Harga Emas LLG Anjlok, Data AS Positif

harga-emas-turun-andri-2-01062014Bestprofit Pekanbaru – Harga emas LLG pada perdagangan Kamis 3 Juli 2014 terpantau ditutup melemah cukup signifikan dini hari tadi. Pelemahan harga emas LLG dipicu oleh indikasi membaiknya perekonomian AS dari beberapa data yang dirilis Kamis lalu.

Rilis beberapa data perekonomian AS yang berada dalam kondisi positif terpantau memicu pergerakan harga emas tertekan kuat untuk melemah. Beberapa data AS seperti Neraca perdagangan dan tingkat pengangguran yang membaik, mengindikasikan perekonomian AS sedang bergerak membaik. Dari rilis data kemarin tingkat pengangguran AS dikabarkan turun ke level 6,1% pada Juni atau lebih baik 0,2% dibandingkan data sebelumnya, sedangkan neraca perdagangan pada Mei juga membaik dengan capaian defisit yang berkurang ke level $-44,39 triliun atau lebih baik $-2,65 triliun.

Selain faktor data AS yang membaik, harga emas juga tertekan oleh penguatan nilai Dollar AS pasca pengumuman keputusan tingkat suku bunga ECB. Keputusan penetapan tingkat suku bunga oleh ECB yang masih dipatok di level 0,15% membuat Dollar AS mengalami penguatan khususnya terhadap EURO.

Pada perdagangan Kamis 3 Juli 2014 harga emas LLG terpantau ditutup melemah cukup signifikan. Harga emas LLG ditutup turun 0,55% ke tingkat harga $1.319,45/t oz atau melemah $7,25/t oz.

Sedangkan pad perdagangan emas berjangka di Bursa Comex, harga emas berjangka juga mengalami penurunan signifikan. Harga emas berjangka Comex untuk kontrak Agustus 2014 turun 0,77% ke tingkat harga $1.320,6/t oz atau melemah $10,3/t oz.

Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting memprediksi harga emas masih akan cenderung untuk melemah pada perdagangan hari ini. Hal tersebut dilandasi oleh fundamental negatif terhadap pergerakan harga emas diperkirakan masih akan kokoh akibat indikasi perbaikan perekonomian AS. Terkait pergerakan harga emas, range normal diprediksi akan berada di kisaran $1.300-$1.339 pada emas berjangka Comex kontrak Agustus 2014 dan $1.305-$1.335 pada emas LLG.

(sumber:vibiznews)

Comments are closed.