August 2018 archive

Petinggi bank sentral Turki mundur, kurs lira anjlok lagi

A man looks to a display board of a currency exchange office in Istanbul, Turkey August 13, 2018. REUTERS/Osman Orsal

PT BESTPROFIT Nilai tukar lira Turki kembali anjlok. Lira jatuh setelah Deputi Gubernur Bank Sentral Turki Erkan Kilimci dikabarkan mengundurkan diri dari jabatannya. Tiga sumber yang mengetahui masalah tersebut kepada Reuters mengatakan, Kilimci yang merupakan penentu kebijakan bunga Bank Sentral Turki mundur dua minggu sebelum komite kebijakan moneter bank bertemu untuk mengatasi kemerosotan lira.

Lira mencapai rekor terendah sebesar 7,24 terhadap dollar AS pada dua pekan lalu, melemah dan menyentuh 6,85 per dollar AS, Kamis, setelah berita Kilimci mundur dari bank sentral tersebar. Hingga pukul 14.10 waktu Turki, lira diperdagangkan pada level 6,745 atau turun lebih dari 4%.

Bank Sentral Turki belum memberi pernyataan soal kabar mundurnya Kilimci tersebut.  Kilimci tidak memiliki perselisihan dengan bank sentral tentang masalah apa pun termasuk suku bunga. Keahliannya akan digunakan di posisi publik lain, itu saja,” kata seorang sumber kepada Reuters. BEST PROFIT

Bank Sentral Turki di bawah tekanan dari Presiden Tayyip Erdogan untuk tidak menaikkan suku bunga, meskipun inflasi tinggi dan lira mengalami depresiasi lebih dari 40% terhadap dollar AS di tahun ini. Anjloknya lira telah meningkatkan biaya bahan bakar dan makanan serta meningkatkan kekhawatiran tentang risiko bagi perbankan dan ekonomi Turki yang lebih luas.

Lembaga pemeringkat Fitch, yang menurunkan peringkat 24 bank Turki di bulan lalu, menyatakan penurunan 25% lira telah meningkatkan risiko dan dapat menyebabkan pemotongan peringkat utang Turki lebih lanjut.Bukan itu saja, menurut Fitch, posisi modal perbankan akan melemah secara signifikan karena depresiasi lira dan penurunan kualitas aset.

Turki menghadapi lingkungan pembiayaan yang menantang mengingat defisit transaksi berjalan yang besar, utang mata uang asing yang tinggi dan inflasi yang tinggi. Plus diperburuk memburuknya kredibilitas kebijakan ekonomi dan memburuknya hubungan politik dengan AS,” tulis lembaga pemeringkat tersebut. BESTPROFIT

Menurut Fitch, perbankan Turki sangat terkena risiko refinancing, mengingat ketergantungan mereka pada pendanaan eksternal. Sebagian besar dari utang itu berupa utang jangka pendek, dengan US$ 102 miliar diantaranya akan jatuh tempo dalam 12 bulan ke depan.

Peringatan Fitch itu datang dua hari setelah Moody’s menurunkan peringkatnya pada 20 lembaga keuangan Turki, dengan alasan meningkatnya risiko memburuknya pendanaan. Alhasil, credit default swap (CDS) lima tahun Turki melompat 27 basis poin (bps) dari penutupan Rabu lalu menjadi 535 bps, level tertinggi dalam dua minggu terakhir.

Ini besaran bonus atlet peraih medali di Asian Games, tanpa dipotong pajak

Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia peraih medali emas Jonatan Christie (kiri) dan peraih medali perunggu Anthony Sinisuka Ginting (kanan) menggigit medali Asian Games 2018, usai upacara penyerahan medali di Istora Senayan, Jakarta, Selasa (28/8). ANTARA FOTO/INASGOC/Puspa Perwitasari/tom/18.

PT BESTPROFIT Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora)  Imam Nahrawi memastikan, selain bonus medali emas Asian Games sebesar Rp 1,5 miliar, pemerintah juga akan memberikan bonus kepada peraih medali perak, perunggu hingga pelatih dan asisten pelatih.

Bukan hanya uang, tapi jabatan sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan rumah untuk peraih semua medali juga sudah disiapkan,” kata Menpora seperti dikutip dari keterangan tertulisnya, Rabu.

Menpora memastikan, bonus tersebut akan dibagikan setelah penyelenggaraan Asian Para Games. Pasalnya, pemerintah juga menjanjikan bonus yang sama untuk peraih medali pada Asian Para Games. BEST PROFIT

Mengenai besaran bonus itu, Menpora Imam Nahrawi menjelaskan, bagi peraih emas nomor single akan diberikan Rp 1,5 miliar. Sedangkan untuk peraih emas dari nomor double masing-masing mendapatkan Rp 1 miliar, dan untuk beregu masing-masing akan mendapatkan Rp 800 juta – Rp 900 juta.

Pemerintah akan menyalurkan hadiah tersebut setelah Asian Para Games yang akan digelar di Jakarta 6-13 Oktober, karena bonusnya sama. Jadi harus kita hitung dengan detail. Dan semua bonus akan diserahkan ke rekening masing-masing atlet tanpa dipotong pajak,” kata Menpora.

