Archive of ‘KEGIATAN SOSIAL’ category

Mata Uang Asia Perkasa Usai Stimulus AS, Rupiah ke Rp16.492

Nilai tukar rupiah menguat ke Rp16.492 per dolar AS atau sebesar 0,50 persen pada perdagangan pasar spot, Selasa (24/3) pagi. Sebelumnya, posisi rupiah berada di Rp16.575 per dolar AS pada perdagangan sore, Senin (23/3).

Tak hanya rupiah, pagi ini mayoritas mata uang di kawasan Asia juga menguat terhadap dolar AS. Terpantau yen Jepang menguat 0,76 persen, won Korea 0,73 persen, dan peso Filipina 0,48 persen.

Selanjutnya ringgit Malaysia menguat 0,41 persen, lira Turki 0,37 persen, dan dolar Singapura 0,30 persen. Diikuti oleh yuan China 0,07 persen.Sementara, rupee India melemah 1,46 persen terhadap dolar AS.

Kemudian di negara maju, mayoritas nilai tukar bergerak menguat terhadap dolar AS. Dolar Australia dan dolar Kanada sama-sama menguat dengan nilai masing-masing sebesar 1,50 persen dan 0,36 persen. Diikuti, poundsterling Inggris yang menguat 0,69 persen dan euro menguat 0,76 persen terhadap dolar AS.

Kepala Riset PT Monex Investindo Futures Ariston Tjendra menilai penguatan rupiah disebabkan oleh pengumuman program kredit ke Pebisnis oleh bank sentral AS, The Federal Reserve (The Fed).

“Pengumuman mendadak bank sentral AS kemarin malam, yang akan merilis program kredit ke pebisnis AS melalui perbankan telah memberikan sentimen positif ke sebagian aset berisiko,” kata Ariston saat

Akibatnya, pagi ini indeks saham Asia, seperti Nikkei dan Kospi terlihat menguat. Demikian juga indeks saham Australia dan indeks saham Futures S&P500.

“Ini juga akan memberikan sentimen positif ke rupiah hari ini. Rupiah mungkin bisa menguat ke arah support 16000,” tutur Ariston.

Menurut dia, pasar masih menunggu persetujuan stimulus AS yang bernilai sekitar US$2 triliun pada hari ini. Bila stimulus itu disetujui, Ariston menyebut rupiah akan berpotensi menguat.

Lebih lanjut, Ariston berpendapat rupiah akan bergerak di kisaran Rp16.000 hingga Rp16.575 per dolar AS pada hari ini.

Daftar Lokasi Stasiun Cas Mobil Listrik di Jakarta

Mulai pekan ini PLN bakal meluncurkan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) bebas biaya di sejumlah daerah. Jakarta bakal kedapatan empat titik SPKLU dengan spesifikasi ultra fast charging (125 kW), fast charging (50 kW), dan normal charging (25 kW).

General Manajer PLN Distribusi Jakarta Raya (Disjaya) Ikhsan Assad menjelaskan kantor PLN Jakarta di Gambir, Jakarta Pusat menjadi lokasi buat dua SPKLU. Selain itu PLN juga mendirikan dua SPKLU di tempat keramaian yakni di mal Senayan City di Jakarta Pusat dan Pondok Indah Mall di Jakarta Selatan.

“Untuk wilayah Jakarta peresmian itu kami lakukan besok,” kata Ikhsan ditemui di kawasan Senayan, Jakarta Selatan, Minggu (27/10).

SPKLU disebut Ikhsan bukan cuma ada di Jakarta, tetapi juga berdiri di Bandung, Tangerang Selatan, dan Bali.

Di Bandung PLN bakal meletakkan SPKLU di kantor PLN kawasan Soekarno-Hatta, sedangkan di Tangerang Selatan lokasi yang dipilih mal Aeon BSD, sementara di Bali berada di kantor PLN di kawasan Denpasar.

“Kalau SPKLU yang Jakarta besok, sekarang atau hari ini untuk yang di luar Jakarta dulu,” katanya.

