Sejumlah saham ini diprediksi bakal menonjol

Seorang karyawan beraktivitas di dekat tayangan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (16/6). IHSG ditutup melemah sebesar 52,64 poin atau 0,91 persen menjadi 5.723,63 poin, dipicu sebagian investor yang masih merespon negatif kenaikan suku bunga Amerika Serikat. ANTARA FOTO/Wahyu Putro A/kye/17

 

Best Profit | Sejumlah saham ini diprediksi bakal menonjol

 

Best Profit – JAKARTA. Pasar modal kini telah memasuki semester II-2017. Lantas, mana saja emiten diprediksi bisa memiliki kinerja baik.Pada bulan Juni lalu, setidaknya beberapa emiten mencatatkan pertumbuhan harga saham yang melesat, bahkan menembus rekor historis (all time high).

Misalnya saja, seperti saham PT Bank Rakyat Indonesia (BBRI) yang berhasil mencetak rekor pada 21 Juni 2017 dengan level 15.300. Selain itu, saham PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) juga mencetak rekor pada 21 Juni 2017 dengan level 49.000. Sehari sebelumnya, atau pada 20 Juni 2017, emiten PT Bank Agris Tbk (AGRS) juga mencatat rekor pada level 452.

Pada pertengahan bulan Juni, saham emiten PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) juga mencetak rekor pada level 2700, kemudian diikuti oleh PT Voksel Electric Tbk (VOKS) pada level 1800. Sehari berikutnya, PT Gudang Garam Tbk (GGRM) juga mencatat rekor dengan level saham pada 80.000, dan PT Bank Harda Internasional Tbk (BBHI) yang juga mencetak rekor pada level 328.

Emiten yang berhasil mencatat all time high tersebut, sebagian besar merupakan emiten perbankan dan konsumer. Meskipun demikian, ada pula beberapa emiten yang bisa menjadi pilihan ke depan. “Sektor pilihannya antara lain adalah infrastruktur, perbankan, dan mining,” terang Lucky Bayu Purnomo, analis Danareksa Sekuritas kepada KONTAN, Minggu.

Saham pilihan sektor infrastruktur, di antaranya seperti ADHI, PTPP, WIKA, dan WSKT. Sementara perbankan ada BMRI, BBRI, dan BBCA sedangkan saham mining di antaranya seperti PTBA, ANTM, INCO, dan TINS.

Kevin Juido Kepala Riset Paramitra Alfa Sekuritas menyatakan saham-saham sektor mining dan finance berpotensi mentereng pada semester II. Untuk saham mining, di antaranya seperti ADRO, ITMG, dan PTBA yang bisa dikoleksi jangka panjang. Sedangkan saham finance, di antaranya seperti BBCA dan BBRI.

Best Profit

Comments are closed.