Author Archive

April, Riau Alami Inflasi 0,08 Persen

37inflasiPEKANBARU-Badan Pusat Statistik menyatakan Provinsi Riau mengalami inflasi pada bulan April 2014 sebesar 0,08 persen. Hal itu disampaikan Kepala BPS Riau.

Menurutnya, inflasi Riau merupakan akumulasi perhitungan dari tiga kota besar. Dua kota yang mengalami inflasi, yakni Tembilahan sebesar 0,77 persen dan Kota Dumai 0,40 persen. Sementara Pekanbaru justru mengalami deflasi 0,05 persen.

Dari 23 kota di Sumatera yang menghitung Indeks Harga Konsumen (IHK), tujuh kota mengalami inflasi dan 16 kota deflasi. Inflasi tertinggi ada di Pangkal Pinang sebesar 1,57 persen, dan tempat kedua dan ketiga ditempat oleh Tembilahan dan Dumai.

“Ada Lima kelompok pengeluaran penyumbang inflasi yang mengalami kenaikan indeks paling tinggi. Yaitu kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau sebesar 0,34 persen. Diikuti oleh kelompok kesehatan 0,28 persen, kelompok transportasi, komunikasi dan jasa keuangan 0,27 persen, kelompok pendidikan, rekreasi dan olahraga 0,09 persen, serta kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar 0,05 persen,” terang Mawardi.

Komoditas yang memberi andil terbesar terjadi inflasi di Riau kata Mawardi antara lain bawang merah, tarif parkir, jengkol, udang basah, rokok kretek filter, susu untuk balita, dan angkutan udara. Kemudian jeruk nipis, jeruk, roti tawar, minyak goreng, beda, rokok putih, anggur, pemeliharaan kendaraan, ketela pohon, daun bawang, rendang, semangka dan pelumas.

3 Unsur dalam Kepuasan Bekerja

kerjasama timTerlalu banyak orang bekerja keras dalam pekerjaan yang membuat mereka tidak puas dan bahagia. Untuk menghindari itu atau meringankan situasi kerja yang kurang membahagiakan, temukan posisi yang memungkinkan Anda untuk melakukan 3 unsur berikut ini:

1. Apa yang Anda ingin lakukan.

Jika apa yang Anda suka lakukan memiliki kebermanfaatan, seharusnya itu menjadi bagian dari karir Anda juga.

2. Apa yang Anda lakukan dengan terbaik.

Banyak orang menghabiskan waktu mencoba memperbaiki berbagai area kelemahannya. Fokuskan energi Anda pada penguasaan apa yang menjadi kelebihan Anda.

3. Apa yang berharga bagi perusahaan.

Pikirkan bagaimana kelebihan Anda bisa dimanfaatkan demi kemajuan perusahaan, unit kerja atau setidaknya tim Anda. Dengan ikut berkontribusi, Anda akan merasa lebih terlibat.

Jika peran Anda yang sekarang tidak memenuhi ketiganya, saatnya Anda menyesuaikan tanggung jawab yang Anda bisa pikul, atau melimpahkannya pada pihak lain yang lebih kompeten. Jika ada ketimpangan, pertimbangkan untuk melakukan penyesuaian kembali

 

4 Alasan Konsumen Tak Membeli

produk-israel1.Produk tidak sesuai standart

Konsumen memiliki standar terhadap produk yang akan dibeli, dan Anda tidak bisa ikut campur dalam menentukan standar tersebut. Biasanya, kriteria umum yang menentukan standar konsumen adalah harga, kualitas, serta bentuk.

2.Produk mudah di buat / ditiru

Konsumen biasanya tidak akan tertarik dengan produk yang menurut mereka mudah dibuat sendiri. Jika produk Anda masuk dalam kriteria ini, sebaiknya cari strategi lain untuk mempromosikannya.

3.Tidak ada penawaran spesial / Diskon

Anda pasti tahu jika ada konsumen yang berpredikat pemburu diskon. Konsumen tipe ini biasanya akan membeli produk apapun yang dilabeli “diskon”. Penawaran harga murah memang selalu memikat. Kenapa Anda tidak coba memberi diskon untuk produk Anda?

4.Produk tidak menarik dan tak terdapat nilai jual

Istilah “Don’t Judge a Book by Its Cover” benar adanya. Namun seringkali tidak berlaku dalam bisnis. Tak bisa dipungkiri bahwa cinta pada pandangan pertama konsumen terhadap produk dagang adalah dari kemasan yang ia lihat saat pertama kali. Jika produk Anda dikemas menarik dan calon konsumen tertarik menyentuh atau merasakannya, maka Anda tinggal selangkah lagi membuat konsumen itu mengeluarkan uangnya demi produk Anda

1 948 949 950 951 952 954