Archive of ‘KEGIATAN SOSIAL’ category

Proyek Hunian Meikarta Masih Dijual Meski Tersandung KPK

PT.Bestprofit – Pemasaran unit hunian Meikarta tetap berjalan meski megaproyek tersebut tengah tersandung kasus suap yang dilakukan oleh sejumlah petinggi dan pegawai induk usaha kepada pemerintah Kabupaten Bekasi. Suap tersebut ditujukan untuk meloloskan izin pembangunan Meikarta.

Aktivitas pemasaran diketahui dari hasil peninjauan

ke salah satu Galeri Apartemen Meikarta di pusat perbelanjaan kawasan Kemang, Jakarta Selatan. Meski galeri pemasaran tampak sepi dari pengunjung, dua petugas pemasaran tampak aktif menyodorkan brosur kepada penghuni mal.

mereka langsung sigap menyambut. Salah satu dari agen pemasaran tersebut menjelaskan unit apartemen yang tersedia.

Sembari mengeluarkan brosur, ia menjelaskan secara detail proyek Meikarta yang terdiri dari 18 tower apartemen, dengan fasilitas komersial dan ruang terbuka hijau. Terdapat pula Central Park yang sudah rampung dibangun sejak tahun lalu.

“Sekarang unit yang paling murah tinggal harga Rp400 juta dengan fasilitas dua kamar tidur. Untuk unit apartemen dengan harga Rp100 juta-an sudah habis sejak tahun lalu,

Dengan optimis ia menuturkan proyek hunian seharga Rp400 jutaan yang berada di District 1 akan selesai pada Oktober 2019 ini. Sampai saat ini, perkembangan pembangunannya sudah mencapai 60 persen.

Marketing Manager juga berusaha meyakinkan calon pembeli bahwa proyek pembangunan Meikarta akan terus berlanjut. Bahkan, lanjutnya, dua pekan lalu, Meikarta baru saja meresmikan area komersil.

“Proyek pembangunannya masih jalan, tidak ada police line, tidak ada yang diberhentikan apapun bahkan kami sekarang lebih transparan dalam pembangunan,” katanya.

Toh, lanjutnya, jika tidak menerima kunci apartemen sesuai tanggal yang dijanjikan, pembeli akan mendapat kompensasi sekitar 5 persen dari harga apartemen. Kompensasi diberikan sejumlah itu setiap bulan sampai waktu penyerahan kunci berlangsung.

Pilihan redaksi
http://www.ptbestprofit.com
http://www.ptbestprofitfutures.com
http://www.pt-bestprofit.com

Pembeli Masih Cicil KPA

Salah satu pembeli unit apartemen Meikarta, Audy Farabi (27) mengaku masih rutin membayar cicilan bulanan Kredit Pemilikan Apartemen (KPA). Ia membeli unit apartemen tipe 50 dengan harga Rp330 juta.

Ia mengatakan masih akan melanjutkan KPA tersebut sembari mengikuti perkembangan kasus suap Meikarta. “Masih lanjut sih, kalau untuk kelanjutannya masih wait and see,” kata Audy

Sejak mencuatnya kasus suap Meikarta ke publik, ia mendapatkan pemberitahuan dari pihak Meikarta lewat surat elektronik. Isinya, lanjutnya, Meikarta meyakinkan pembelinya bahwa proyek tersebut masih berjalan.

“Paling pemberitahuan dari email saja. Seperti memberi iklan atau info kalau pembangunannya masih jalan,” ujarnya.

Akhirnya, KPK berhasil melakukan Operasi tangkap Tangan (OTT) atas pejabat Lippo Group dan Pemerintah Kabupaten Bekasi.

Dalam kasus ini, pihak berwenang menetapkan Direktur Operasional Lippo Group, Billy Sindoro sebagai terdakwa. Billy saat ini tengah menjalani proses hukum di Pengadilan Negeri Tipikor Bandung. Selain Billy, KPK juga menetapkan tersangka lain yaitu Bupati Bekasi Neneng Hasanah, dan tujuh orang lainnya.

