Samurai bond diramal tetap laris meski kupon mini

FILE PHOTO: A woman counts Japanese 10,000 yen notes in Tokyo, in this February 28, 2013 picture illustration. REUTERS/Shohei Miyano/File Photo

 

Best Profit | Samurai bond diramal tetap laris meski kupon mini

 

Best Profit – JAKARTA. Pemerintah Indonesia kembali menerbitkan surat utang negara (SUN) dalam valuta asing berdenominasi yen Jepang atau samurai bonds senilai 100 miliar. Pemerintah kali ini mematok kupon lebih rendah ketimbang penerbitan sebelumnya. Menurut keterangan resmi Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan.

Penerbitan samurai bonds akan berbarengan dengan setelmen yang dijadwalkan pada Rabu. Ada tiga seri surat utang yang diterbitkan. Pertama, seri RIJPY0620 bertenor tiga tahun yang jatuh tempo pada 8 Juni 2020. Obligasi ini mematok kupon 0,65%. Nilainya 40 miliar. Pada penerbitan tahun lalu, kupon samurai bonds bertenor sama dipatok sebesar 0,83%. Tahun 2015, kupon yang dipatok bahkan sebesar 1,08%.

Kedua, seri RIJPY0622 bertenor tujuh tahun dengan kupon 0,89%. Pemerintah menerbitkan seri ini sebesar 50 miliar. Kupon seri ini juga lebih rendah dari kupon obligasi tenor yang sama pada tahun 2015 sebesar 1,38% dan tahun 2016 sebesar 1,16%. Ketiga, seri RIJPY0624 dengan tenor tujuh tahun dan kupon 1,04%. Nilai penerbitan seri ini sebesar 10 miliar. Seri bertenor tujuh tahun ini pertama kali diterbitkan.

Analis Fixed Income MNC Securities I Made Adi Saputra menjelaskan, pemerintah memanfaatkan momentum kenaikan peringkat utang dari S&P menjadi investment grade untuk menekan kupon. Meski kupon turun, obligasi berdenominasi yen ini bakal tetap laris. “Minat investor Jepang akan positif,” prediksi Made.Kupon obligasi samurai ini juga masih lebih tinggi ketimbang suku bunga Bank of Japan yang rendah, yakni -0,1%.

Jadi, sebenarnya kalau kuponnya dipasang selisih sedikit di atas 0% saja, sudah akan laku,” jelas Made. Selain itu, menengok data Asian Bonds Onlineyield surat utang pemerintah Jepang tenor 10 tahun saat ini 0,05%. Artinya, samurai bonds menawarkan kupon yang lebih menarik.

Apalagi, Moody’s Investor Service memberi peringkat Baa3 untuk samurai bonds ini. Baa3 merupakan peringkat investment grade versi Moody’s. Peringkat tersebut mengindikasikan tingkat utang rendah, defisit fiskal yang sempit dan pertumbuhan sehat negara tersebut, kata Christian de Guzman, VP Senior Credit Officer Moody’s melalui keterangan resmi yang diterima.

Best Profit

Comments are closed.