Archive of ‘Kabar Indonesia’ category

Harga emas menyentuh rekor terendah sejak Januari 2017

An employee stamps gold bars at the Prioksky Non-Ferrous Metals Plant in Kasimov, Russia February 14, 2017. Picture taken February 14, 2017. REUTERS/Sergei Karpukhin

PT BESTPROFIT Harga emas semakin suram di tahun ini. Selasa pukul 7.43 WIB, harga emas untuk pengiriman Desember 2018 di Commodity Exchange turun level terendah baru di US$ 1.216 per ons troi. Dalam sehari, harga emas turun 0,14%. Dalam sepekan, harga logam mulai ini tergerus 1,43%.

Harga emas ini pun menyentuh level terendah sejak awal Januari 2017. Nilai tukar dollar yang makin kuat menjadi salah satu penyebab pelemahan harga emas. Para trader menambah posisi short pada emas, dan posisi ini menyentuh rekor,” kata Ole Hansen dari Saxo Bank kepada Reuters. BEST PROFIT

Posisi short atas emas mencapai 41.087 kontrak. Ini adalah posisi short terbesar sejak tersedianya pencatatan perdagangan pada 2006 lalu. Posisi short biasanya diambil dengan harapan harga cenderung menurun. Harga emas ini masih turun meski sanksi Amerika Serikat (AS) atas Iran sudah di depan mata.

Pekan ini, AS akan menerapkan sanksi ekonomi. Pejabat senior pemerintahan AS mengatakan, langkah ini akan berdampak signifikan bagi ekonomi Iran. Sanksi ini termasuk transaksi logam mulia, surat berharga bank, baja, dan batubara. George Gero, managing director RBC Wealth Management mengatakan, warga IRan membeli emas untuk menopang mata uang. BESTPROFIT

Tapi permintaan ini tidak menutup penjualan emas di negara-negara barat karena suku bunga dan nilai tukar yang lebih tinggi di AS,” kata Gero. Investor pun lebih suka membeli dollar sebagai aset safe haven daripada emas di tengah panasnya perang dagang AS dan China.

iPhone X mengangkat saham dan kinerja Apple

FILE PHOTO: The Apple logo is pictured inside the newly opened Omotesando Apple store at a shopping district in Tokyo June 26, 2014. REUTERS/Yuya Shino/File Photo

PT BESTPROFIT Saham Apple Inc untuk pertama kalinya menyentuh level US$ 200 per saham dan semakin mendekati valuasi US$ 1 triliun setelah perusahaan ini mengumumkan perkiraan angka penjualan kuartalan. Hal ini turut disokong oleh pendapat para analis yang menyatakan bahwa peluncuran iPhone baru bulan September nanti akan menjadi pondasi bagi pertumbuhan perusahaan.

Mengutip Reuters Rabu, pada awal perdagangan saham Apple meroket 5,7% mencapai US$ 201,32 per saham serta mencatatkan ambang batas atas baru di level US$ 206,49 per saham yang jika ditembus akan membuat perusahaan mencapai valuasi US$ 1 triliun. BEST PROFIT

Apple mengumumkan bahwa perusahaan memperkirakan angka penjualan hingga akhir tahun akan mencapai US$ 60 miliar hingga US$ 62 miliar, lebih tinggi ketimbang perkiraan para analis yang sebesar US$ 59,6 miliar.

Produk andalan Apple, iPhone X terbukti mampu meningkatkan margin pada kuartal terakhir dan menghidupkan optimisme bahwa produk baru yang akan diluncurkan oleh Apple berikutkan memiliki fitur premium dan harga yang lebih tinggi dibandingkan model-model sebelumnya yang akan meningkatkan margin. BESTPROFIT

“Kami pikir pelajaran yang dipetik oleh manajemen Apple dari iPhone X adalah ketika Anda menjual smartphone dengan harga lebih dari US$ 1.000, Anda dapat menjual lebih sedikit unit dan masih mendapatkan keuntungan finansial,” kata analis DA Davidson Tom Forte, dilansir dari Reuters.

Apple menjual 41,3 juta iPhone dalam kuartal terakhir, setengah juta lebih sedikit dari yang diperkirakan. Tetapi harga jual rata-rata iPhone melampaui ekspektasi US$ 30, mencapai US$ 724. Kesuksesan ini membuat analis Morgan Stanley menaikkan estimasi pengiriman iPhone kuartal keempat mereka sebesar 3% menjadi 48,3 juta dan meningkatkan harga jual rata-rata ponsel menjadi US$ 720.

Perkiraan penjualan yang bisa mencapai US$ 62 miliar akan tepat sasaran, mengingat September nanti perusahaan digadang-gadang akan merilis tiga ponsel baru yang akan menaikkan angka penjualan secara signifikan. September ini, perusahaan secara luas diharapkan untuk meluncurkan model iPhone-X layar penuh plus beberapa peningkatan lainnya.

WhatsApp bebankan biaya untuk pengguna komersial

A man poses with a smartphone in front of displayed Whatsapp logo in this illustration September 14, 2017. REUTERS/Dado Ruvic

PT BESTPROFIT Layanan aplikasi messenger milik Facebook Inc., WhatsApp akan mulai mengenakan biaya untuk pengguna komersial untuk mengatasi perlambatan penggunaan dan meningkatkan pendapatan. Hal ini diungkapkan oleh perusahaan asal Amerika Serikat (AS) hari Rabu.

Mengutip Reuters, Facebook telah mencari cara untuk memonetisasi layanan WhatsApp dalam menghadapi meningkatnya biaya karena menghabiskan banyak uang untuk meningkatkan perlindungan privasi dan mengatasi kekhawatiran tentang kecanduan media sosial. BEST PROFIT

WhatsApp, yang memiliki sekitar 1,5 miliar pengguna mengatakan, mulai hari Rabu pelanggan korporasi dapat menggunakan layanan WhatsApp Business API untuk mengirimkan pemberitahuan seperti konfirmasi pengiriman, pengingat janji temu dan pengiriman tiket acara. Dalam keterangan resminya, WhatsApp akan mengenakan biaya mulai dari 0,9 sen dollar AS hingga 9 sen dollar AS per pesan berdasarkan negara pengguna.

WhatsApp mengakui bahwa ia mengenakan tarif premium dibandingkan dengan tarif pesan singkat atau SMS. Operator nirkabel biasanya mengenakan biaya bisnis jauh di bawah 1 sen per SMS dan harganya masih mendekati 1 sen ketika memasukkan biaya yang dikumpulkan oleh perantara antara operator dan bisnis. BESTPROFIT

Awal tahun ini WhatsApp telah mengumumkan akan mulai memungkinkan akun bisnis skala kecil untuk berkomunikasi melalui aplikasi WhatsApp Business, yang memiliki lebih dari 3 juta pengguna aktif. Chief Operating Officer (COO) WhatsApp Matt Idema mengatakan pada saat itu bahwa di masa mendatang WhatsApp bermaksud untuk mengenakan biaya kepada pengguna komersial atau korporasi.

1 2 3 4 5 596