Emas Berakhir Kembali Perkasa Pada Penutupan Perdagangan Senin

Bestprofit Pekanbaru – Pada penutupan perdagangan bursa komoditi logam, emas berakhir diatas level terendah $1.200 per ounce setelah di sesi sebelumnya diperdagangakan dibawah level terendah karena menguatnya dolar AS yang didukung serangkaian data ekonomi AS yang menunjukkan pemulihan perekonomian.

096667000_1409472329-harga-emas-naik-140831-3

Emas untuk pengiriman Desember ditutup naik $14,40 per ounce atau 1,2% di level $1,207.30 per ounce. Emas di sesi sebelumnya telah diperdagangkan lebih rendah 0,54% pada level 1.186.50 per troy ounce, untuk pertama kali diperdagangkan di bawah level $1.200 per troy ounce tahun 2014 ini.

Harga logam mulia terpantau mendapat tekanan kuat untuk bergerak terus ke bawah dengan mencatat penurunan di bawah level $1.200 ketika sebuah laporan resmi yang dirilis oleh ISM atau Institute for Supply Management menyatakan bahwa PMI sektor Jasa di wilayah AS telah naik, yang disesuaikan secara musiman menjadi 58.6, dari 59.6 di bulan sebelumnya.

Biro Statistik Tenaga Kerja menunjukan bahwa pertumbuhan lapangan pekerjaan di wilayah AS telah mengalami peningkatan menjadi 248.000, dari 142.000 di bulan sebelumnya dengan melampaui perkiraan ekonom.

Laporan terpisah lainnya yang turut melemahkan harga logam yang dirilis oleh Biro Analisis Ekonomi memperlihatkan bahwa defisit neraca perdagangan AS telah mengalami penyempitan menjadi -40.1B, dari -40.5B di bulan sebelumnya.

Sementara itu, serangkaian laporan data ekonomi AS tersebut telah menegaskan kembali bahwa telah terjadi pemulihan ekonomi yang akan terus berlanjut di wilayah AS dengan menodorong terjadinya penguatan bagi dolar AS.

Pada perdagangan logam lainnya, perak untuk pengiriman di bulan Desember naik 40 sen atau 0,4% di level $17,23 per ounce.

Comments are closed.