Bursa Asia menghijau jelang rilis inflasi China

A currency dealer works in front of electronic boards showing the Korea Composite Stock Price Index (KOSPI) (R) at a dealing room of a bank in Seoul, South Korea August 29, 2017. Park Dong-Ju/Yonhap/via REUTERS ATTENTION EDITORS - THIS IMAGE HAS BEEN SUPPLIED BY A THIRD PARTY. SOUTH KOREA OUT. NO RESALES. NO ARCHIVE.

PT Best Profit Futures Pekanbaru TOKYO. Bursa Asia dibuka menguat, Senin pagi, menjelang rilis data inflasi China.Mengutip CNBC, indeks Nikkei 225 menguat 0,7%. Indeks saham Jepang ini sudah reli sembilan hari berturut-turut.

Di Korea, indeks Kospi juga naik 0,43%, terutama didukung saham produsen baja. Posco melonjak 5,38%, dan Hyundai Steel naik 3,12% pada awal perdagangan. Sementara, indeks Australia S&P/ASX 200 naik 0,71%, terutama didukung sektor material. Best Profit Pekanbaru

Investor di kawasan Asia mengantisipasi data inflasi negara ekonomi terbesar kedua di dunia. China akan merilis data tersebut pada Senin pagi. Penguatan pasar Asia mengekor bursa Amerika Serikat yang ditutup menguat pada Jumat lalu. Wall Street didukung rilis kinerja keuangan perusahaan yang solid. PT Bestprofit Pekanbaru

Meskipun, data harga konsumen AS dilaporkan lebih rendah dari perkiraan, Ketua Federal Reserve Janet Yellen tampak berpandangan positif pada prospek inflasi bulan depan. Dalam sebuah pidato, Minggu, Yellen mengindikasikan inflasi cenderung membaik. Bestprofit Pekanbaru

Fed mungkin menaikkan lagi suku bunga pada bulan Desember, jika inflasi gagal tumbuh tahun depan, mungkin kenaikan bunga tidak akan terlalu banyak lagi,” kata Joanne Masters, Ekonom senior ANZ seperti dilansir CNBC.

Dari pasar komoditas, harga minyak menguat di tengah kabar Irak telah menguasai ladang minyak di Kirkuk. OPEC juga memperkirakan permintaan minyak akan naik 1,2 juta barel sehari hingga 2020 mendatang. Bpf Pekanbaru

1Pingbacks & Trackbacks on Bursa Asia menghijau jelang rilis inflasi China