Faktor eksternal dominan pengaruhi rupiah

Bestprofit-futures : JAKARTA. Rupiah belum mampu menahan gempuran sentimen global. Di pasar spot, nilai tukar rupiah terhadap dollar AS melemah 0,28% menjadi 14.137. Sejalan, kurs tengah Bank Indonesia (BI) terdepresiasi 0,3% ke 14.127.

JAKARTA,12/08-DOLLAR SEMAKIN MENGUAT. Seorang nasabah sedang menunjukan pecahan uang dolar Amerika Serikat yang ditukarkannya di salah satu bank di Jakarta, Rabu (12/08). Kurs rupiah kembali terpuruk ke level terendah di hadapan dollar Amerika Serikat (AS). Mengacu data kurs Referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR), Rabu (12/8) rupiah berada pada posisi Rp 13.758 per dollar AS atau 1,6% dari penutupan kemarin Rp 13.541 per dollar AS. KONTAN/Fransiskus Simbolon/12/08/2015

 

Analis SoeGee Futures, Nizar Hilmy, mengatakan, pergerakan sentimen negatif perlambatan ekonomi global dan prospek kenaikan suku bunga The Fed rupiah masih menyelimuti rupiah. Hal itu mengakibatkan capital outflow di bursa saham.

Rupiah menjadi salah satu mata uang emerging market yang tertekan oleh penguatan dollar AS,” ujarnya. Dari dalam negeri, Nizar menilai pasar menunggu peningkatan ekonomi, seperti kenaikan ekspor dan percepatan pembangunan. Oleh karena itu, berbagai bentuk intervensi maupun kebijakan BI maupun pemerintah hanya mampu membuat rupiah menguat sesaat.

David Sumual, Ekonom Bank Central Asia, mengatakan, keputusan Bank Sentral China memangkas suku bunga dan menyuntikkan dana ke bursa saham memicu pasar khawatir dengan prospek pertumbuhan negeri Panda itu. Itu sebabnya, bursa Asia bergejolak.

Gejolak China membuat ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed di bulan September berkurang. Namun potensi kenaikan suku bunga AS di akhir tahun menjaga tren penguatan dollar AS.David menilai, kondisi eksternal masih lebih dominan. Pada Kamis (3/90), ia menduga rupiah melemah di 14.000- 14.150. Nizar menebak rupiah di 14.050-14.200.

 

Sumber : http://investasi.kontan.co.id/news/faktor-eksternal-dominan-pengaruhi-rupiah

Comments are closed.