Archive of ‘Index’ category

Rekomendasi Tablet Rp2 Jutaan untuk Belajar Online

Tablet tidak kalah baik untuk menunjang kegiatan belajar dan mengajar online. Perangkat ini juga bisa digunakan siswa dan siswi yang menjalani proses belajar dan mengajar secara online untuk menekan penyebaran Covid-19.

Selain pilihan laptop, tablet harga terjangkau juga bisa diandalkan agar proses belajar online tetap lancar. Orang tua murid tentu bisa memilih alternatif perangkat ini dan tidak melulu mengandalkan laptop. Supaya lebih fleksibel, orang tua murid bisa membelikan anaknya perangkat keyboard tambahan untuk tablet.

Kali ini

mengulas rekomendasi produk tablet harga Rp2 jutaan yang dapat menunjang belajar di rumah. Apa saja? berikut pilihannnya:

 

  1. Samsung Galaxy Tab J

Perusahaan teknologi raksasa asal Korea Selatan, Samsung Electronics memiliki produk tablet harga Rp2 jutaan.

Tablet ini disokong sistem operasi Android 5.1 Lollipop dengan baterai 4.000 mAh. Selain itu, Samsung Galaxy Tab J memiliki layar 7 inci dan sudah didukung jaringan 4G LTE.

Dari sisi dapur pacu, tablet diperkuat oleh cipset Speadtrum SC8830 dan prosesor Quad-core 1.5 GHz Cortex-A7 serta GPU Mali-500MP2 serta dipadukan dengan memori RAM 1.5 GB dan ROM 8GB.

Kapasitas memori itu bisa diperluas sampai 256GB dengan microSD.

Selain itu, Samsung juga menyisipkan satu kamera belakang beresolusi 8MP dengan dukungan autofocus dan LED Flash serta kamera swafoto 2MP.

  1. Lenovo Tab 3 10″

Tablet dibanderol Rp2.290.000 dan memiliki ukuran layar 10,1 inci beresolusi 1920 x 1200 piksel.

Perangkat didukung sistem operasi Android 6.0.1 Marshmallow. Tablet memiliki dua varian memori yaitu RAM 3GB ROM 64GB dan RAM 2GB ROM 32GB.

Dua varian memori tersebut dipadukan dengan cipset MediaTek MT8161, prosesor Quad-core 1.3 GHz Cortex-A53 serta pengolah grafis Mali-T720MP2.

Lenovo Tab 3 10 inci juga memiliki satu kamera belakang 8MP disokong teknologi autofocus dan fitur Geo-tagging. Lalu kamera swafoto 5MP.

  1. Mi Pad 4

Vendor ponsel asal China, Xiaomi pun menjajal pasar tablet dengan mengeluarkan produk Mi Pad 4 yang dihargai Rp2.160.000.

Tablet ini memiliki kapasitas baterai jumbo 6.000 mAh dan didukung prosesor Qualcomm Snapdragon 660 octa-core.

Selain itu, perangkat memiliki layar IPS 8 inci Full HD. Tablet juga memilik dua varian memori yaitu RAM 3GB ROM 32GB dan RAM 4GB ROM 64GB.

Sementara dari sisi fotografi, Mi Pad 4 disematkan satu kamera belakang 13MP dan kamera depan 5MP.

  1. Evercross Etab 10 Prime

Etab 10 Prime memiliki layar 10,1 inci dengan kualitas HD dan berteknologi IPS. Tablet ini didukung dapur pacu cipset octa-core dan dipadukan dengan kapasitas memori RAM 3GB dan ROM 32GB serta sistem operasi Android 10.

Selain itu, perusahaan juga menyematkan kapasitas baterai besar 5.000 maAh untuk menunjang kegiatan belajar-mengajar.

Etab 10 Primer memiliki satu kamera belakang 8MP dan kamera depan 5MP. Tablet ini dibanderol Rp2.499.000.

  1. Samsung Galaxy Tab A 10.1

Samsung kembali merilis varian Galaxy Tab A versi layar 10.1 inci dimana resolusinya sudah Full HD. Sistem operasi tablet dengan RAM 2GB dan ROM 16GB ini juga sudah mendapat upgrade ke sistem operasi terbaru, yakni OS Android 7.0 Nougat.

Dari sisi dapur pacu, tablet ini di otaki oleh chipset Exynos 7870 Octa dengan prosesor Octa-core 1.6 GHz serta kartu grafis Mali-T830 MP2. Sebagai penyokong daya, Samsung membekali tablet ini dengan baterai berkapasitas 7300 mAh.

Lalu perusahaan juga menyematkan satu kamera belakang 8MP dan kamera swafoto 2MP serta sanggup merekam video dengan kualitas 1080 piksel.

Bill Gates Sebut Suntik Vaksin Corona Tak Cukup Sekali

Bill Gates menyatakan setiap orang membutuhkan beberapa dosis vaksin corona untuk mengimunisasi diri mereka dari penyakit Covid-19 akibat infeksi virus corona SARS-CoV-2.

