Data Manufaktur Tiongkok sebabkan Nikel Anjlok

Bestprofit Pekanbaru – Harga nikel terpantau ditutup melemah pada perdagangan Selasa 3 Juni 2014 di Bursa LME. Pelemahan harga nikel dipicu oleh data manufaktur terbaru Tiongkok yang rilis pada Selasa kemarin.

Rilis data Final HSBC Manufacturing PMI untuk bulan Mei, akhirnya menjadi sentimen negatif kuat terhadap pergerakan harga nikel. Level pencapaian data yang sebetulnya menigkat dibandingkan data pada April dengan berada di level 49,4 masih berada di bawah ekspektasi analis yang dipatok di 49,7.

Posisi pencapaian data final sektor manufaktur Tiongkok tersebut, membuat optimisme investor akan perekonomian Tiongkok yang sebelumnya meningkat signifikan akibat data Flash muanufacturing PMI mulai sedikit meragu. Imbasnya, harga nikel bergerak melemah untuk menyesuaikan potensi pelemahan ekspektasi demand nikel Tiongkok.

Pada perdagangan Selasa 3 Juni 2014, harga nikel LME ditutup melemah. Harga nikel LME untuk pengiriman 3 bulan kedepan turun 1,70% ke tingkat harga $19.105/ton atau melemah $330/ton.

Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting memprediksi rilis data final sektor maunfaktur Tiongkok akan cenderung menekan harga nikel ke pola melemah. Imbas dari data tersebut, harga nikel pada perdagangan hari ini diprediksi akan berada di kisaran $18.850-$19.400.

Comments are closed.