Rupiah rentan koreksi di awal pekan

Pembiayaan perbankan syariah: Pelayanan nasabah di kantor cabang Bank Danamon Syariah, Kramat Jati, JAkarta Timur, Rabu (20/3). HIngga bulan Januari 2013 perbankan syariah mencatat penyaluran pembiayaan sebesar Rp149,672 triliun. Dari jumlah tersebut sebanyak 44,7% atau sebesar Rp66,897 triliun disalurkan untuk pembiayaan konsumsi. KONTAN/Baihaki/20/3/2013

 

Bestprofit | Rupiah rentan koreksi di awal pekan

 

Bestprofit – JAKARTA. Minimnya data ekonomi Indonesia di akhir bulan ini membuat pergerakan nilai tukar rupiah rawan koreksi. Meski begitu, pelemahan mata uang garuda diprediksi masih dalam rentang yang terbatas. Di pasar spot, Jumat, rupiah tergerus 0,08% jadi Rp 13.333 per dollar Amerika Serikat (AS) dibanding hari sebelumnya. Sementara kurs tengah Bank Indonesia (BI), rupiah naik tipis 0,001% ke Rp 13.328.

Sri Wahyudi, Research and Analyst PT Garuda Berjangka, menjelaskan, pelemahan rupiah akhir pekan kemarin merupakan imbas dari gejolak ekonomi dan politik global. Terutama, dampak dari gejolak di China, Eropa, dan Inggris yang menguntungkan dollar AS. Dari domestik, setelah BI mempertahankan BI 7-day reverse repo rate sebesar 4,75%, belum ada katalis terbaru yang bisa mendongkrak rupiah.

Di sisi lain, AS juga minim data ekonomi karena bank holiday. Ini bisa jadi kans rupiah untuk membalikkan arah. Sebab, fundamental rupiah masih kuat. Apalagi, jika harga komoditas seperti minyak naik. “Hanya, permintaan dollar AS di dalam negeri pada akhir bulan cukup tinggi dan biasanya akan membebani rupiah,” kata Reny Eka Putri, Analis Pasar Uang PT Bank Mandiri Tbk.

Selain itu, posisi rupiah masih rentan mengalami aksi profit taking lanjutan. “Posisinya terhitung baik saat ini dan menimbulkan keinginan pelaku pasar ambil untung. Koreksi perlu diwaspadai,” imbuh Reny. Toh, Reny memperkirakan, pelemahan rupiah dalam rentang sempit, mengingat keadaan ekonomi global saat ini yang kurang baik.

Sebaliknya, suku bunga acuan BI di posisi 4,75% dan yield obligasi di level 7,9% tentu menjadi daya tarik dan keunggulan bagi rupiah. Reny memprediksikan, pergerakan rupiah pada Senin di kisaran Rp 13.300-Rp 13.350. Proyeksi Wahyudi, rupiah bergulir di Rp 13.250-Rp 13.450.

Bestprofit

Comments are closed.