Archive of ‘KEGIATAN OLAHRAGA’ category

Facebook Klaim Eksekusi 1,5 Miliar Akun Bodong

PT.Bestprofit — Perang facebook dengan akun palsu di platformnya terus berlanjut. Pada kuartal kedua dan ketiga 2018, Facebook mengklaim telah menghapus 1,5 miliar akun palsu di seluruh dunia.

Facebook mengatakan mayoritas akun tersebut berhasil dihapus karena penerapan kecerdasan buatan (AI) untuk melacak dan mengidentifikasi akun-akun bodong.

“Sekitar 99,6 persen dari akun palsu tersebut dihapus secara proaktif bahkan sebelum ada yang melaporkan kepada kami. Jadi sistem kami cukup kuat dan kami terus belajar  dan kami terus berupaya menemukan cara baru untuk menghapus akun palsu,” kata Politics and Government Outreach Facebook APAC Roy Tan.

Tan mengatakan ciri-ciri akun bodong dilihat berdasarkan perilaku yang terbaca oleh AI. AI telah diberikan algoritme untuk mengawasi akun-akun palsu yang cenderung membagikan konten-konten berita dengan sangat cepat dan dengan judul berita yang sensasional.

Atau perilaku di kolom komentar yang tidak selayaknya perilaku manusia. Misalnya penggunaan kata yang terlalu kaku dan berulang-ulang.

“Jadi ada banyak perilaku  yang dideteksi oleh AI kami. Perilaku ini memperlihatkan ciri akun palsu dan jika terbukti akun palsu kami akan memblokirnya,” kata Tan.

Tan menjelaskan Facebook juga menyisir keberadaan akun-akun palsu dengan menggunakan tenaga manusia. Menurutnya saat ini Facebook memiliki 20 ribu tenaga kerja yang bertugas mengawasi akun-akun palsu.

“Kami menggunakan AI dan human reviewer. Kami AI yang mampu menjelajahi platform kami ratusan juta kali dalam satu detik. Dan ketika kita melihat akun palsu, kami akan menghapus itu,” ujar Tan.

Tan meyakini para akun-akun palsu tersebut juga sering menyebarkan berita atau konten hoaks. Oleh karena itu perang dengan akun palsu ini juga akan mengurangi penyebaran berita hoaks di Facebook.

Menteri PUPR: Tak Ada Penolakan Warga Atas Pembangunan Trans Papua

PT.Bestprofit, Jakarta – Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono angkat suara terkait pembunuhan 31 pekerja PT Istaka Karya pada proyek Jembatan Kali Yigi-Kali Aurak di Kabupaten Nduga, Papua. Pembangunan kedua jembatan itu juga merupakan bagian dari proyek Trans Papua.

Dia mengatakan, pembangunan Jalan Trans Papua justru amat ditunggu warga setempat demi memperlancar distribusi logistik ke wilayah Pegunungan Tengah yang selama ini kerap disalurkan lewat jalur udara.

“Sebetulnya, ini sangat ditunggu tunggu warga. Di sepanjang Trans Papua, warga tidak ada yang menolak. Semua warganya sangat menerima,” ujar dia saat menggelar sesi konferensi pers di Kantor Kementerian PUPR, Jakarta, Selasa (4/12/2018).

Adapun insiden pembunuhan 31 pekerja ini terjadi di Segmen V proyek Jalan Trans Papua ruas Wamena-Habema-Kenyam-Mamugu sepanjang 278 km. Di ruas tersebut, pemerintah turut menggandeng dua badan usaha yakni PT Istaka Karya (Persero) dan PT Brantas Abipraya (Persero) dalam membangun sebanyak 35 jembatan.

Basuki turut berbicara seputar kendala yang kerap ditemui dalam proyek pembangunan jalan di daerah pelosok. Menurutnya, pembangunan infrastruktur tidak semata-mata hanya bergantung pada ketersediaan dana.

“Ada uang, tanah enggak terbebas, itu belum bisa jalan. Dana ada, tanah sudah terbebas, tapi kalau proyek itu ada di daerah ketinggian dengan udara tipis, itu akan memakan waktu. Lalu juga kendala-kendala seperti di Papua kemarin,” sambungnya.

“Tapi ini tidak menyurutkan semangat. Kita akan jalan terus. Untuk permasalahan ini (pembunuhan 31 pegawai Istaka Karya), akan tindakan lebih lanjut dari aparat keamanan. Tapi pembangunan lanjut terus,” dia menegaskan.

Basuki juga menyebutkan, warga Papua turut dilibatkan dalam pembangunan proyek Jalan Trans Papua. “Ini warga Papua semua dilibatkan. Kepala Balai dan lain-lain itu orang Papua semua. Orang perumahan juga orang Papua,” pungkasnya.

