Bos Apple Sindir Facebook soal Data Pribadi

CEO Apple Tim Cook mengeluarkan pernyataan yang secara tersirat menyinggung Facebook. Cook mengatakan perusahaan digital bergantung pada data pribadi pengguna untuk bisnis iklannya.

 

Dalam Konferensi Internasional tentang Komputer, Privasi, dan Perlindungan Data yang diadakan secara virtual, Cook mengatakan saatnya untuk berhenti berpura-pura bahwa pendekatan itu tidak menimbulkan biaya.

“Terlalu banyak yang masih mengajukan pertanyaan ‘berapa banyak yang bisa kita dapatkan?’ ketika kita harus bertanya ‘apa konsekuensinya?’,” kata Cook melansir AP.

Cook tidak pernah secara spesifik menyebut Facebook atau perusahaan lain. Namun pernyataannya diduga ditujukan ke situs media sosial yang telah dikritik karena memungkinkan teori konspirasi, ujaran kebencian, dan informasi yang salah.

Pernyataan Cook muncul ketika Apple bersiap untuk meluncurkan kontrol privasi baru untuk mencegah aplikasi iPhone diam-diam membayangi orang.

Kebijakan yang dikenal sebagai Transparansi Pelacakan Aplikasi akan menjadi bagian dari pembaruan perangkat lunak iPhone yang kemungkinan akan tiba pada akhir Maret atau awal April 2021.

Melansir Business Insider, CEO Facebook Mark Zuckerberg mengkritik Apple karena membuat perjanjian privasi yang menyesatkan kepada konsumen sambil menawarkan layanan pesan, iMessage, yang memiliki privasi kurang dari WhatsApp Facebook.

“Saat ini banyak pesaing yang membuat klaim tentang privasi yang seringkali menyesatkan,” ujar Zuckerberg.

Zuckerberg berkata iMessage menyimpan cadangan terenkripsi non-end-to-end dari pesan pengguna secara default kecuali menonaktifkan iCloud. Zuckerberg mengatakan enkripsi ujung-ke-ujung WhatsApp jelas lebih unggul dari layanan perpesanan Apple.

“Saya ingin menyoroti bahwa kami semakin melihat Apple sebagai salah satu pesaing terbesar kami. IMessage adalah kunci utama ekosistem mereka,” ujarnya.

Zuckerberg juga menuduh Apple berperilaku antikompetitif. Apple disebut semakin mencari keuntungan dari Facebook dan pengembang yang lain, serta menggagu dominasi sebuah platform.

Apple diketahui menunda peluncuran fitur privasi sebagai bagian dari pembaruan iOS 14 setelah pengembang, termasuk Facebook mengatakan itu akan mengurangi pendapatan iklan mereka. Pada intinya, fitur tersebut akan meminta izin pengguna agar aplikasi melacaknya untuk tujuan periklanan.

Melansir Mac Rumors, Cook mengatakan bahwa privasi adalah salah satu masalah utama abad ini. Sehingga, Cook berkata privasi harus mendapat perhatian seperti perubahan iklim, serat masalah besar lainnya yang sedang dihadapi dunia.

Cook juga mengingatkan bahwa tidak semua perusahaan ‘Big Tech’ itu sama. Dia mengaku khawatir publik menggeneralisir dalam menilai perusahaan besar seperti Facebook, Google, Microsoft, Amazon, dan Apple dalam satu label.

“Saya mencoba mendorong orang untuk berpikir lebih dalam dari itu dan berpikir tentang perusahaan itu sendiri dan model bisnis mereka dan bagaimana mereka berperilaku, dan seterusnya,” katanya.

1Pingbacks & Trackbacks on Bos Apple Sindir Facebook soal Data Pribadi