5 Tips Mengelola Uang untuk Bisnis Kecil

koreksi kepemimpinanBestprofit Pekanbaru – Tidak mudah bagi sebuah bisnis kecil dan baru muncul di dunia usaha untuk bisa mengatur modal dengan baik. Mereka akan dipaksa untuk melihat dan memenuhi setiap kebutuhan bisnis baik yang kecil ataupun besar. Ini akan menjadi buruk saat pemilik bisnis kecil tidak mampu mengendalikan apa yang seharusnya dan tidak seharusnya mereka beli untuk perusahaan mereka. Itu sebabnya semua pemilik bisnis kecil harus tahu dan mengerti bagaimana mengelola modal atau uang saat memenuhi kebutuhannya. Dan berikut ini adalah beberapa tipsnya :)


1. Gunakan list sebagai pedoman dalam memenuhi kebutuhan

Untuk sebuah bisnis kecil atau bisnis yang masih baru mulai, ada baiknya kita membuat sebuah list atau daftar kebutuhan bisnis. Dari yang paling mudah dan murah sampai yang paling mahal dan sulit didapatkan. Kita juga harus bisa membuat daftar prioritas untuk kebutuhan yang harus dibeli. Ini akan membantu kita dalam mengatur dan mengelola modal saat mulai berbisnis.
2. Mencoba sistem barter

Barter disini bisa dilakukan saat bisnis Anda membutuhkan bantuan atau partner dari banyak pihak, sedangkan modal Anda untuk membayar mereka tidak mencukupi. Jika Anda memiliki keahlian yang dibutuhkan oleh mereka saat itu, Anda bisa memberikan penawaran untuk melakukan barter dengan mereka. Contohnya, saat konsultan bisnis Anda membutuhkan sebuah aplikasi yang dapat membantunya dalam bidang keuangan dan Anda memiliki keahlian dalam membuatnya, Anda bisa menawarkan barter untuk biaya konsultasi dengan aplikasi yang Anda buat untuk bisnisnya. Barter ini bisa disesuaikan antara kebutuhan dengan keahlian Anda.
3. Memanfaatkan platform gratis untuk mengelola tugas harian

Saat ini untuk melakukan banyak pekerjaan sudah tidak lagi dipusingkan harus bagaimana dan harus menggunakan alat apa. Terlebih bagi yang bekerja di bidang IT, tentu sudah tidak asing jika mereka harus menggunakan platform yang sudah tersedia. Platform ini biasanya disediakan secara gratis dan berbayar. Untuk Anda yang baru memulai bisnis dan masih dalam usaha mengatur keuangan atau modal, Anda bisa menggunakan platform bantuan yang disediakan secara gratis. Seperti contohnya, Google Tools yaitu seperti Gmail, Google Calender, GChat, Google Chrome, dan lain sebagainya. Anda bisa memanfaatkan ini untuk membantu menyelesaikan tugas harian Anda.
4. Coba untuk menjadi multifungsi tanpa menyewa pegawai

Jika bisnis Anda benar – benar tergolong baru, Anda bisa mulai belajar untuk menjadi multifungsi. Anda bisa menjadi seorang sales/marketing dan juga PR. Ini bisa Anda lakukan saat bisnis Anda masih memiliki beberapa orang sebagai karyawan yang memproduksi produk Anda. Dan biasanya untuk menyewa jasa dan keahlian marketing serta HR membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Nah, dari situ Anda bisa mulai belajar dan menjadi multifungsi untuk beberapa tugas, sampai akhirnya Anda bisa untuk menyewa dan mempekerjakan orang untuk posisi tersebut.
5. Meng-hire anak magang

Hampir setiap tahun perusahaan besar ataupun kecil akan menerima dan membantu proses belajar anak magang, baik dari SMK ataupun perguruan tinggi. Selain dapat membantu pekerjaan perusahaan tersebut, Anak magang juga dapat membantu dalam menekan pengeluaran saat kita membutuhkan tenaga untuk bekerja. Namun disini porsi pekerjaan yang diberikan kepada anak magang tidak boleh melebihi dari karyawan Anda sesungguhnya. Karena mereka ditugaskan untuk dapat melihat dunia kerja secara nyata dan tentu saja masih harus banyak mencari ilmu dan belajar. Jika memang perusahaan Anda menggunakan anak magang untuk membantu menyelesaikan pekerjaan Anda, maka bantu dan tetap bimbing mereka, sehingga selain membantu mereka juga akan mendapatkan ilmu baru.

Comments are closed.