China Bukukan Surplus Perdagangan Rp673 Triliun

BESTPROFIT FUTURES PEKANBARU – Surplus perdagangan China mencapai rekor tertinggi sebesar USD54,47 miliar atau sekitar Rp673 triliun pada November tahun ini.

1540076china-flag-lawyers-007780x390Badan Administrasi Perdagangan China mengungkapkan nilai ekspor meningkat 4,7%, sementara impor turun 6,7% dibanding tahun sebelumnya.

Surplus perdagangan ini disebabkan penurunan harga minyak dunia ke titik terendah sejak lima tahun terakhir.

Akibatnya, China meraup keuntungan berlipat dengan meningkatnya pertumbuhan ekonomi dan terjaganya kestabilan inflasi di negara tersebut.

“Surplus perdagangan di China akan tetap berlangsung dalam beberapa bulan selama periode resesi harga minyak dunia,” ungkap Kepala Bank of America Corp untuk wilayah China, Lu Ting di Hong Kong, seperti dilansir dari Bloomberg, Senin (8/12/2014).

Ekspor China ke Amerika Serikat (AS) meningkat sebesar 2,6% sejak awal Januari 2015, meskipun sempat mengalami penurunan pada Oktober tahun ini. Sementara ekspor China ke Uni Eropa meningkat sebesar 4,1%.

Badan Administrasi Kepabeaan Cina (CGAC) berharap ekspor China dapat mencapai level tertinggi pada akhir 2014 hingga awal tahun depan.

Pan Jiancheng, wakil kepala Badan Statistik Nasional China mengungkapkan, China mungkin saja menetapkan target pertumbuhan ekonomi sebesar 7-7,2% pada 2015.

Sumber : Sindonews

Comments are closed.