Catat tiga agenda kunci di Asia pekan ini

BESTPROFIT PEKANBARU – Menjelang akhir November di mana pelaku pasar menunggu terjadinya reli musiman “Santa rally” di pasar saham, investor diprediksi akan menunggu tiga agenda kunci yang terjadi di pasar Asia pekan ini:

bestprofit pekanbaru

bestprofit pekanbaru

1. Menunggu data ekonomi Jepang

Investor akan menanti perkembangan ekonomi Jepang pada awal kuartal empat ini. Sebelumnya, sejumlah data ekonomi Jepang cukup mengecewakan. Sebut saja data inflasi, pengeluaran rumah tangga, angka pengangguran, penjualan ritel dan tingkat produksi industri.

Yang teranyar, pada pekan lalu, pemerintah Jepang merilis data yang cukup mengejutkan di mana Produk Domestik Bruto (PDB) Jepang pada kuartal tiga terkontraksi 1,6% sehingga secara teknikal ekonomi Jepang jatuh ke jurang resesi.

Berdasarkan prediksi Moody’s Analytics, pada Oktober lalu, tingkat inflasi Jepang akan kembali melambat. Tingkat inflasi secara nasional dapat naik 2,9%, naik tipis dari posisi September yang berada di level 3%.

Sementara itu, Bank of Japan juga akan merilis hasil rekapan meeting pada 31 Oktober lalu pada Selasa (25/11) besok.

2. Rilis PDB sejumlah negara Asia

Sejumlah negara Asia akan merilis data PDB mereka pada pekan ini. Beberapa di antaranya yakni: India, Filipina, Taiwan, dan Singapura.

Moody’s Analytics meramal, pertumbuhan ekonomi India yang dirilis Jumat mendatang akan menunjukkan pertumbuhan 5,3% pada kuartal dua. Lebih rendah dari periode kuartal I yang mencapai pertumbuhan 5,7%.

Sementara, hasil polling Reuters menunjukkan, pertumbuhan ekonomi Singapura di kuartal III akan tumbuh 2,5%, lebih tinggi dari kuartal II sebesar 2,4%.

3. Pertemuan OPEC

Penurunan harga minyak yang terjadi beberapa waktu terakhir belum memberikan tanda-tanda akan berakhir. Itu sebabnya, trader minyak akan memperhatikan rapat Organization Petroleum Exporting Countries (OPEC) yang akan berlangsung di Vienna pada Kamis (27/11) mendatang.

Analis meramal, OPEC belum akan memangkas produksinya. “Ada 55% kemungkinan kalau OPEC tidak akan memangkas produksi. Pelaku pasar di pasar minyak melakukan aksi wait and see,” jelas Scott Darling, regional head of oil & gas research JPMorgan.

Sumber : Konta.co.id

Comments are closed.