Archive of ‘Teknologi’ category

Microsoft Tutup Kolom Komentar Lagi Usai Diserbu Netizen RI

Akun Instagram milik Microsoft kembali menutup kolom komentarnya setelah sempat dibuka pasca dihujani komentar pedas dari sejumlah netizen Indonesia. Sejumlah netizen Indonesia diduga geram dengan hasil survei Microsoft beberapa waktu lalu.

 

Dalam laporan berjudul ‘Digital Civility Index (DCI)’, Microsoft menyatakan Indonesia berada di urutan ke-29 dari 32 negara yang disurvei untuk tingkat kesopanan, sekaligus menjadi yang terendah di Asia Tenggara.

Berdasarkan pantauan

kolom komentar sejumlah postingan Microsoft sempat dibuka kembali pada Selasa (2/3). Namun, beberapa jam kemudian ditutup kembali setelah netizen Indonesia kembali menghujani sejumlah komentar, baik positif dan negatif.

 

Tidak ada penjelasan resmi dari Microsoft mengenai insiden itu. Hingga kini, kolom komentar sejumlah unggahan Microsoft hanya bisa disukai dan dibagikan.

Sebelum ditutup,

sempat melihat beberapa netizen Indonesia berkomentar di salah satu unggahan. Akun @valentinohaffidh misalnya menyerukan agar netizen Indonesia menjaga perilakunya.

Tolong orang lokal jaga kelakuannya,” ujar @valentinohaffidh. Komentar itu disukai oleh 338 kali dan dikomentari oleh 10 pengguna.

Adapun akun @frdnshndyppryga berkomentar tentang kebanggaan netizen Indonesia atas ketidaksopanannya.

Sedang melihat netizen indo bangga dengan ketidaksopanan nya,” kata @frdnshndyppryga.

Sementara @ghanysyafriansyah mengaku terkejut dengan banyaknya netizen Indonesia di kolom komentar Microsoft. Padahal, dia mengaku hal itu belum pernah terjadi sejak beberapa lama mengikuti akun Microsoft.

Wkwkwk pdahal dah lama follow Microsoft baru kali ini liat komen nitijen indo berserakan,” ujar @ghanysyafriansyah.

Sedangkan @jepri.anggara26 menyapa akun Microsoft seraya mengaku bahwa dirinya sopan.

Hallo,jangan lupa bahagia:) aku sopan kok:,” kata @jepri.anggara26.

Boeing 777 Dikandangkan hingga Taiwan Kerahkan Sistem Rudal

Sejumlah peristiwa terjadi pada Senin (22/2) yang dirangkum dalam kilas internasional, mulai dari Boeing 777 seluruh dunia dikandangkan hingga Taiwan mengerahkan sistem rudal usai 11 jet tempur China mendekat.

 

1. Buntut Mesin Rusak, Boeing 777 di Seluruh Dunia Dikandangkan

Boeing Co. merekomendasikan maskapai penerbangan di seluruh dunia untuk menghentikan sementara (grounded) penggunaan pesawat Boeing 777. Keputusan itu dilakukan menyusul pendaratan darurat pesawat Boeing 777-200 milik maskapai United Airlines di Bandara Internasional Denver, Amerika Serikat pada Sabtu (20/2).

Pengumuman itu muncul setelah Administrasi Penerbangan Federal AS (FAA) mengatakan akan membutuhkan inspeksi lanjutan terhadap pesawat Boeing 777 dengan mesin seri Pratt & Whitney PW4000 setelah terjadi kerusakan mesin dalam penerbangan United 328.

 

Boeing mengatakan saat ini ada 69 pesawat seri 777 yang beroperasi dan 59 tersimpan di hanggar karena adanya penurunan jadwal penerbangan di tengah pandemi Covid-19.

MengutipReuters, larangan ini berlaku untuk pesawat Boeing 777-200s dan 777-300s yang lebih tua dan lebih hemat bahan bakar dibandingkan model baru.

2. Iran Keluarkan Fatwa Perempuan di Kartun Harus Pakai Hijab

Pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei baru-baru ini mengeluarkan fatwa yang menyatakan bahwa perempuan dalam kartun dan film animasi harus mengenakan hijab.

Fatwa tersebut dikeluarkan oleh Khamenei sebagai respons atas pertanyaan melalui aplikasi Telegram mengenai penggunaan hijab dalam film animasi.

“Apakah hijab perlu untuk karakter dalam film animasi (lukisan tiga dimensi yang berasal dari karya seorang seniman?),” tulis seorang penanya kepada Khamenei.