Istaka Karya Kirimkan Tim ke Lokasi Pembunuhan 31 Pekerja Trans Papua

Tragedi penembakan kembali terjadi di Papua, tepatnya di Kali Yigi-Kali Aurak, di Distrik Yigi, Kabupaten Nduga. Setidaknya 31 orang menjadi korban dalam peristiwa yang terjadi pada Minggu 2 Desember 2018.

Sebanyak 31 orang tersebut merupakan pegawai dari salah satu BUMN, PT Istaka Karya (Persero) yang tengah mengerjakan proyek jembatan Hebema-Mugi.

Atas peristiwa itu, Istaka Karya menyampaikan rasa duka kepada keluarga korban penembakan dan sampai saat ini masih terus mengumpulkan informasi.

“Mohon doanya dari semua atas musibah yang menimpa para pekerja Istaka. Perihal kejadian tersebut kita akan memastikan kejadian peristiwa, adanya korban dan jumlahnya dengan mengambil langkah-langkah koordinasi kepada pihak keamanan terkait karena komunikasi via satelit dengan pekerja proyek terputus sejak hari Minggu,” kata Corporate Secretary Istaka Karya Yudi Kristanto  Selasa (4/12/2018).

Yudi menambahkan, saat ini, perseroan juga sudah memberangkatkan tim gabungan aparat kemanan dan pegawai berwenang Istaka Karya menuju ke lokasi kejadian.

“Direktur Operasi dan Kepala Divisi Operasi langsung menuju ke Wamena hari Senin 3 Desember guna memimpin langkah-langkah koordinasi dan tindak lanjutnya,” tambah dia.

Pemerintah RI Paparkan Sejumlah Rekomendasi di Pertemuan G20

Pemerintah RI Paparkan Sejumlah Rekomendasi di Pertemuan G20PT.Bestprofit – Jusuf Kalla yang mewakili Indonesia dalam pertemuan G20 menyampaikan rekomendasi berisi sejumlah poin, termasuk komitmen tentang Kesepakatan Paris.

Pemerintah Indonesia merekomendasikan sejumlah poin dalam pertemuan pemimpin 20 negara dengan perekonomian terbesar dunia (G20) di Buenos Aires, Argentina, pada Sabtu (1/12) waktu setempat. Salah satu poin rekomendasi yakni menegaskan kembali komitmen bersama untuk mewujudkan kemitraan multilateral yang kuat.

Hal ini disampaikan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) sebagai pihak yang mewakili Indonesia dalam pertemuan G20 tersebut.

“Kemudian komitmen penuh terhadap terwujudnya kesepakatan internasional, termasuk kesepakatan Paris,” ujar JK melalui keterangan tertulis yang diterima CNNIndonesia.com, Minggu (2/12).

Kesepakatan Paris merupakan perjanjian yang ditandatangani pemimpin negara di seluruh dunia-termasuk Indonesia, pada 2016. Namun, belakangan Amerika Serikat keluar dari kesepakatan yang memuat tentang kondisi perubahan iklim tersebut.

JK juga merekomendasikan agar negara-negara yang tergabung dalam G20 memperkuat kolaborasi tujuan pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs).

“Serta memanfaatkan teknologi sesuai kebutuhan rakyat dan bumi,” katanya.

Menurut JK, SDGs dan perubahan iklim merupakan dua isu global yang saling terkait dan perlu diatasi bersama. Ia meyakini keberhasilan penanganan isu perubahan iklim juga akan mendorong kesuksesan agenda SDGs. Sebab tak dapat dipungkiri dampak perubahan iklim sangat terasa di Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar di dunia.


Salah satu upaya untuk menangani permasalahan itu, kata dia, adalah melalui mekanisme perdagangan karbon atau negosiasi dan pertukaran hak emisi gas rumah kaca. Hanya saja, JK menilai, mekanisme perdagangan karbon saat ini belum berjalan efektif.

“Indonesia prihatin dengan fakta bahwa mekanisme dan harga carbon trade masih jauh dari harapan yang mestinya dapat memberi insentif bagi reforestasi dan konservasi hutan,” tuturnya.

Pihaknya juga mendesak negara-negara G20 agar memperkuat kemitraan untuk mendukung pembangunan infrastruktur, khususnya di bidang energi terbarukan.

JK diketahui mewakili Indonesia dalam pertemuan G20 di Argentina sejak Jumat (30/11). Sejumlah dokumen dari hasil pertemuan disampaikan pada Sabtu (1/12) waktu setempat di antaranya tentang isu ekonomi digital, anti korupsi, termasuk pembangunan berkelanjutan. Ia dijadwalkan kembali ke Indonesia pada 4 Desember mendatang.

1 2 3 5