Archive of ‘Kabar Indonesia’ category

IHSG Tertekan Kilau Harga Emas

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan kembali melemah pada perdagangan Kamis (23/7). Pelemahan indeks saham seiring dengan kenaikan harga emas.

Analis Artha Sekuritas Indonesia Dennies Christoper Jordan mengatakan kenaikan harga emas berpotensi semakin menekan indeks. Tingginya kasus baru virus corona secara global menjadi pemicu investor melarikan dananya dari pasar modal ke safe haven.

Diketahui, harga emas di pasar internasional berada di kisaran US$1.850-1.860 per troy ons pada perdagangan Rabu (22/7), turut meningkatkan harga emas di dalam negeri.

Hal ini tercermin dari harga jual emas PT Aneka Tambang (Persero) Tbk yang naik Rp19 ribu menjadi Rp982 ribu per gram.

“IHSG diprediksi melemah. Masih ada kekhawatiran terkait semakin tingginya kasus baru yang membayangi kenaikan harga emas,”  katanya seperti dikutip dari risetnya.

Ia memproyeksi indeks saham bergerak di rentang support 5.074-5.092 dan resistance 5.135-5.160.

Sementara, Director Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya memprediksi IHSG bergerak dalam rentang konsolidasi. Peluang pelemahan dinilai masih akan terjadi akibat fluktuasi harga tukar rupiah.

“Fluktuasi nilai tukar rupiah serta harga komoditas akan turut mewarnai pergerakan IHSG,” ucap William.

Ia memperkirakan IHSG melaju di rentang 4.989-5.188.

Sementara itu, saham-saham utama Wall Street ditutup menguat. Indeks Dow Jones hijau 0,62 persen ke level 27.005, S&P 500 naik 0,57 persen ke level 3.276, dan Nasdaq Composite terapresiasi 0,24 persen menjadi 10.706.

Alasan Gaikindo Minta Pemerintah Undur Euro 4 Mobil Diesel

Pemerintah telah menunda penerapan emisi Euro 4 diesel selama satu tahun yang semula dijadwalkan pada 2021 menjadi 2022. Hal ini dibenarkan Ketua Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) Yohannes Nangoi.

Menurut Nangoi salah satu alasan penundaan karena permintaan produsen mobil diesel yang disampaikan kepada pemerintah melalui Gaikindo. Permintaan itu disebut efek krisis pandemi corona (Covid-19).

Kata Nangoi pabrikan otomotif Indonesia semula menyetujui penerapan Euro 4 diesel berlaku tahun depan. Persiapan pun telah dilakukan untuk menyesuaikan fasilitas produksi sebelum pandemi yang meluas di dalam negeri menghambat semua proses itu.

 

“Selama ini kami sudah persiapan, tapi lagi persiapan terjadi pandemi. Sehingga banyak teknisi kami dari luar negeri untuk bantuin ini pulang. Jadi terhenti,” kata Nangoi melalui sambungan telepon, Kamis (23/7).

“Karena terhenti maka kami minta kepada pemerintah untuk dimundurkan. Karena teknisi pulang ke negara masing-masing,” ucapnya kemudian.

Nangoi menjelaskan untuk menyesuaikan kendaraan diesel dengan standar emisi Euro 4 butuh waktu, sebab mayoritas mobil diesel yang beredar di dalam negeri punya kandungan lokal tinggi.

“Karena mobil diesel Indonesia kebanyakan lokal komponennya tinggi. Jadi diperlukan waktu untuk melakukan perubahan,” kata Nangoi.

Ia berharap pandemi Covid-19 di Indonesia mereda sehingga penyesuaian Euro 4 diesel kembali berjalan.

Aturan Euro 4 tercantum dalam Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan No. P.20/MENLHK/SETJEN/KUM.1/3/2017 tentang Baku Mutu Emisi Gas Buang Kendaraan Bermotor Tipe Baru Kategori M, N, dan O, yakni ditandatangani pada Maret 2017.

Berdasarkan peraturan itu standar emisi Euro 4 diterapkan bagi mobil bermesin bensin pada 2018, sementara kendaraan diesel pada 2021.

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan telah menerbitkan surat penundaan KLHK. No S 786/MENLHK-PPKL/SET/PKL.3/5/2020 tanggal 20 Mei 2020 yang isinya menyatakan penerapan Euro IV diesel menjadi 2022.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Budi Setiadi menjelaskan alasan lain penundaan yakni untuk memberi waktu bagi Pertamina siap memproduksi jenis bahan bakar diesel Euro 4.

“Jadi 2022 itu kami sudah siap (fasilitas uji tipe diesel Euro 4), tadinya kan 2021. Jadi sekaligus persiapan bahan bakarnya dari Pertamina,” kata Budi.

Fakta Asteroid Raksasa yang Melintasi Bumi Hari Ini

NASA memprediksi asteroid raksasa berdiameter 160 meter melintasi Bumi pada Jumat (24/7).

Dalam pantauan NASA, benda luar angkasa yang dinamai asteroid 2020 ND itu diklasifikasikan sebagai Objek Dekat Bumi (Near-Earth Object/NEO) serta Potensi Asteroid Berbahaya (Potentially Hazardous Asteroid/PHA).

Ada sejumlah fakta menarik terkait asteroid tersebut. Berikut faktanya:

 

1. Asteroid 2020 ND ciptakan energi setara dengan 100 megaton TNT bila tabrak Bumi

Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) mengatakan asteroid 2020 ND akan menyebabkan malapetaka apabila menabrak Bumi.

LAPAN mengatakan dampak tabrakan asteroid itu setara dengan erupsi Gunung Krakatau pada 1883. Dampak dari tabrakan asteroid itu, kata dia bisa bersifat lokal hingga regional, tapi tidak sampai bersifat global.

Bila jatuh di laut, LAPAN menyampaikan asteroid sebesar itu bisa menimbulkan tsunami. Sedangkan di darat, lanjut dia bisa menghamburkan batu, tanah, dan debu ke atmosfer.

LAPAN memperkirakan energi tabrakan asteroid akan setara dengan 100 megaton TNT.

2. Asteroid 2020 ND memiliki kecepatan 48 ribu km per jam

Menurut laman resmi NEO NASA, asteroid tersebut akan berada di titik dekat Bumi dengan jarak 5.086.328 kilometer dan sedang melakukan perjalanan di kecepatan 48 ribu kilometer per jam.

3. Asteroid 2020 ND masuk kategori bahaya

NASA memperingatkan bahwa benda langit ini masuk potensi berbahaya melihat jaraknya dengan Bumi. Asteroid yang berpotensi berbahaya itu didasarkan seberapa dekat asteroid dan Bumi dengan jarak persimpangan orbit minimum 0,05 au.

4. Asteroid 2020 ND lewati bumi sebanyak 4 kali

Berdasarkan data yang dihimpun NDTV dari NASA, Asteroid 2020 ND pertama kali tercatat pada 17 Juli 1945 dan sejak itu telah melewati Bumi sebanyak empat kali.

Setelah melewati Bumi pada 24 Juli 2020, asteroid akan kembali melewati Bumi pada 2035, 2074, dan 2145.

1 2 3 4 5 751