Emas Kembali Mendapat Dukungan

Bestprofit Pekanbaru – Emas mendaki ke level tertinggi dalam hampir empat minggu di Sesi Asia Senin (13/10) pagi ini seiring dengan pertumbuhan global yang melamban sehingga menyurutkan pertaruhan akan kenaikan suku bunga The Fed. Selain itu, menurut Wakil Ketua The Fed, Stanley Fischer, pertumbuhan global yang lebih lemah daripada ekspektasi dapat memberikan efek bagi perekonomian AS, sehingga The Fed akan melambatkan penghapusan akomodasi. Dengan demikian, permintaan akan investasi safe haven pun meningkat.

best

Menurut data Bloomberg, emas untuk pengiriman segera meningkat sebanyak 1 persen ke angka $1,235.01 per ons, level tertinggi sejak tanggal 17 September, dan berada pada posisi $1,233.98 pada pukul 10:31 pagi di Singapura. Harga bulion naik 2.7 persen pekan lalu hingga mencapai perolehan terbesar sejak tanggal 20 Juni.

Pada pekan lalu IMF memotong proyeksi pertumbuhan global dan menyatakan bahwa Zona Euro sedang menghadapi risiko resesi. Menurut survei yang dihimpun oleh Bloomberg, keyakinan terhadap kemungkinan bahwa The Fed akan menaikkan suku bunganya dalam rapatnya bulan Juli 2015 mendatang menurun dari 59 menjadi 33 persen.

“Emas tengah mendapatkan pengaruh dari dua arah, baik dari pasar ekuitas maupun dari Dolar AS.” demikian ungkap Edward Meir, analis dari INTL FCStone kepada Bloomberg. “Kami menduga bahwa dua faktor tersebut akan terus melemah dalam jangka pendek, sehingga membuka peluang bagi kenaikan harga emas.”

Sumber :Bloomberg

Comments are closed.