DSNG siapkan Rp 780 miliar untuk akuisisi

Direktur Utama PT Dharma Satya Nusantara Tbk (DSNG) Djojo Boentoro Djojo (ketiga dari kiri) didampingi oleh jajaran direksinya saat akan melakukan jumpa pers setelah menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) di Jakarta, Kamis (8/5). RUPS perusahaan penghasil CPO tersebut menyetujui pembagian dividen sebesar Rp 43,2 miliar atau 20% dari laba bersih yang berhasil diraih mencapai Rp 216 miliar selama tahun lalu. Selain untuk dividen, laba bersih tersebut akan digunakan untuk pembentukan dana cadangan sebesar 4,6% atau sekitar Rp 10 miliar. KONTAN/Cheppy A. Muchlis/08/05/2014

 

Bestprofit | DSNG siapkan Rp 780 miliar untuk akuisisi

 

Bestprofit – JAKARTA. PT Dharma Satya Nusantara Tbk (DSNG) merencanakan ekspansi anorganik tahun ini. Emiten sawit ini menganggarkan belanja modal US$ 60 juta atau sekitar Rp 780 miliar. Tahun ini, DSNG merencanakan ekspansi dalam bentuk aliansi strategis dan akuisisi pihak ketiga.

Seperti yang telah kami lakukan dengan REA Kaltim Plantations beberapa waktu lalu,” kata Paulina Suryanti, Sekretaris Perusahaan DSNG kepada KONTAN, belum lama ini. Dengan ekspansi anorganik, akselerasi produksi akan lebih cepat. DSNG merogoh kocek US$ 15 juta untuk mengambilalih 15% saham REA Kaltim Desember lalu.

Sesuai perjanjian, DSNG juga masih punya opsi menambah kepemilikan atas REA Kaltim hingga 49% secara bertahap selama lima tahun. REA Kaltim memiliki HGU seluas 70.584 hektare (ha) di Kalimantan Timur. Sementara, DSNG memiliki luas tertanam lebih dari 90.000 ha yang tersebar di Pulau Kalimantan, 30% di antaranya merupakan kebun plasma.

Volume penjualan CPO DSNG tahun lalu mencapai 348.391 ton, turun 15% secara year on year (yoy). Rata-rata harga penjualan atau average selling price (ASP) CPO DSNG naik 10% menjadi Rp 7,54 juta pada 2016. Dengan ASP tersebut, artinya DSNG mencatat penjualan CPO sekitar Rp 2,63 triliun, naik 22% dibanding periode 2015 sekitar Rp 2,15 triliun.

Bestprofit

Comments are closed.