Apple akan merilis iPhone terbesar dari yang pernah ada

FILE PHOTO: The Apple logo is seen on a computer screen in an illustration photo taken in Bordeaux, France, February 1, 2017. REUTERS/Regis Duvignau/File Photo GLOBAL BUSINESS WEEK AHEAD SEARCH GLOBAL BUSINESS 29 JAN FOR ALL IMAGES

PT BESTPROFIT Apple Inc tengah mempersiapkan untuk merilis trio smartphone baru pada akhir tahun ini. Yakni, smartphone ini merupakan iPhone terbesar yang pernah ada, handset yang diupgrade seukuran dengan iPhone X dan model yang lebih murah namun tetap disematkan dengan beberapa fitur utama ponsel andalannya.

Melalui jajaran baru, Apple ingin menarik semakin banyak konsumen yang mendambakan atribut multitasking dari ponsel yang juga disebut phablet, pada saat yang sama juga melayani mereka yang menginginkan versi iPhone X yang lebih terjangkau. BEST PROFIT

Apple, yang sudah menjalankan tes produksi dengan pemasok, diperkirakan akan mengumumkan jajaran ponsel barunya pada musim gugur ini. Menurut sumber Bloomberg yang mengetahui masalah ini, rencana tersebut masih bisa berubah.

Meski berbulan-bulan digembar-gemborkan, iPhone X belum terjual sebaik yang diharapkan sejak debutnya tahun lalu. Apple hanya mampu menjual 77,3 juta unit iPhone pada kuartal terakhir 2017, di bawah proyeksi analis sebesar 80,2 juta unit.

Beberapa konsumen menahan diri membeli iPhone X karena oleh harganya yang mencapai US$ 1.000, meskipun mereka menyukai disainnya. Melalui jajaran berikutnya, Apple berusaha mendongkrak kembali penjualan dengan menawarkan model untuk semua kalangan.

Ini merupakan hal yang besar. Bila Anda menginginkan upgrade dalam ukuran layar, mereka akan berbondong-bondong memperbarui telepon mereka. Kami melihat hal itu lewat iPhone 6, dan kami pikir pengaturan ini hampir sama dalam mendongkrak pertumbuhan,” kata Gene Munster, salah satu pendiri Loup Ventures dan pengamat Apple. BESTPROFIT

Munster memprediksi sebuah supercycle – yang dia definisikan sebagai upgrade sebesar 10% atau lebih dari pelanggan iPhone Apple yang ada. “Pasar yang akan melihat lonjakan penjualan terbesar, kemungkinan Asia. Pasar Asia memiliki banyak konsumen perangkat tunggal, dan mereka menyukai ponsel besar,” jelasnya.

Saat dikonfirmasi mengenai hal ini, juru bicara Apple menolak berkomentar. Adanya rumor tersebut sempat menyebabkan saham Apple naik 2,1% menjadi US$ 179,18 pada transaksi siang kemarin di New York. PT BESTPROFIT FUTURES

Dengan layar yang hampir mencapai 6,5 inci, handset baru Apple yang besar akan menjadi salah satu smartphone mainstream terbesar di pasaran. Sementara bodi ponsel akan berukuran hampir sama dengan iPhone 8 Plus, layarnya akan berukuran sekitar satu inci lebih besar berkat desain edge-to-edge yang digunakan pada iPhone X.

Comments are closed.