“Meskipun mengenakan hijab dalam situasi hipotesis seperti itu tidak diperlukan, mengamati hijab dalam animasi diperlukan karena konsekuensi dari tidak mengenakan hijab,” kata Khamenei menjawab pertanyaan itu seperti mengutip Al Arabiya.

3. 11 Jet Tempur China Mendekat, Taiwan Kerahkan Sistem Rudal

Angkatan Udara Taiwan langsung merespons kehadiran pesawat tempur China dalam dua hari berturut-turut di wilayah mereka.

Pada Sabtu (20/2) waktu setempat 11 pesawat tempur dan pembom China melakukan latihan di dekat pulau-pulau yang dikuasai Taiwan di Laut China Selatan.

Seperti dikutip dari Reuters, Kementerian Pertahanan Taipei mengatakan bahwa Angkatan Udara memperingatkan pesawat China pergi dan mengerahkan sistem rudal untuk memantau aktivitas tersebut.

Beijing, yang mengklaim Taiwan sebagai bagian darinya wilayahnya, telah berulangkali mengerahkan pesawat militer ke zona identifikasi pertahanan udara Taiwan dalam beberapa bulan terakhir. Sebagian besar di dekat Kepulauan Pratas.

Setelah sembilan pesawat angkatan udara China terbang di dekat Kepulauan Pratas pada Jumat, Kementerian Pertahanan Taiwan mengatakan pihaknya melacak 11 pesawat pada Sabtu, yakni delapan jet tempur, dua pembom H-6 berkemampuan nuklir dan satu pesawat anti-kapal selam.

Bumi Bahaya, Bill Gates Usul Orang Mulai Makan Sapi Sintetis

Pendiri Microsoft, Bill Gates tengah fokus membahas tentang perubahan iklim yang mengancam populasi Bumi. Hal itu berkenaan dengan buku besutannya yang berjudul How To Avoid a Climate Disaster. Salah satu yang digarisbawahi Bill Gates adalah saran untuk mengkonsumsi sapi sintetis untuk kurangi pemanasan global.

 

Bill Gates mengatakan sapi menjadi penyumbang gas metana terbesar yang dapat memberikan dampak buruk bagi atmosfer. Ia menilai, sangat sulit untuk menekan gas tersebut dan salah satunya dengan memakan protein buatan yaitu daging sapi sintetis.

“Saya tidak tahu apakah akan ada pendekatan natural soal ini. Daging sintetis akan dibutuhkan untuk masalah pemanasan global,” kata Gates saat diwawancara Technology Review.

 

Gates menyebut di negara miskin sudah berkembang daging sapi sintetis, namun produk protein buatan ini belum luas penerapannya. Namun daging sintetis dirasa belum perlu digalakkan karena masih ada solusi lain untuk menekan jumlah keluaran gas metana.

Di Amerika Serikat, jumlah emisi yang dikeluarkan lebih banyak dari sapi di Afrika. Karena produksinya sangat besar maka gas metana yang dihasilkan pun sangat tinggi. Atas dasar itu, Gates mempopulerkan daging sintetis sebagai gantinya.

“Saya pikir semua negara kaya harus 100 persen pindah ke daging sintetis. Anda akan terbiasa dengan perbedaan rasanya dan ada juga klaim bahwa rasanya akan makin baik dari waktu ke waktu,” kata Gates.

Jumlah metana di atmosfer tumbuh pesat dari tahun 2000 sampai 2017. Hal ini diyakini para peneliti sebagai pemicu pemanasan global yang menyebabkan suhu naik 4 derajat celcius pada akhir abad ini.

Para ilmuwan memperingatkan bahwa ini adalah ambang batas berbahaya bagi umat manusia, yang mengarah pada peningkatan risiko bencana alam karena gangguan ekologi yang akan menyebabkan kelaparan massal.

“Emisi dari sapi hampir sama besarnya dengan emisi dari industri bahan bakar fosil untuk metana. Orang yang mencemooh gas dari pembuangan sapi tidak menyadari seberapa besar dampaknya,” ujar Dr Robert Jackson seperti dikutip Skynews.

Dikutip The Hill, Gates yang kini menjadi seorang Filantropis itu mengatakan bahwa pemusnahan sapi dinilai sebagai pendekatan yang tidak populer. Maka, menurutnya protein nabati dapat digantikan dengan protein buatan sebagai langkah awal.

Bill Gates menegaskan bahwa memecahkan perubahan iklim akan menjadi hal mengagumkan, yang pernah dilakukan umat manusia. Dibandingkan dengan tugas mengakhiri pandemi Virus Corona Covid-19.

1 2 3 155