Harga Emas LLG Merosot Tajam, Dollar AS Kembali Jadi Momok

dollarrrBestprofit Pekanbaru – Harga emas LLG pada penutupan perdagangan Senin 8 September 2014 terpantau ditutup melemah signifikan dini hari tadi. Pelemahan harga emas LLG dipicu oleh tekanan pergerakan nilai Dollar AS yang masih terus menjadi momok pergerakan harga emas.

Sentimen kuat dari pergerakan nilai Dollar AS yang cenderung terus menguat, kembali menjadi determinan yang membuat harga emas kian lesu. Trend bullish dari nilai Dollar AS, membuat investor cenderung fokus untuk beralih ke pasar valuta asing yang berpotensi memberikan return lebih tinggi. Di lain sisi, kuatnya nilai Dollar AS juga berdampak pada melemahnya daya beli investor asing.

Walaupun melemah signifikan di perdagangan Senin lalu, harga emas sempat mendapatkan support kuat khususnya pada perdagangan sesi Asia. Hal tersebut disebabkan oleh masih adanya sentimen positif dari data pekerja Amerika Serikat yang berhasil memicu harga emas untuk menguat sejak perdagangan Jumat lalu. Namun, pengaruh pergerakan Dollar AS yang telah cukup kokoh sejak pekan lalu masih terlalu kuat sehingga emas pun kembali ke pola melemah.

Pada penutupan perdagangan emas LLG dini hari tadi, harga emas LLG terpantau ditutup melemah signifikan. Harga emas LLG pada dini hari tadi ditutup melemah 1,06% ke tingkat harga $1.255,35/t oz atau melemah turun $13,45/t oz.

Sementara pada penutupan perdagangan emas berjangka di Comex, harga emas juga ditutup melemah signifikan dini hari tadi. Harga emas berjangka Comex untuk kontrak Desember 2014 turun 1,03% ke tingkat harga $1.254,3/t oz atau melemah $13/t oz.

Analis  memprediksi harga emas akan cenderung bergerak kembali melemah pada perdagangan hari ini. Hal tersebut dilandasi oleh potensi masih kuatnya tekanan nilai Dollar AS dan ekspektasi kondisi positif pada data manufaktur dan industri Inggris. Terkait pergerakan harga emas hari ini, range normal diprediksi akan berada di kisaran $1.234-$1.280 pada emas LLG dan $1.238-$1.281 pada emas berjangka Comex kontrak Desember 2014.

Comments are closed.