Bill Gates Sebut Suntik Vaksin Corona Tak Cukup Sekali

Bill Gates menyatakan setiap orang membutuhkan beberapa dosis vaksin corona untuk mengimunisasi diri mereka dari penyakit Covid-19 akibat infeksi virus corona SARS-CoV-2.

Pria yang menjadi pendiri yayasan kemanusiaan yang bergerak di bidang kesehatan, Bill dan Melinda Gates, ini menyebut vaksin Covid-19 yang saat ini dikembangkan diperkirakan tidak akan memberikan hasil yang optimal jika diberikan hanya sekali.

Sehingga, mantan bos Microsoft ini mengingatkan pentingnya produksi massal vaksin corona. Sebab, setiap orang di seluruh dunia bakal membutuhkan lebih dari sekali suntikan vaksin.

Ia memperkirakan jumlah vaksin yang harus tersedia di dunia lebih dari 7 miliar dosis untuk mencukupi kebutuhan dunia.

“Tidak ada satupun vaksin pada saat ini yang kelihatannya akan bekerja dengan dosis tunggal,” kata Gates, dalam wawancara dengan CBS News pekan lalu (23/7).

Gates menuturkan jumlah vaksin sebanyak itu mungkin bisa memblokir transmisi virus. Sebab, angka 7 miliar vaksin ini digunakan 70-80 persen penduduk dunia.

Meski demikian, ia mengutarakan kekhawatiran perlu penyuntikan vaksin lebih banyak bagi orang tua.

“Kami berharap hanya dua (kali), meskipun pada orang tua kadang-kadang dibutuhkan lebih banyak (penyuntikan vaksin),” tuturnya.

Sehingga, ia berharap akan ada banyak relawan berusia lanjut yang bisa ikut dalam pengujian vaksin agar bisa memberikan data soal berapa kali penyuntikan vaksin yang harus dilakukan.

Ia pun menyebut, kemungkinan vaksin yang bakal pertama muncul tidak akan efektif digunakan bagi orang tua atau anak-anak. Sehingga dibutuhkan studi tambahan untuk menentukan dosis yang tepat dan aman untuk mereka yang rentan terinfeksi Covid-19.

Gates juga mengabarkan vaksin buatan Moderna akan memulai langkah penting akhir bulan Juli 2020. Vakin yang memerlukan dua dosis dalam bekerja itu akan melakukan diuji terhadap 30.000 orang untuk membuktikan apakah vaksin itu benar-benar cukup kuat untuk melindungi tubuh dari virus corona baru.

Melansir Fox Business, Gates enggan lebih dini menyimpulkan efektafitas vaksin. Namun, hasil uji awal menunjukkan bahwa vaksin buatan Moderna dan Astrazeneca sama-sama menunjukkan hasil positif terhadap respons kekebalan.

“Kami tidak tahu apakah vaksin itu akan bekerja untuk menghindari kematian, kami tidak tahu apakah akan bekerja untuk menghindari penularan. Itulah sebabnya kami sedang mengerjakan begitu banyak vaksin generasi pertama dan vaksin generasi kedua, walaupun akan memakan waktu lebih lama,” ujar Gates.

Gates berharap bahwa vaksin virus corona pertama akan datang pada paruh pertama tahun 2021.

Moderna diketahui akan melakukan uji Fase 3 dengan melibatkan 30.000 orang. Jika berhasil, Moderna mengaku mampu menyediakan 500 juta hingga 1 miliar vaksin dalam setahun, dimulai pada tahun 2021.

Sedangkan Astrazeneca mengaku dapat menyediakan 2 miliar vaksin pada akhir tahun ini jika percobaan kandidat vaksinnya berhasil.

1Pingbacks & Trackbacks on Bill Gates Sebut Suntik Vaksin Corona Tak Cukup Sekali