Bursa AS terpeleset harga minyak dan komoditas

Traders work on the floor of the New York Stock Exchange (NYSE) in New York, U.S., May 1, 2017. REUTERS/Brendan McDermid

 

Bestprofit | Bursa AS terpeleset harga minyak dan komoditas

 

Bestprofit – NEW YORK. Mayoritas bursa Amerika Serikat ditutup flat pada perdagangan Kamis waktu setempat. Penurunan saham-saham energi menahan kenaikan di berbagai indeks di AS. Sektor energi tumbang 2% dan menjegal Dow Jones Industrial Average ditutup dengan kehilangan 6,43% atau 0,03% menjadi 20.951,47. Penurunan saham Caterpillar dan Chevron menjadi mover bagi pelemahan tadi malam.

Indeks S&P 500 menguat tipis dengan kenaikan 1,39 poin atau 0,06% menjadi 2.389,52, sementara Nasdaq bertambah 2,79 poin atau 0,05% menjadi 6.075,34. Harga saham energi merunduk akibat tertekan harga minyak yang terjun menjadi US$ 46 per barel. Ini merupakan harga terendah selama lima bulan terakhir.

Setelah AS mengumumkan penurunan pasokan namun tak sebesar perkiraan pasar. Energi dan komoditas, secara umum menjadi penyebab pelemahan pasar saham. Ada juga pertanyaan bagaimana pemerintahan Trump menyelesaikan dua hal ini,” kata Adam Sarhan, CEO di 50 Park Investment, dikutip CNBC.

Pasar AS kemarin juga tak banyak bergerak lantaran masih menunggu data ketenagakerjaan yang akan diumumkan pemerintah pada hari Jumat waktu setempat. Selain itu, investor masih mencerna dampak kongres AS yang akhirnya meloloskan rencana revisi jaminan kesehatan Obamacare. Parlemen AS cukup ketat meloloskan rencana revisi ini, dengan suara 217 melawan 213.

Sektor energi tumbang 2% dan menjegal Dow Jones Industrial Average ditutup dengan kehilangan 6,43% atau 0,03% menjadi 20.951,47. Penurunan saham Caterpillar dan Chevron menjadi mover bagi pelemahan tadi malam.Ada juga pertanyaan bagaimana pemerintahan Trump menyelesaikan.

Ada juga pertanyaan bagaimana pemerintahan Trump menyelesaikan dua hal ini,” kata Adam Sarhan, CEO di 50 Park Investment, dikutip CNBC. Harga saham energi merunduk akibat tertekan harga minyak yang terjun menjadi US$ 46 per barel. Ini merupakan harga terendah selama lima bulan terakhir.

Bestprofit

Comments are closed.