Facebook Lakukan Pembaharuan Pengaturan Lokasi Android

PT.Bestprofit – Facebook telah mengumumkan pengaturan lokasi terbaru untuk pengguna Android, Rabu (21/2). Hal itu dimaksudkan untuk memberikan lebih banyak kontrol kepada pengguna, kapan Facebook dapat mengakses data lokasi dari perangkat Android.

Dilansir dari Slahsgear, pengguna Facebook dari perangkat Android saat ini dapat membatasi pengumpulan data lokasi hanya pada saat aplikasi Facebook sedang digunakan.

Perubahan hanya berlaku untuk perangkat Android, karena pengguna iOS telah memilki pengaturan itu di dalam perangkatnya berkat izin lokasi dari iOS default.

“Jika Anda mengaktifkan pengaturan ini, ada dua hal yang dapat terjadi yaitu Anda akan membagikan lokasi Anda ketika Anda tidak menggunakan aplikasi,” ujar Direktur Teknik Facebook, Paul McDonald dikutip dari Wired.

“Kedua, Anda mengizinkan Facebook untuk menyimpan sejarah lokasi Anda yang sebenarnya,” sambungnya.

Mengutip Wired, guna membatasi Facebook melacak keberadaan penggunanya, berikut langkah-langkah nya:

1. Buka aplikasi Facebook
2. Lalu cari fitur Settings&Privacy
3. Klik Settings
4. Lalu klik Location
5. Kemudian klik Location Settings
6. Pada Location Settings, pengguna akan menemukan opsi terbaru bernama ‘Background Location’ yang dapat pengguna matikan.

“Kami membuat pembaruan ini karena dari waktu ke waktu, kami mendapatkan feedback dari orang-orang yang menggunakan Facebook pada perangkat Android. Pengguna menginginkan kontrol tambahan yang mudah dipahami,” ujar Juru Bicara Facebook, Rochelle Nadhiri.

Sebagai informasi, Facebook telah melakukan peningkatan pengawasan terhadap kebijakan pengumpulan data sejak skandal Cambridge Analytica pada tahun 2018 lalu.

Pilihan redaksi
http://www.ptbestprofit.com
http://www.ptbestprofitfutures.com
http://www.pt-bestprofit.com

“Location merupakan salah satu set data paling sensitif dan Facebook adalah salah satu platform yang paling banyak digunakan. Jadi, perubahan itu sangatlah penting,” tutur Wakil Direktur Pusat Demokrasi dam Kebebasan Teknologi, Keamanan dan Proyek Teknologi AS, Michelle Richardson.

Comments are closed.