Di Sesi AS, Harga Emas Masih Tertekan

BESTPROFIT PEKANBARU – Pergerakan bursa komoditas logam berjangka di hari Senin(13/4), harga emas dan perak masih terpantau diperdagangkan lebih rendah dengan alami penurunan ketika terjadinya pelemahan aktifitas perdagangan Tiongkok yang disertai oleh kekhawatiran atas hasil pertemuan kebijakan Bank Sentral Jepang di bulan Maret.

BESTPROFIT PEKANBARU

BESTPROFIT PEKANBARU

Berlangsungnya perdagangan di sesi AS, emas berjangka pengiriman Juni telah diperdagangkan lebih rendah 0.27% di level $1.201.40 per troy ounce di divisi Comex, New York Mercantile Exchange. Pergerakan harga emas sejak pagi ini terlihat bergerak menyentuh level $1.197.50 untuk sesi terendah harian dan level $1.209.30 untuk sesi tertinggi harian.

Sedangkan untuk perak berjangka pengiriman Mei telah diperdagangkan lebih rendah 0.56% di level $16.290 per troy ounce dimana harga perak telah bergerak menyentuh level $16.235 untuk sesi terendah harian dan level $16.508 untuk sesi tertinggi harian.

Pergerakan harga emas dan perak hari ini terlihat mendapat tekanan untuk alami penurunan ketika melemahnya aktifitas perdagangan Tiongkok di bulan Maret. Berdasarkan laporan resmi yang dirilis oleh CGAC menyatakan bahwa surplus neraca perdagangan Tiongkok mengalami penyempitan yang disesuaikan secara musiman menjadi 3.1B di bulan Maret.

Masih di Asia, hasil pertemuan kebijakan Bank Sentral Jepang juga tengah menahan pergerakan harga logam alami penguatan karena bank sentral dipaksa untuk memusatkan perhatian mereka terhadap perkembangan pasar obligasi Jepang dan dampak sebuah kebijakan moneter yang agresif.

Sementara itu, faktor lain yang telah menggerus penguatan harga emas telah diakibatkan oleh menguatnya dollar AS, mengingat pergerakan keduanya cenderung berlawanan. Dukungan menguatnya dollar AS ini telah dipicu oleh perkiraan kenaikan suku bunga di wilayah Amerika.

Keyakinan kuat dibenak para pelaku pasar bahwa The Fed akan tetap menaikan tingkat suku bunga mereka dalam beberapa bulan mendatang masih terus mewabah, walaupun dalam beberapa laporan ekonomi Amerika belakangan ini memperlihatkan tengah terjadinya perlambatan pertumbuhan. Pasar juga merasa yakin kalau saja ekonomi Amerika ke depannya akan melanjutkan pemulihan.

Sumber : http://financeroll.co.id/news/di-sesi-as-harga-emas-masih-tertekan/

Comments are closed.