Author Archive

Aksi 22 Mei Memanas, IHSG Meradang ke Level 5.939

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) meradang ke level 5.939 atau melemah 11,73 poin (0,19 persen) pada penutupan perdagangan Rabu (22/5) sore ini, menyusul aksi 22 Mei yang memanas.

RTI Infokom mencatat investor membukukan transaksi sebesar Rp6,94 triliun dengan volume 16,39 miliar saham. Sementara, pelaku pasar asing tercatat beli bersih atau net buy di all market sebesar Rp702,93 miliar.

Pada penutupan kali ini, 193 saham bergerak menguat, sedangkan 193 turun, dan 149 lainnya tidak bergerak. Kemudian, enam dari 10 indeks sektoral melemah khususnya sektor infrastruktur yang turun 0,9 persen.

Sementara, RTI Infokom menunjukkan nilai tukar rupiah pada pukul 16.12 WIB melemah 0,31 persen di level Rp14.525 per dolar AS. Sejak pagi hingga sore ini, rupiah bergerak dalam rentang Rp14.470-Rp14.528 per dolar AS.

Dari Asia, mayoritas indeks saham bergerak menguat. Kondisi itu ditunjukkan oleh indeks Nikkei225 di Jepang naik 0,05 persen, indeks Kospi di Korsel naik 0,18 persen, dan indeks Hang Seng di Hong Kong naik 0,18 persen.

Sore ini, mayoritas indeks saham di Eropa bergerak bervariasi sejak dibuka tadi siang. Indeks FTSE100 di Inggris naik 0,36 persen, indeks DAX di Jerman bergerak stagnan, dan indeks CAC All-Tredable di Perancis turun 0,19 persen.

Daftar Media Sosial yang Dibatasi Sejak Ricuh 22 Mei

Pemerintah telah menyatakan akan membatasi pergerakan media sosial untuk sementara waktu dimulai sejak ricuh 22 Mei, kemarin.

Berdasarkan laporan dari NetBlocks.org, berikut media sosial yang tidak bisa diakses:

1. Facebook.
2. Facebook Messanger.
3. Whatsapp.
4. Telegram.

“Berdasarkan situs jaringan, web utama dalam beberapa layanan tetap dapat dijangkau. Meskipun layanan back end tertentu dibatasi untuk mencegah operasi situs web dan aplikasi seluler yang biasa,” papar NetBlocks dalam laporan di situs resminya, Rabu (22/5).

Walaupun dalam daftar media sosial yang terkena pembatasan tak terlihat ada Instagram. Namun, karena back end Facebook yang digunakan oleh Instagram, maka aplikasi ini pun terdampak.

NetBlocks menemukan pembatasan pemerintah dilakukan secara regional. Jika dilihat dalam situs downdetector, Jakarta menjadi kawasan yang paling terdampak untuk pembatasan WhatsApp.

Peta menunjukkan area Jakarta dan sekitarnya berwarna merah. Artinya, WhatsApp di kawasan ini mengalami kesulitan akses paling parah jika dibandingkan dengan kawasan lain.

Netblocks sendiri telah melakukan serangkaian pengukuran kinerja Internat dari 10 titik pandang di seluruh Indonesia.

“Setiap pengukuran web probe NetBlocks terdiri dari latensi round trip, tipe pemadaman dan identitas sistem otonom yang dikumpulkan secara waktu nyata untuk menilai ketersediaan layanan dan kinerja di negara tertentu,” papar situs resmi NetBlocks.

Sebelumnya, Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengungkapkan pembatasan ini dilakukan bertahap pada sebagian media sosial.

Pembatasan unggah dan unduh foto dan video ini dilakukan untuk memperlambat penyebaran hoaks dari foto dan video. Sebab, penyebaran hoaks lewat foto dan video dianggap sangat cepat memengaruhi emosi seseorang.

Lima Maskapai Diklaim Taat Aturan Tiket Pesawat di Balikpapan

Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan mengklaim lima maskapai mematuhi aturan baru terkait Tarif Batas Atas (TBA) tiket pesawat. Klaim tersebut berdasarkan hasil inspeksi Otoritas Bandara Wilayah VII Balikpapan.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub Polana B Pramesti mengatakan inspeksi sebagai bagian dari pengawasan terkait penerapan Keputusan Menteri Perhubungan 106 Tahun 2019 mengenai TBA Penumpang Pelayanan Kelas Ekonomi Angkutan Udara Niaga Berjadwal Dalam Negeri.

Pilihan redaksi
http://www.ptbestprofit.com
http://www.ptbestprofitfutures.com
http://www.pt-bestprofit.com

“Kami akan terus melakukan pengawasan tarif tiket pesawat dan meminta agar operator penerbangan untuk wajib mematuhi aturan baru terkait TBA yang telah disahkan pada 15 Mei 2019,” ujarnya, seperti dilansir dari Antara, Senin (20/5).

Inspeksi dilakukan terhadap lima Badan Usaha Angkutan Udara, yakni Garuda Indonesia dengan lima rute penerbangan, Batik Air dengan tiga rute terbang, Sriwijaya Air dengan delapan rute terbang, Lion Air dengan 13 rute terbang, dan Citilink sebanyak lima rute terbang.

Di Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman, inspeksi menemukan penerapan tarif sudah termasuk dengan biaya pungutan Pajak Pertambahan Nilai sebesar 10 persen, Iuran Wajib Dana Pertanggungan Rp5 ribu, dan Tarif Pelayanan Jasa Penumpang Pesawat Udara (PJP2U) Rp100 ribu.

Inspeksi yang dilakukan otoritas bandara setempat, lanjut Polana, tidak menemukan pengenaan biaya tambahan pembayaran atau tuslah.

Sebagai gambaran, Garuda Indonesia selaku maskapai dengan pelayanan penuh (full service) rute Balikpapan-Jakarta mematok tarif Rp1.880.400 dengan TBA baru. Di aturan lama, yaitu Keputusan Menteri Perhubungan Nomor 72 Tahun 2019, TBA mematok tarif rute serupa sebesar Rp2.185.100.

Batik Air dengan kategori full service rute Balikpapan-Tarakan mematok tarif Rp1.164.300 atau 19 persen lebih rendah dari TBA. Dengan aturan sebelumnya, Batik Air memasang tarif Rp1.429.400.

Sementara, Sriwijaya Air dengan kategori medium service rute Balikpapan-Banjarmasin dibanderol Rp811.200 atau 13 persen lebih rendah dari TBA. Dan, Lion Air berkategori no frills (biaya murah) rute Balikpapan-Yogyakarta dibanderol Rp1.324.900 dari sebelumnya Rp1.732.835.

Polana menuturkan sebagai regulator perhubungan udara, ia diberi mandat untuk mengatur dan mengawasi tarif agar sesuai ketentuan. Upaya ini dilakukan untuk menjaga persaingan sehat antar maskapai dan melindungi konsumen dari tarif tiket pesawat yang tinggi.

“Bila terjadi pelanggaran, penumpang bisa melaporkan ke posko lebaran di 36 bandar udara,” pungkasnya.

1 2 3 862