Pemerintah, lanjut Menpora, juga menyiapkan bonus bagi pelatih dan asisten pelatih. Begitu pula bonus untuk peraih perak dan perunggu, angkanya lebih besar dari Asian Games 2014 Incheon. Bonus PNS juga akan diberikan kepada peraih emas, perak, dan perunggu. Dan rumah yang disiapkan oleh Kementerian PUPR. Ini belum dari pihak swasta,” tambah Menpora. BESTPROFIT

Untuk besaran nominal bonus bagi cabang olahraga beregu, Menpora Imam Nahrawi mengaku masih membutuhkan waktu untuk merincinya. Imam juga menjanjikan bonus bagi cabang olahraga yang melampaui target.

Bonus angka dan persentase ketika bicara tim maka satu sama lain berbeda. Misalnya, jumlah tim voli akan berbeda dengan kano/kayak atau perahu naga, juga berbeda dengan tim sepak bola. Masing-masing ada hitungannya, termasuk pelatih dan asisten pelatih. Selain itu, kami siapkan bonus bagi cabang olahraga yang melampaui target. Itu sebagai apresiasi kami,” tegas Menpora.

Google menghadapi masalah privasi pengguna

A Google sign is seen during the China Digital Entertainment Expo and Conference (ChinaJoy) in Shanghai, China August 3, 2018. REUTERS/Aly Song

PT BESTPROFIT Era internet dengan segala inovasinya membuat banyak aktivitas masyarakat menjadi lebih mudah. Namun di sisi lain, digitalisasi juga diduga memudarkan batas privasi pengguna. Sebab data-data pengguna terekam dalam sistem yang tidak bisa dikontrol seluruhnya oleh pengguna. Sebuah penelitian mengungkapkan Google lewat sistem operasi Android dan Chrome selama ini mengumpulkan data lebih agresif dari yang mungkin disadari pengguna.

Penelitian terbaru Douglas C. Schmidt, seorang profesor di Vanderbilt menunjukkan, Google mengumpulkan lebih banyak data pengguna dibandingkan yang mungkin Anda sadari. Google mengumpulkan semua jenis data pengguna layanannya sepanjang hari, mulai rute jalan para pengguna hingga musik yang pengguna dengarkan. Studi ini dijalankan oleh Digital Content Next, sebuah kelompok perdagangan yang mewakili penerbit digital. BEST PROFIT

Sebagian besar data itu “disimpulkan” melalui sarana pasif, termasuk informasi lokasi yang dikirim ke Google bahkan ketika orang tidak aktif menggunakan ponsel Android atau browser Chrome mereka, menurut studi yang dirilis pekan ini. Android dan Chrome adalah buatan Google dan merupakan layanan paling populer di kelasnya masing-masing.

Menurut penelitian itu, ponsel Android aktif menjalankan Chrome dengan latar belakang layanan informasi pengiriman lokasi ke Google sebanyak 340 kali selama periode 24 jam, atau sekitar 14 kali per jam. “Pada akhir hari, Google mengidentifikasi minat pengguna dengan akurasi luar biasa,” tulis Schmidt dalam studi tersebut.

Ketika diminta tanggapan, Google mengatakan, laporan itu memiliki konflik kepentingan. Mengingat Schmidt adalah saksi dalam kasus hak cipta yang melibatkan Google. Laporan ini ditugaskan oleh kelompok pelobi profesional, dan ditulis oleh saksi untuk Oracle dalam litigasi hak cipta yang sedang berlangsung dengan Google. Jadi, tidak mengherankan jika itu mengandung informasi yang sangat menyesatkan,” kata jurubicara Google dalam sebuah pernyataan email seperti dikutip Cnet.com. BESTPROFIT

Sebelumnya, Google dan Oracle terlibat dalam kasus hak cipta atas penggunaan perangkat lunak Java di sistem operasi Android. Pada bulan Maret, pengadilan banding federal Amerika Serikat (AS) membatalkan keputusan sebelumnya, yang mendukung Oracle bahwa Google melampaui prinsip penggunaan wajar ketika menerapkan Java ke sistem operasi ponselnya.

Google saat ini berada di bawah pengawasan masalah privasi. Bulan lalu, Komisi Energi dan Perdagangan AS mengirim surat ke perusahaan induk Google, Alphabet, mempertanyakan bagaimana Google mengumpulkan data melalui layanan lokasi, menara seluler, hotspot Wi-Fi dan koneksi bluetooth, terutama ketika perangkat sedang tidak aktif. Google belum menanggapi pertanyaan itu.

Pekan lalu, investigasi Associated Press menemukan bahwa layanan Google pada perangkat Android dan iPhone melacak dan menyimpan data lokasi, bahkan jika Anda mematikan riwayat lokasi di pengaturan privasi Anda (Harian KONTAN, 15 Agustus 2018). Google kini menghadapi masalah baru.

1 2 3 6