Archive of ‘Index’ category

Harga Batu Bara Acuan RI Januari 2019 Merosot

PT.Bestprofit – Harga Batu bara Acuan (HBA) masih melanjutkan tren penurunan. Pemerintah menetapkan HBA Januari 2019 sebesar US$92,41 per ton, atau turun tipis dari bulan lalu yang ditetapkan US$92,51 per barel.

Hal itu tercantum dalam Keputusan Menteri Energi, dan Sumber Daya Mineral (ESDM) 01 K/30/MEM/2019 tentang Harga Mineral Logam Acuan dan HBA untuk Januari 2019.

Sebagai informasi, HBA merupakan harga yang diperoleh dari rata-rata indeks Indonesia Coal Index (ICI), Newcastle Export Index (NEX), Globalcoal Newcastle Index (GCNC) dan Platts’s 5900 pada bulan sebelumnya. Kualitas disetarakan pada kalori 6332 kcal per kilogram (kg) GAR, total sulfur 0,8 persen, total kelembapan 8 persen dan ash 15 persen.

Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik, dan Kerja Sama Kementerian ESDM Agung Pribadi mengungkapkan harga batu bara menurun karena impor batu bara China dibatasi, sementara permintaan negara lain relatif normal.

“HBA turun karena pembatasan impor (batu bara) China,” ujar Agung melalui pesan singkat kepada CNNIndonesia.com, Kamis (3/1).

Secara terpisah, Direktur Eksekutif Asosiasi Pertambangan Batu bara Indonesia (APBI) Hendra Sinadia mengungkapkan pembatasan impor China berdampak besar pada permintaan batu bara dunia, terutama batu bara kalori rendah. Pada akhirnya, berdampak pada pembentukan harga. Seperti diketahui, China merupakan konsumen batu bara terbesar di dunia.

“Sebagian besar ekspor kita ke China. Dari ekspor kita ke China, sebagian besar merupakan batu bara kalori rendah,” ujar Hendra.

Menurut Hendra, dampak penurunan harga pada setiap perusahaan berbeda-beda. Kinerja keuangan perusahaan yang menghasilkan batu bara kalori tinggi relatif lebih terjaga. Sementara itu, perusahaan yang menghasilkan batu bara kalori rendah justru ketar-ketir.

Salah satu cara perusahaan menghadapi tren penurunan harga adalah melakukan efisien biaya. Dengan demikian, perusahaan bisa menjaga margin usahanya.

“Dengan penurunan harga, margin usaha makin tipis,” ujarnya.

Lebih lanjut, Hendra memperkirakan pasar batu bara bulan depan masih akan melanjutkan penurunan mengingat tahun baru Imlek bakal dirayakan tahun depan.

“Biasanya, China akan libur satu-dua minggu pada tahun baru Imlek,” ujarnya.

Tren penurunan harga batu bara telah terjadi sejak September 2018 di mana HBA ditetapkan sebesar US$104,81 per ton, turun dari HBA Agustus US$ 107,83 per ton.

Kemudian, penurunan berlanjut pada Oktober yang merosot menjadi US$ 100,89 per ton dan November US$ 97,90 per ton.

Proyek Hunian Meikarta Masih Dijual Meski Tersandung KPK

PT.Bestprofit – Pemasaran unit hunian Meikarta tetap berjalan meski megaproyek tersebut tengah tersandung kasus suap yang dilakukan oleh sejumlah petinggi dan pegawai induk usaha kepada pemerintah Kabupaten Bekasi. Suap tersebut ditujukan untuk meloloskan izin pembangunan Meikarta.

Aktivitas pemasaran diketahui dari hasil peninjauan

ke salah satu Galeri Apartemen Meikarta di pusat perbelanjaan kawasan Kemang, Jakarta Selatan. Meski galeri pemasaran tampak sepi dari pengunjung, dua petugas pemasaran tampak aktif menyodorkan brosur kepada penghuni mal.

mereka langsung sigap menyambut. Salah satu dari agen pemasaran tersebut menjelaskan unit apartemen yang tersedia.

Sembari mengeluarkan brosur, ia menjelaskan secara detail proyek Meikarta yang terdiri dari 18 tower apartemen, dengan fasilitas komersial dan ruang terbuka hijau. Terdapat pula Central Park yang sudah rampung dibangun sejak tahun lalu.

“Sekarang unit yang paling murah tinggal harga Rp400 juta dengan fasilitas dua kamar tidur. Untuk unit apartemen dengan harga Rp100 juta-an sudah habis sejak tahun lalu,

Dengan optimis ia menuturkan proyek hunian seharga Rp400 jutaan yang berada di District 1 akan selesai pada Oktober 2019 ini. Sampai saat ini, perkembangan pembangunannya sudah mencapai 60 persen.

Marketing Manager juga berusaha meyakinkan calon pembeli bahwa proyek pembangunan Meikarta akan terus berlanjut. Bahkan, lanjutnya, dua pekan lalu, Meikarta baru saja meresmikan area komersil.

