Stok mengempis, harga gas alam bisa lanjut naik

A worker checks the valve of an gas pipe at Nahran Umar Gas field, north of Basra, Iraq January 23, 2017. REUTERS/Essam Al-Sudani

 

Bestprofit | Stok mengempis, harga gas alam bisa lanjut naik

 

Bestprofit – JAKARTA. Harga gas alam berhasil menguat hingga menembus level US$ 3,00 per mmbtu di akhir pekan kemarin. Dukungan penguatan datang dari tergerusnya pasokan gas alam mingguan AS dan melemahnya nilai tukar USD.

Mengutip Bloomberg, Jumat harga gas alam kontrak pengiriman April 2017 di New York Mercantile Exchange terbang 1,34% ke level US$ 3,01 per mmbtu dibanding hari sebelumnya. Bahkan dalam sepekan terakhir harga gas alam sudah melambung 6,73%.

Ibrahim, Direktur PT Garuda Berjangka menjelaskan, kenaikan harga datang setelah Energy Information Administration (EIA) melaporkan stok gas alam mingguan turun 68 miliar kaki kubik dibanding minggu sebelumnya yang naik 7 miliar kaki kubik. Penurunan stok ini berjalan seiringan dengan kenaikan permintaan yang terjadi di AS.

“Ketika terjadi penurunan pasokan pasti disebabkan oleh naiknya permintaan karena memang di beberapa negara bagian AS masih diselimuti musim dingin yang mendorong naiknya kebutuhan gas alam untuk penghangat ruangan,” jelas Ibrahim.

Bahkan dalam sepekan terakhir harga gas alam sudah melambung 6,73%. Penurunan stok ini berjalan seiringan dengan kenaikan permintaan yang terjadi di AS. Ibrahim menduga harga gas alam Senin akan mampu menjaga kenaikannya. Fundamental yang bagus didukung oleh pelemahan nilai tukar USD akibat data yang mengecewakan, maka menjadi keuntungan bagi harga komoditas termasuk gas alam,” papar Ibrahim.

Bestprofit

Comments are closed.