Pernyataan Yellen melukai rupiah

Survei Bank Indonesia---- Petugas menghitung uang rupiah di kantor cabang bank Mandiri di Jakarta, Senin (16/1). Menurut survei perbankan Bank Indonesia, perkiraan responden terhadap rata-rata pertumbuhan kredit tahun 2017 mencapai 13,1% (yoy). Optimisme tersebut didorong oleh meningkatnya kondisi likuiditas perbankan, masih berlanjutnya penurunan suku bunga kredit, dan kondisi ekonomi yang diperkirakan semakin baik. KONTAN/Cheppy A. Muchlis/16/01/2017

 

Bestprofit | Pernyataan Yellen melukai rupiah

 

Bestprofit – JAKARTA. Pidato Gubernur The Fed Janet Yellen jadi penopang keperkasaan dollar AS. Di pasar spot, Kamis, rupiah terkikis 0,22% menjadi Rp 13.376 per dollar AS. Sementara di kurs tengah Bank Indonesia (BI), rupiah ambruk 0,36% ke Rp 13.376 per dollar AS.

Analis Esandar Arthamas Berjangka Tonny Mariano mengatakan, sentimen eksternal mendominasi pelemahan mata uang Garuda. Terlebih dalam pidatonya, Yellen mengisyaratkan suku bunga The Fed berpeluang naik lebih cepat serta lebih besar dari perkiraan.

Saat ini, pelaku pasar masih mengantisipasi pidato Donald Trump setelah dilantik menjadi presiden Amerika Serikat (AS) di akhir pekan ini. “Jika kebijakan ekonomi Trump belum jelas, maka akan menguntungkan rupiah,” ujar Tonny, Kamis.

Sedangkan dari dalam negeri masih minim sentimen. Memang, kemarin BI mempertahankan 7-day reverse repo rate di 4,75%. Ekonom Bank Permata Josua Pardede menyebut, kebijakan BI ini cukup tepat untuk meredam pelemahan rupiah, jika ada kejutan baru dari Negeri Paman Sam. Tapi sentimen penggerak rupiah dari eksternal masih lebih dominan.

Pekan ini, ada beberapa data eksternal yang patut dicermati. Data tersebut antara lain klaim pengangguran serta izin pembangunan AS yang akan dirilis Kamis malam. Selanjutnya, data pertumbuhan ekonomi China kuartal IV-2016 yang akan dirilis pada Jumat.

Nah, jika data ekonomi AS positif, Josua memprediksi rupiah kembali tertekan dan bergerak di kisaran Rp 13.350–Rp 13.450 per dollar AS pada akhir pekan ini. Senada, Tonny juga memperkirakan rupiah akan melemah dan bergerak di level Rp 13.350–Rp 13.400 per dollar AS.

Bestprofit

Comments are closed.