Mereka yang ditetapkan sebagai tersangka di antaranya, pegawai Lippo Group Henry Jasmen, dua konsultan Lippo Group‎, Taryudi dan Fitra Djaja Purnama.

Gempa 5,1 SR Guncang Aceh

PT.Bestprofit –

Gempa dengan kekuatan 5,1 skala richter terpantau terjadi di laut lepas Aceh, Selasa (1/1) petang.

Seperti dilansir dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), gempa tersebut terjadi sekitar pukul 18.55 WIB.

Gempa tersebut berada wilayah laut pada kedalaman 14 kilometer. Episentrum gempa tersebut terletak 93 kilometer di barat daya kota Banda Aceh, atau 104 kilometer barat daya Kota Sabang.

Pilihan redaksi
http://www.ptbestprofit.com
http://www.ptbestprofitfutures.com
http://www.pt-bestprofit.com

Meskipun guncangannya disebutkan dirasakan pada skala MM II di Banda Aceh, BMKG tak mengeluarkan peringatan ancaman tsunami atasnya.

Gemuruh Gunung dan Suara Sirene Picu Trauma Pengungsi Tsunami

PT.Bestprofit – Beberapa warga Kampung Lantera, Labuan, Pandeglang, masih trauma akan bencana tsunami yang melanda wilayah mereka pada Sabtu (22/12) lalu. Suara gemuruh Gunung Anak Krakatau hingga sirine mobil sudah cukup membuat mereka bergidik.

Tanti (23) adalah warga Kampung Lantera yang mengungsi di posko Kementerian Sosial di Labuan. Ia mengaku hingga saat ini suara gemuruh gunung masih terus terdengar pada malam hari. Hal ini cukup membuatnya gelisah meski sudah mengungsi jauh dari pantai.

“Tetap saja, dengar suara itu saya masih takut banget,” kata Tanti, Kamis (27/12).

Tak hanya itu, bunyi sirene kendaraan yang lalu-lalang di sepanjang jalan saja mampu menimbulkan ketakutan yang sama di benak Tanti. Hal seperti ini tidak sedikit yang turut mengalaminya.

Pilihan redaksi
http://www.ptbestprofit.com
http://www.ptbestprofitfutures.com
http://www.pt-bestprofit.com

Ati (33), yang juga berada di posko Kemensos di Labuan, tak pernah bisa berhenti was-was ketika bunyi sirene terdengar. Pasalnya jumlah sirene yang berbunyi bisa cukup banyak dan tempat pengungsiannya berada tak jauh dari jalan raya.

“Pusing saya, bikin takut semuanya,” ucap Ati.

Posko Kemensos yang sementara dihuni oleh Ati dan Tanti memang berada tak jauh dari jalan raya. Semenjak penanggulangan bencana ini dimulai, berbagai kendaraan dengan bunyi sirene keras menyalak sehingga cukup jelas terdengar hingga ke posko.

Kendati demikian, hingga saat ini Tanti dan Ati tidak punya banyak pilihan. Kalaupun mereka harus menahan diri dari suara-suara yang memicu ketakutan, mereka hanya bisa berdiam diri di dalam posko.

“Bingung mau kemana lagi, enggak ada kepastian. Cuma bisa di sini saja sambil menunggu kabar,” ucap Tanti.

Selain trauma warga atas bunyi-bunyian, banyaknya kabar simpang-siur mengenai tsunami susulan juga jadi masalah. Sebuah teriakan saja sudah cukup memancing efek berantai rasa panik dan takut penduduk setempat. Padahal informasi itu kerap kali nyatanya belum terkonfirmasi ke instansi terkait.

“Duh di sini kejadiannya setiap hari. Baru kemarin saya ikut lari, padahal enggak ada apa-apa juga,” kata Yulis, salah seorang pedagang di kawasan Labuan.

Maraknya informasi sesat di lokasi bukan hal baru di masyarakat yang terkena dampak bencana. Belum lama, kabar mengenai potensi tsunami susulan di Banten dan beberapa daerah lain termasuk Jakarta ramai beredar di internet.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) membantah kabar itu. BMKG menegaskan pihaknya tidak merilis potensi tsunami di daerah mana pun.

1 2 3 4 8