“Proyek pembangunannya masih jalan, tidak ada police line, tidak ada yang diberhentikan apapun bahkan kami sekarang lebih transparan dalam pembangunan,” katanya.

Toh, lanjutnya, jika tidak menerima kunci apartemen sesuai tanggal yang dijanjikan, pembeli akan mendapat kompensasi sekitar 5 persen dari harga apartemen. Kompensasi diberikan sejumlah itu setiap bulan sampai waktu penyerahan kunci berlangsung.

Pilihan redaksi
http://www.ptbestprofit.com
http://www.ptbestprofitfutures.com
http://www.pt-bestprofit.com

Pembeli Masih Cicil KPA

Salah satu pembeli unit apartemen Meikarta, Audy Farabi (27) mengaku masih rutin membayar cicilan bulanan Kredit Pemilikan Apartemen (KPA). Ia membeli unit apartemen tipe 50 dengan harga Rp330 juta.

Ia mengatakan masih akan melanjutkan KPA tersebut sembari mengikuti perkembangan kasus suap Meikarta. “Masih lanjut sih, kalau untuk kelanjutannya masih wait and see,” kata Audy

Sejak mencuatnya kasus suap Meikarta ke publik, ia mendapatkan pemberitahuan dari pihak Meikarta lewat surat elektronik. Isinya, lanjutnya, Meikarta meyakinkan pembelinya bahwa proyek tersebut masih berjalan.

“Paling pemberitahuan dari email saja. Seperti memberi iklan atau info kalau pembangunannya masih jalan,” ujarnya.

Akhirnya, KPK berhasil melakukan Operasi tangkap Tangan (OTT) atas pejabat Lippo Group dan Pemerintah Kabupaten Bekasi.

Dalam kasus ini, pihak berwenang menetapkan Direktur Operasional Lippo Group, Billy Sindoro sebagai terdakwa. Billy saat ini tengah menjalani proses hukum di Pengadilan Negeri Tipikor Bandung. Selain Billy, KPK juga menetapkan tersangka lain yaitu Bupati Bekasi Neneng Hasanah, dan tujuh orang lainnya.

Mereka yang ditetapkan sebagai tersangka di antaranya, pegawai Lippo Group Henry Jasmen, dua konsultan Lippo Group‎, Taryudi dan Fitra Djaja Purnama.

IHSG Berpotensi Menguat Tertopang Aliran Modal Asing

PT.Bestprofit – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diramalkan bangkit (rebound) pada perdagangan Kamis (3/1) ini. Aliran modal asing (capital inflow) yang diperkirakan mengalir akan menjadi penopang pergerakan indeks.

Analis Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya mengatakan pasar saham Indonesia saat ini masih mampu menarik investor asing. Jika transaksi beli asing signifikan, maka bukan tak mungkin indeks ikut melesat hari ini.

“Hari ini IHSG berpotensi menguat, rentang pergerakan hari ini 6.002-6.355,” ungkap William seperti dikutip dari risetnya, Kamis (3/1).

Pilihan redaksi
http://www.ptbestprofit.com
http://www.ptbestprofitfutures.com
http://www.pt-bestprofit.com

Pada perdagangan kemarin, pelaku pasar asing memang sudah tercatat beli bersih (net buy) di pasar reguler sebesar Rp203,45 miliar. Sementara, net buy di all market sebesar Rp207,47 miliar.

Namun, bukan berarti indeks tak memiliki tantangan pada perdagangan hari ini. Gejolak harga komoditas yang terjadi saat ini masih menjadi sentimen negatif indeks.

“Tapi, hari kedua perdagangan pada tahun yang baru, IHSG masih terus memperlihatkan usaha kenaikan yang belum terhenti,” terang William.

Analis Artha Sekuritas Dennies Christoper Jordan justru memproyeksikan IHSG akan melanjutkan pelemahannya jelang akhir pekan ini. Pelemahan akan terjadi akibat tekanan yang berasal dari faktor teknikal indeks.

Namun, Dennies memperkirakan pelemahan IHSG akan terbatas. “Optimisme investor pada awal tahun perdagangan yang diperkirakan akan ada January fffect,” papar Dennies dalam risetnya.

Asal tahu saja, Januari effect adalah fenomena penguatan sejumlah saham yang biasa terjadi setiap Januari. Dennies memprediksi, faktor-faktor tersebut akan membuat IHSG bergerak dalam kisaran support 6.142-6.161 dan resistance 6.202-6.224.

Diketahui, IHSG kemarin ditutup melemah 0,21 persen atau 13,32 poin ke level 6.181. Mayoritas atau sebanyak 258 saham terkoreksi, 157 saham menguat dan sisanya 122 lainnya bergerak stagnan.

Kondisi itu berbanding terbalik dengan bursa saham Wall Street yang mayoritas menguat. Dow Jones misalnya, tadi malam naik 0,08 persen. Kemudian, S&P500 menanjak 0,13 persen dan Nasdaq Composite meningkat 0,46 persen.

1 2 3 39