Laju emas tertahan bunga Fed

A view shows ingots of 99.99 percent pure gold at the Krastsvetmet non-ferrous metals plant, one of the world's largest producers in the precious metals industry, in the Siberian city of Krasnoyarsk, Russia September 22, 2017. REUTERS/Ilya Naymushin

PT Best Profit Futures Pekanbaru Harga emas tak banyak bergerak sepekan terakhir. Jumat lalu, harga emas pengiriman Februari 2018 di Commodity Exchange cuma naik sekitar 0,44% menjadi US$ 1.282,30 per ons troi. Bila dihitung sepekan terakhir, harganya turun 0,73%.

Padahal, pekan lalu Korea Utara kembali mengujicoba nuklirnya. Hawaii bahkan kembali mengaktifkan alarm zaman perang dingin untuk mengantisipasi serangan nuklir Korea Utara. Best Profit Pekanbaru

Agus Chandra, analis Monex Investindo Futures, menilai, ulah Korea Utara tersebut sejatinya berdampak ke harga emas. Namun pengaruhnya terbatas. “Pelaku pasar masih menunggu apakah ketegangan antara Korea Utara dan Amerika Serikat akan meningkat,” jelas Agus, akhir pekan lalu.

Selain itu, pelaku pasar lebih fokus mengamati potensi kenaikan suku bunga Amerika Serikat (AS). Research & Analyst Asia Tradepoint Futures Deddy Yusuf Siregar menjelaskan, kenaikan suku bunga dan reformasi pajak di AS menjadi sentimen utama yang berpotensi membuat harga emas terkoreksi. PT Bestprofit Pekanbaru

Apalagi Gubernur The Fed Janet Yellen dalam pidatonya Rabu mengatakan, walau inflasi AS terlihat lambat, namun kenaikan suku bunga bertahap tahun depan tetap memungkinkan. Akhir tahun ini, The Fed akan mengelar pertemuan terakhir pada 12-13 Desember.

Ekspektasi pelaku pasar, kenaikan suku bunga diumumkan pada rapat tersebut. Korelasinya, kalau kenaikan suku bunga berhasil, maka RUU Pajak bisa tembus, dollar bakal naik dan harga emas jadi terlalu mahal, sehingga investor lepas emas karena profit taking,” jelas Deddy. Bpf Pekanbaru

Pelaku pasar juga optimistis beleid pajak baru di AS bakal terwujud. Ini terlihat dari kenaikan indeks saham di negeri Patung Liberty ini. Deddy memprediksi harga emas akhir tahun ini bakal bergerak di rentang US$ 1.260–US$ 1.300 per ons troi.

Leave a Reply