SPKLU yang baru berdiri ini sudah bisa digunakan pengguna kendaraan listrik, terutama mobil listrik, secara gratis. PLN diketahui membebaskan tarif pengecasan di SPKLU hingga akhir tahun ini sebagai salah satu langkah sosialisasi kepada masyarakat.

Kemudahan buat pengguna mobil listrik bukan hanya itu, PLN juga telah memberi diskon tarif hingga 30 persen mulai pukul 22.00 hingga pukul 04.00 untuk pengecasan mobil listrik di rumah.

Selain itu PLN diketahui juga membebaskan biaya menaikkan daya listrik rumah tangga bila pemilik punya mobil listrik dan diskon 75 persen bila punya motor listrik.

Promo ini diberikan kepada pengguna kendaraan listrik hingga akhir 2019, namun bisa diperpanjang bila permintaannya besar.

“Kami masih kasih gratis sampai Desember sambil nunggu penetapan tarif pemerintah,” ucap Ikhsan.

Tarif pengecasan di SPKLU disebut Ikhsan masih digodok di Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Ia yakin tarif bakal lebih murah daripada saat kita mengisi bensin.

Ikhsan mengatakan hal itu penting supaya masyarakat tak merasa rugi bila beralih dari kendaraan konvensional atau mesin bakar ke mobil tanpa emisi.

“Yang jelas gini, tarif tidak boleh membuat orang ogah beralih ke kendaraan listrik. Jadi harus lebih efisien daripada menggunakan bahan bakar minyak,” kata Ikhsan.

Ia meyakini tidak lama lagi ketentuan mengenai tarif pengisian di SPKLU ini bakal keluar. Ikhsan mengaku sudah lima kali bertemu dengan pihak ESDM untuk membicarakan hal yang sama.

“Kamu sudah 4-5 kali ketemu (ESDM), jadi saya kira dalam waktu dekat lah [tarif keluar],” kata dia.

Hunian Vertikal di Ibu Kota Baru Permudah Infrastruktur Telko

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) mengatakan pemasangan sejumlah Base Transciever Station (BTS) di ibu kota baru akan lebih mudah lantaran dibangunnya hunian vertikal.

Direktur Jenderal Pos dan Penyelenggaraan Informatika (PPI) Kemenkominfo, Kalamullah Ramli mengatakan konsep hunian vertikal ini mempermudah pembangunan infrastruktur jaringan telekomunikasi.

“Ibu kota baru didesain lebih ke arah apartemen bukan landed house [rumah tapak], sehingga pemasangan BTS akan lebih mudah dibandingkan memasang tower,” ucap Ramli kepada awak media di sela konferensi pers di Kantor Kemenkominfo, Jakarta Pusat, Senin (28/10).

Menurut Ramli, berdasarkan hasil koordinasi dengan Bappenas, nantinya tower tak terlalu dibutuhkan di wilayah perkotaan karena akan ditempatkan di atas gedung.

“Tower sepertinya tidak terlalu banyak dibutuhkan di perkotaannya karena nanti akan lebih banyak ditempatkan di atas gedung,” pungkasnya.

Sebelumnya, mantan Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengatakan nantinya infrastruktur jaringan akan dibangun di bahu jalan yang telah dibangun oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Berkaca pada pembangunan Palapa Ring dengan model Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU), Rudiantara menjawab model pembangunan infrastruktur jaringan di Kalimantan harus dibicarakan dengan operator.

“Kita bicarakan dengan operator, mau bangun tidak. Tapi dengan syarat operator kalau mau bangun harus dibuka kepada operator lain. Konsep harus sharing,” ucap Rudiantara saat itu.

Namun di sisi lain, Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kemenkominfo mengatakan pihaknya masih melakukan kajian untuk membangun Palapa Ring di dua ibu kota baru, Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.

Direktur utama BAKTI, Anang Achmad Latif mengatakan saat ini pihanya terus berkomunikasi dengan operator seluler terkait pembangunan Palapa Ring di dua lokasi ibu kota baru tersebut.

“Kami sedang menyiapkan kajian, kami selalu selesaikan persoalan telekomunikasi dan berkolaborasi dengan operator,” ungkap Anang kepada awak media di kantor Kemenkominfo, Selasa (15/10) lalu.

1 2 3 9