Harga Emas Catat Rekor Penurunan, Meski Suku Bunga Batal Naik

Bestprofit-futures : Hingga akhir kuartal ketiga 2015, harga emas menorehkan catatan penurunan terpanjangnya dalam beberapa kuartal sejak 1997. Jatuhnya harga emas ini terkait dengan isu kenaikan suku bunga The Federal Reserve (FED).

harga

 

 

 

 

Harga emas batangan mencetak penurunan ketiga kalinya secara tahunan. Ini merupakan yang terpanjang sejak 1998. Setelah emas gagal meyakinkan investor untuk menjadi simpanan yang berharga.

Sementara itu, para pialang kembali pada isu kenaikan suku bunga AS. Sebanyak 43% meyakini bahwa kenaikan suku bunga The Fed akan dilakukan pada Desember nanti. Hanya sedikit sekali pihak yang yakin bahwa suku bunga akan dinaikkan pada Oktober ini.

Dengan keyakinan tersebut, tak banyak investor dan pedagang yang ingin terjebak memegang emas berlama-lama ditengah rasa was-was akan rencana kenaikan suku bunga AS. Simpang siur mengenai keputusan ini juga masih mengemuka.

Harga emas dalam perdagangan berjangka untuk pengiriman bulan Desember turun 1% ke harga $1,115.20 diakhir September di bursa Comex – New York, sempat menyentuh harga $1,110.80, yang merupakan harga termurah terbaru sejak 16 September. Sepanjang kuartal ketiga tahun ini, harga emas telah turun 4,8 % yang merupakan penurunan terbanyak dalam satu kuartal di tahun ini.

Sentimen negatif bagi harga emas terkait dengan rencana kenaikan suku bunga AS. Sejak awal, The FED sudah mengisyaratkan bahwa untuk menaikkan suku bunga diperlukan beberapa kondisi ekonomi AS sebagai prasyarat. Memegang amanah untuk mengurangi pengangguran, The Fed menitip beratkan pada penurunan angka pengangguran AS sebagai salah satu indikator utama, selain peningkatan pertumbuhan ekonomi.

Data ekonomi terkini menunjukkan bahwa Payroll dibulan September mengalami peningkatan 200 ribu. Dari yang dilansir oleh ADP Research Institute ini melampui estimasi awal yang digagas oleh Bloomberg sebesar 190 ribu saja. Meskin kondisi lapangan kerja terus membaik, The FED dalam pertemuan reguler mereka dibulan September memilih untuk tetap mempertahankan suku bunga saat ini.

Kondisi ekonomi saat ini dinilai masih belum meyakinkan dan cukup menjadi alasan untuk mulai melakukan tambahan suku bunga. Dengan kebijakan moneter yang mengetat, daya pikat emas akan meluruh karena emas merupakan aset yang tidak bisa memberikan bunga sebagaimana jenis investasi lainnya, seperti obligasi dan saham.
Sumber : http://financeroll.co.id/news/harga-emas-catat-rekor-penurunan-meski-suku-bunga-batal-naik/

Comments are closed.