Dirikan Cucu Usaha, Gudang Garam Garap Bisnis Jalan Tol

PT Gudang Garam Tbk bakal merambah bisnis baru, yakni infrastruktur jalan, termasuk jalan tol. Untuk merealisasikan ekspansi usaha itu, perseroan pun mendirikan cucu usaha baru bernama PT Surya Kertaagung Toll (SKT).

Berdasarkan keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (11/11), Sekretaris Perusahaan Gudang Garam Heru Budiman mengungkapkan Surya Kertaagung Toll akan bergerak dalam usaha pembangunan, peningkatan.

Termasuk juga pemeliharaan, dan perbaikan jalan, jalan raya, jalan tol, jembatan dan jalan layang, serta pemasangan bangunan prafabrikasi yang utamanya dari beton untuk konstruksi jalan.

 

Surya Kertaagung Toll berada di bawah PT Surya Kerta Agung (SKA). Dalam hal ini, Gudang Garam menggenggam 99,9 persen saham Surya Kerta Agung.

Heru menyatakan modal dasar dalam pendirian Surya Kertaagung Toll sebesar Rp1,2 triliun. Sementara, modal ditempatkan dan disetor sebesar Rp300 miliar atau 300 ribu saham.

Dengan demikian, harga per sahamnya sebesar Rp1 juta. Berdasarkan struktur, Surya Kerta Agung menggenggam saham di Surya Kertaagung Tol sebesar 99,9 persen atau setara dengan Rp299,9 miliar, sedangkan sisanya 0,1 persen dimiliki Heru.

Menurut Heru, pendirian Surya Kertaagung Toll tak memiliki dampak terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan, atau kelangsungan usaha Gudang Garam. Dengan kata lain, operasional Gudang Garam akan tetap berjalan normal.

Pendirian Surya Kertaagung Toll, tambah Heru, dituangkan dalam akta pendirian nomor 09 pada 6 November 2020 yang dibuat oleh Notaris Danny Rachman Hakim di Kediri.

Akta ini telah mendapatkan pengesahan dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia berdasarkan surat keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Nomor AHU-0057932.AH.01.01 tahun 2020 tentang Pengesahan Pendirian Badan Hukum Perseroan Terbatas Surya Kertaagung Toll.

Comments are closed.