Pria yang menjadi pendiri yayasan kemanusiaan yang bergerak di bidang kesehatan, Bill dan Melinda Gates, ini menyebut vaksin Covid-19 yang saat ini dikembangkan diperkirakan tidak akan memberikan hasil yang optimal jika diberikan hanya sekali.

Sehingga, mantan bos Microsoft ini mengingatkan pentingnya produksi massal vaksin corona. Sebab, setiap orang di seluruh dunia bakal membutuhkan lebih dari sekali suntikan vaksin.

Ia memperkirakan jumlah vaksin yang harus tersedia di dunia lebih dari 7 miliar dosis untuk mencukupi kebutuhan dunia.

“Tidak ada satupun vaksin pada saat ini yang kelihatannya akan bekerja dengan dosis tunggal,” kata Gates, dalam wawancara dengan CBS News pekan lalu (23/7).

Gates menuturkan jumlah vaksin sebanyak itu mungkin bisa memblokir transmisi virus. Sebab, angka 7 miliar vaksin ini digunakan 70-80 persen penduduk dunia.

Meski demikian, ia mengutarakan kekhawatiran perlu penyuntikan vaksin lebih banyak bagi orang tua.

“Kami berharap hanya dua (kali), meskipun pada orang tua kadang-kadang dibutuhkan lebih banyak (penyuntikan vaksin),” tuturnya.

Sehingga, ia berharap akan ada banyak relawan berusia lanjut yang bisa ikut dalam pengujian vaksin agar bisa memberikan data soal berapa kali penyuntikan vaksin yang harus dilakukan.

Ia pun menyebut, kemungkinan vaksin yang bakal pertama muncul tidak akan efektif digunakan bagi orang tua atau anak-anak. Sehingga dibutuhkan studi tambahan untuk menentukan dosis yang tepat dan aman untuk mereka yang rentan terinfeksi Covid-19.

Gates juga mengabarkan vaksin buatan Moderna akan memulai langkah penting akhir bulan Juli 2020. Vakin yang memerlukan dua dosis dalam bekerja itu akan melakukan diuji terhadap 30.000 orang untuk membuktikan apakah vaksin itu benar-benar cukup kuat untuk melindungi tubuh dari virus corona baru.

Melansir Fox Business, Gates enggan lebih dini menyimpulkan efektafitas vaksin. Namun, hasil uji awal menunjukkan bahwa vaksin buatan Moderna dan Astrazeneca sama-sama menunjukkan hasil positif terhadap respons kekebalan.

“Kami tidak tahu apakah vaksin itu akan bekerja untuk menghindari kematian, kami tidak tahu apakah akan bekerja untuk menghindari penularan. Itulah sebabnya kami sedang mengerjakan begitu banyak vaksin generasi pertama dan vaksin generasi kedua, walaupun akan memakan waktu lebih lama,” ujar Gates.

Gates berharap bahwa vaksin virus corona pertama akan datang pada paruh pertama tahun 2021.

Moderna diketahui akan melakukan uji Fase 3 dengan melibatkan 30.000 orang. Jika berhasil, Moderna mengaku mampu menyediakan 500 juta hingga 1 miliar vaksin dalam setahun, dimulai pada tahun 2021.

Sedangkan Astrazeneca mengaku dapat menyediakan 2 miliar vaksin pada akhir tahun ini jika percobaan kandidat vaksinnya berhasil.

IHSG Tertekan Kilau Harga Emas

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan kembali melemah pada perdagangan Kamis (23/7). Pelemahan indeks saham seiring dengan kenaikan harga emas.

Analis Artha Sekuritas Indonesia Dennies Christoper Jordan mengatakan kenaikan harga emas berpotensi semakin menekan indeks. Tingginya kasus baru virus corona secara global menjadi pemicu investor melarikan dananya dari pasar modal ke safe haven.

Diketahui, harga emas di pasar internasional berada di kisaran US$1.850-1.860 per troy ons pada perdagangan Rabu (22/7), turut meningkatkan harga emas di dalam negeri.

Hal ini tercermin dari harga jual emas PT Aneka Tambang (Persero) Tbk yang naik Rp19 ribu menjadi Rp982 ribu per gram.

“IHSG diprediksi melemah. Masih ada kekhawatiran terkait semakin tingginya kasus baru yang membayangi kenaikan harga emas,”  katanya seperti dikutip dari risetnya.

Ia memproyeksi indeks saham bergerak di rentang support 5.074-5.092 dan resistance 5.135-5.160.

Sementara, Director Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya memprediksi IHSG bergerak dalam rentang konsolidasi. Peluang pelemahan dinilai masih akan terjadi akibat fluktuasi harga tukar rupiah.

“Fluktuasi nilai tukar rupiah serta harga komoditas akan turut mewarnai pergerakan IHSG,” ucap William.

Ia memperkirakan IHSG melaju di rentang 4.989-5.188.

Sementara itu, saham-saham utama Wall Street ditutup menguat. Indeks Dow Jones hijau 0,62 persen ke level 27.005, S&P 500 naik 0,57 persen ke level 3.276, dan Nasdaq Composite terapresiasi 0,24 persen menjadi 10.706.

1 2 3 4 61