Biskuit di Indomaret terbukti mengandung Babi

Bestprofit Pekanbaru – Indomaret melayangkan somasi terhadap CV Roma yang merupakan pemasok makanan ringan impor dari Jepang. Jalur hukum ditempuh Indomaret, menyusul adanya perubahan komposisi bahan, kandungan dan gambar kemasan produk snack Bourbon Petite Potato Consome (BPPC), yang mengandung babi.

Marketing Director PT Indomarco Prismatama, Wiwiek Yusuf, mengatakan bahwa CV Roma belum melakukan pemberitahuan pada Indomaret. Padahal, segala bentuk perubahan, baik komposisi, berat, ukuran, gambar produk yang diproduksi dan diimpornya harus dilaporkan secara formal kepada Indomaret.

“Dengan demikian Indomaret dapat melakukan tindakan sehubungan dengan perubahan tersebut,” kata Wiwiek dalam keterangan tertulisnya .

Oleh karena itu, dengan adanya produk yang mengandung babi tanpa diinformasikan terlebih dahulu mengenai perubahan komposisi bahan baku produk tersebut, dirinya mengaku pihak manajemen Indomaret sangat menyesalkan kejadian tersebut.

“Kami sangat menyesalkan kejadian ini dan minta maaf kepada konsumen bahwa kejadian seperti ini bisa terjadi di Indomaret. Meskipun sesungguhnya ini adalah kelalaian pemasok dan pabrik, dan kami juga jadi korban,” tukas dia.

Sekadar informasi, temuan tersebut diketahui oleh Indomaret dari laporan konsumen pada Minggu, 18 Mei 2014. Atas masukan tersebut, langkah pertama Indomaret yaitu menarik produk tersebut dari pasaran di 30 gerai Indomaret.

Langkah berikutnya melakukan investigasi terhadap produk impor dan mengirimkan surat klarifikasi kepada pemasok dan disusul dengan surat somasi Senin hari ini.

Hasil investigasi menunjukkan bahwa ada perubahan komposisi, kandungan dan gambar pada kemasan produk pada waktu barang pertama diterima dengan temuan di lapangan yaitu produk mengandung babi sebagaimana laporan konsumen.

Comments are closed.