DPR Terima Surat Usulan Calon Deputi Gubernur BI dari Jokowi

Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menyatakan sudah menerima surat Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengenai usulan calon deputi gubernur Bank Indonesia (BI) pengganti Erwin Rijanto. Surat tersebut masuk ke lembaga legislatif sejak 17 April 2020.

You may also like

“Kami menerima lima surat dari Presiden (Jokowi). Pertama, Surat Nomor RXXI/PSIV/2020 perihal usul calon deputi gubernur Bank Indonesia,” ungkap Wakil Ketua DPR Muhaimin Iskandar dalam Rapat Paripurna, Senin (15/6).

Menurut Muhaimin, surat dari kepala negara akan ditindaklanjuti ke komisi terkait untuk pembahasan lebih lanjut. Sementara sesuai komisi, maka seharusnya pembahasan usulan calon deputi gubernur bank sentral nasional berada di komisi keuangan atau Komisi XI.

Selain surat terkait usulan calon deputi gubernur BI, DPR juga menerima empat surat lain. Dua surat terkait pertimbangan calon duta besar luar biasa berkuasa penuh Indonesia untuk negara-negara sahabat.

Satu surat mengenai Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Daerah Kepulauan. Surat tersebut bernomor R24/PSV/2020 tertanggal 22 Mei 2020.

Sisanya, surat mengenai penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Nomor 2 Tahun 2020 tentang Perubahan Ketiga atas Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2015 tentang Perppu Nomor 1 Tahun 2014 Tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Walikota Menjadi Undang-Undang.

Sebelumnya, sumber CNNIndonesia.com mengatakan Jokowi mengusulkan tiga nama pengganti Erwin. Erwin digantikan karena masa tugasnya akan selesai pada 17 Juni 2020.

Tiga orang yang dipilih Jokowi, yaitu pertama, Asisten Gubernur sekaligus Kepala Departemen Kebijakan Makroprudensial BI Juda Agung. Kedua, Asisten Gubernur sekaligus Kepala Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter Aida S. Budiman. Ketiga, Kepala Departemen Sumber Daya Manusia BI Doni Primanto Joewono.

Menurut alurnya, bila komisi keuangan sudah mendapat terusan surat dan arahan dari pimpinan lembaga legislatif, maka komisi akan menggelar rapat tindak lanjut. Biasanya, Komisi XI akan lebih dulu mengundang tokoh-tokoh di bidang keuangan, mulai dari ekonom hingga pelaku usaha untuk memberi masukan mengenai sosok calon yang diajukan presiden.

 

Setelah itu, Komisi XI akan menggelar fit and proper test dan menggelar pemungutan suara atau musyawarah terkait penentuan hasil. Bila sudah ada nama yang disepakati, maka akan dilaporkan ke presiden untuk kemudian diteruskan ke Mahkamah Agung (MA) dalam rangka pelantikan dan serah terima jabatan.

Sebagai informasi, Juda Agung sebelumnya merupakan Direktur Eksekutif Departemen Kebijakan Makroprudensial BI. Sementara Aida S. Budiman sebelumnya menduduki kursi Direktur Eksekutif Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter BI. Sedangkan Doni Primanto Joewono pernah menjabat sebagai Kepala Perwakilan BI Provinsi Jawa Barat.

1Pingbacks & Trackbacks on DPR Terima Surat Usulan Calon Deputi Gubernur BI dari Jokowi