Harga Emas Dunia Lebih Murah Tertekan Penguatan Dolar AS

BESTPROFIT PEKANBARUHarga emas dunia lebih murah, tertekan penguatan dolar AS dan penurunan harga minyak mentah, di tengah harapan Federal Reserve akan menaikkan suku bunga tahun ini yang mampu mendorong harga emas menuju penurunan.

BESTPROFIT PEKANBARU

BESTPROFIT PEKANBARU

Harga emas di pasar spot turun 0,2 persen menjadi US$ 1.185,70 per ounce, sementara emas untuk pengiriman April menetap susut US$ 1,70 menjadi US$ 1,184.80 per ounce.

Harga emas telah jatuh 3 persen sejak menyentuh posisi di atas $ 1.200 per ounce selama 3 minggu, pekan lalu setelah Ketua Federal Reserve Janet Yellen, mengisyaratkan kenaikan suku bunga kemungkinan bisa berlangsung akhir tahun ini, melansir laman Reuters.

Pernyataan Yellen tentang kenaikan berkelanjutan dalam perekonomian AS menghentikan rally harga emas selama tujuh hari, ini kenaikan terpanjang beruntun sejak 2012. Kenaikan telah didorong harapan The Fed akan mengambil langkah lambat terkait kenaikan suku bunga AS.

“Yellen telah berhasil melakukan tindakan penyeimbangan pada akhir pertemuan Fed terakhir, di satu sisi menghapus bahasa kesabaran, di sisi lain memberi kesan bahwa harga akan naik pada kecepatan yang lebih tenang dari pasar awalnya diharapkan,” ujar Analis Natixis, Nic Brown.

Harga emas telah kehilangan 2,5 persen sejauh Maret, penurunan bulanan kedua. Harga logam ini berada di posisi menyusut 0,06 persen sedikit secara kuartalan, penurunan kuartalan yang ketiga.

“Itu berjuang headwinds sepanjang hari,” kata James Steel, analis logam utama untuk HSBC Securities di New York, mencatat tekanan dari dolar yang kuat dan penurunan harga minyak.

Penguatan dolar yang berada di jalur untuk kuartal terkuat sejak 2008, membuat emas lebih mahal bagi pemegang mata uang lainnya dan biasanya mengikis daya tariknya.

Sumber : Liputan6

Comments are closed.