BI Turunkan Tarif Pengiriman Uang Melalui Sistem Kliring

Bank Indonesia (BI) menyatakan akan menurunkan tarif pengiriman uang melalui Sistem Kliring Nasional Bank Indonesia (SKNBI). Jika sebelumnya tarif pengiriman melalui SKNBI senilai Rp5.000 nantinya tarif akan menjadi Rp3.500.

Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan penurunan tarif ini dilakukan agar transfer uang melalui sistem kliring bisa menjadi lebih murah. Apalagi, jasa kliring ke depan akan marak digunakan seiring datangnya Hari Raya Idul Fitri 2019 yang kian dekat.

“Ini merupakan upaya kami agar pembayaran ritel di perbankan bisa menjadi lebih efisien. Dan ini sekaligus menyambut Ramadhan agar pengiriman uang bisa menjadi lebih murah,” jelas Perry, Kamis (25/4).

Tak hanya memangkas biaya SKNBI, BI juga akan mempercepat waktu perpindahan nilai uang antar bank (settlement) agar uang lebih cepat sampai di rekening penerima. Jika sebelumnya settlement berlangsung selama dua jam, nantinya bisa berlangsung selama satu jam sekali.

Tak berhenti sampai situ, BI juga akan memperbanyak frekuensi kliring menjadi sembilan kali dalam sehari. Adapun sebelumnya, jadwal kliring dilakukan selama lima kali sehari yakni pukul 09.00, 11.00, 13.00, 15.00, dan 16.15.

Pilihan redaksi
http://www.ptbestprofit.com
http://www.ptbestprofitfutures.com
http://www.pt-bestprofit.com

“Kemudian, kami juga meningkatkan batas nominal transaksi yang bisa dilayani. Jika dulu maksimal transfer dana melalui SKNBI adalah Rp500 juta, nanti nilainya bisa maksimal Rp1 miliar. Ini kami lakukan karena ingin memberikan kemudahan dan kecepatan bagi masyarakat,” imbuh Perry.

SKNBI pertama kali beroperasi sejak 2005 yang tergolong sebagai instrumen pembayaran dengan nilai kecil (Retail Value Payment System/RVPS). Sementara untuk transaksi bernilai besar, BI memiliki instrumen BI Real Time Gross Settlement (BI-RTGS).

Comments are closed.