Fransiskus Simbolon/02/02/2015

PT BESTPROFIT Kurs rupiah berpeluang menguat pada perdagangan Senin besok. Penguatan tersebut didorong oleh meredanya kekhawatiran pasar terhadap hasil data inflasi Amerika Serikat pada pekan lalu. Ekonom Samuel Asset Manajemen, Lana Soelistianingsih mengatakan, secara bulanan, inflasi AS pada Januari 2018 naik 0,5% dibandingkan Desember 2017.

Sementara inflasi tahunan AS naik 2,1% dibandingkan Januari 2017. Meski begitu, data penjualan ritel AS justru turun 0,3% dibandingkan bulan Desember tahun lalu. Padahal, jika data tersebut positif bukan tidak mungkin nilai inflasi AS semakin meroket sehingga The Federal Reserve berpotensi menaikan suku bunga acuan AS mencapai 4 kali. BEST PROFIT

Faktanya, apa yang dikhawatirkan pelaku pasar tidak terjadi,” kata Lana. Hasil ini membuat posisi dollar AS kembali goyah di perdagangan jelang akhir pekan kemarin dan kemungkinan besar pelemahan tersebut kembali berlanjut pada hari esok.

Lana pun menyebut sentimen eksternal masih akan berpengaruh besar terhadap mata uang rupiah dalam beberapa hari ke depan. Hal ini lantaran sentimen dari dalam negeri tergolong minim. Prediksi Lana, rupiah bakal bergerak di kisaran Rp 13.480—Rp 13.620 per dollar AS. BESTPROFIT

Adapun pada Jumat lalu, kurs spot rupiah di tutup pada level Rp 13.524 per dollar AS. Angka ini menguat 0,26% dibanding sehari sebelumnya. Jika dihitung selama sepekan, rupiah spot juga unggul 0,76% atas dollar AS.

Sementara itu, kurs tengah rupiah Bank Indonesia (BI) ditutup pada level Rp 13.570 per dollar AS pada Kamis lalu. Dalam sepekan, rupiah menguat 0,53% terhadap dollar AS. Rupiah juga sukses unggul 0,63% atas dollar AS jika dibandingkan pada perdagangan sehari sebelumnya. PT BESTPROFIT FUTURES

Tower Bersama Infrastruktur akan menambah 1.000 menara baru

Presiden Direktur PT Tower Bersama Infrastruktur Herman Setya Budi (kanan) dan direksi memberikan paparan saat RUPS di Jakarta, Rabu (11/5). Dalam RUPS disepakati PT Tower Bersama Infrastruktur Tbk membagikan deviden tunai sebesar Rp 262 miliar pada 9 Juni mendatang dan pada tahun ini Tower bersama akan ekspansi 2000 hingga 2500 menara telekomunikasi./pho KONTAN/Carolus Agus Waluyo/11/05/2015.

PT BESTPROFIT PT Tower Bersama Infrastruktur Tbk (TBIG) terus menancapkan taji bisnisnya di pelosok Indonesia. Tahun ini, emiten pengelola menara ini menargetkan bisa memperoleh 2.500 tenant baru. Demi mendukung target tersebut, manajemen TBIG ingin membangun sekitar 1.000 menara hingga akhir 2018.

Target ini lebih rendah dibanding realisasi pembangunan menara tahun lalu. Hingga akhir 2017, TBIG berhasil membangun 1.200 menara.Tahun ini, TBIG menyiapkan investasi senilai Rp 1 triliun. “Perinciannya adalah, sebesar Rp 1 miliar untuk kebutuhan satu menara,” ujar Direktur Keuangan TBIG Helmy Yusman Santoso. BEST PROFIT

Dia mengungkapkan, sebanyak 80% menara akan dibangun di luar Jawa. Per akhir kuartal III-2017, TBIG sudah memiliki 13.500 menara. Dari jumlah itu, sebanyak 80% menara TBIG berada di luar Jawa. Sekitar 50% dari total menara TBIG disewa oleh PT Telkomsel, anak usaha PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM). Sementara itu, jumlah tenant hingga akhir tahun lalu mencapai 23.000 tenant.

Hingga kini, TBIG belum berniat menggelar ekspansi anorganik, berupa akuisisi perusahaan menara. Manajemen bilang, TBIG saat ini lebih fokus untuk melakukan ekspansi dengan memaksimalkan sumber daya internal. “Kami berfokus pada pertumbuhan organik terlebih dahulu,” tutur Helmy. BESTPROFIT

Meski demikian, dia mengemukakan, jika ada peluang, TBIG akan senantiasa membuka ruang untuk melaksanakan akuisisi. TBIG sudah mempersiapkan pendanaan yang cukup untuk kebutuhan akuisisi. Hanya saja, Helmy tak mau menyebutkan berapa nilai pendanaan yang disiapkan.

Yang pasti, untuk kebutuhan pendanaan tersebut, TBIG kemungkinan akan menggunakan dana internal dan pinjaman perbankan. Terkait pendanaan eksternal tersebut, sejatinya TBIG masih memiliki dana pinjaman US$ 200 juta yang belum ditarik dari sindikasi 11 perbankan.

Pada tahun ini, TBIG mengalokasikan belanja modal atau capital expenditure (capex) berkisar Rp 1 triliun–Rp 2 triliun. Kelak, dana tersebut akan digunakan untuk pembangunan menara. Belanja modal ini diperoleh dari kas internal dan pinjaman bank.

Vice President Research and Analysis Valbury Asia Securities Nico Omer Jonckheere menyebut, TBIG merupakan emiten yang layak dipertimbangkan. Apalagi, margin laba usaha TBIG sebesar 80%. Selain itu, margin laba bersihnya cukup bagus, yakni sebesar 30%. “Bisnis TBIG sangat bagus. Selama perusahaan telekomunikasi masih memerlukan jasanya, pasti akan bagus sekali untuk TBIG,” ungkap dia. PT BESTPROFIT FUTURES

Memang price earning ratio (PER) emiten ini sudah mencapai 22 kali. Tapi, menurut Nico, saham TBIG masih bisa dipertimbangkan karena memiliki pertumbuhan yang sangat cepat. Jadi tidak masalah apabila PER TBIG cukup tinggi. Saat ini, Nico merekomendasikan buy saham TBIG dengan target Rp 7.000 per saham. Target tersebut lebih tinggi 19,66% dibandingkan harga saham TBIG pada penutupan kemarin di posisi Rp 5.850 per saham.

1 2 3 4 5