Emas Sejenak Menapaki Jejak Naik

bestBestprofit Pekanbaru – Emas sejenak mampu menapaki jejak naik pada sesi transaksi hari Selasa kemarin, menyusul meningkatnya tensi geopolitik di perbatasan antara Ukraina dan Rusia, sehingga mendongkrak minat beli logam mulia sebagai safe haven, oleh para trader dan investor . Dan Emas sempat melejit menuju level 1290.80 setelah pada pekan kemarin, Emas tergelincir pada level 1272.75

Faktor katalis penguatan Emas sejauh ini masih berkutat pada pengaruh dimensi geopolitik, tercatat sepanjang tahun 2014 ini, Emas telah meronta sebanyak 6.9% berbarengan dengan turbulensi ketegangan di wilayah Gaza, Irak dan Eropa Timur. Faktor pelecut jejak naik Emas juga mencuat dari mulai berkecambahnya sinyal-sinyal pelambatan ekonomi global.

Di sisi lain, sinyal progresivitas ekonomi Amerika Serikat, sebagai kiblat ekonomi dunia menjadi faktor kuat dalam meredam upaya Emas untuk merenda grafik naik, sehingga setiap isyarat yang mengarah pada peluang dan prospek peningkatan ekonomi Amerika Serikat menyeruak, secara bersamaan Emas langsung terkelupas value-nya.

Fakta tersebut setidaknya dapat dideteksi, manakala setiap elemen indikator ekonomi Amerika Serikat yang berkategori “sangat sensitive” dirilis dengan label “sangat memuaskan”, maka Emas akan terus tertekan dan dollar AS kian unggul terhadap rival karensi utama lainnya.

Dan ancaman terhadap Emas akan kian mengkristal, jika pasar uang dan komoditi ditelusupi kabar kemungkinan Fed mendongkrak suku bunga, sebagaimana sempat terlontar pada Fed Minutes pekan kemarin.

Dan dua faktor katalis penentu arah Emas dan juga Perak, yaitu tensi geopolitik di tiga kawasan tersebut di atas dengan sentiment fundamental yang positive terhadap perekanomian Amerika Serikat (sejauh ini) setidaknya mengantarkan Emas pada pola pergerakan dalam rentang transaksi yang tidak terlalu lebar dengan support krusial terletak pada kisaran 1270.00-1265.00

Absennya data dari Washington hari ini, akan memaksa para trader dan investor menyimak setiap detak perkembangan geopolitik, terutama di Ukraina yang akan dipadu-padankan dengan aspek analisa teknikal

Sementara kinerja Minyak Mentah hari ini akan dipengaruhi langsung oleh data vital, yaitu USD Crude Oil Inventories dengan estimasi terjadi peningkatan stok sebanyak 1.1 juta barrel setelah sebelumnya, menyusut sebesar (-4.5 juta barrel)

Dan sebagaimana Emas dan Perak, secara general langkah Minyak Mentah masih rentan untuk tergelincir lagi.

Comments are closed.