Harga Emas Makin Mahal di Akhir Pekan

Bestprofit Pekanbaru – Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange naik ke level tertinggi sejak 23 Mei 2014 karena investor terus memantau meningkatnya ketegangan di Irak.

Dilansir dari Xinhua, Sabtu (14/6/2014), kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman Agustus naik US$ 0,1 atau 0. 01 persen menjadi US$ 1.274,1 per ounce.

Harga emas ditutup dengan mengantongi keuntungan 1,7 persen sepanjang pekan ini. Investor saat ini masih terus mewaspadai perkembangan konflik di Iran. Dari sisi ekonomi, Departemen Tenaga Kerja Amerika Serikat (AS) merilis laporan yang menunjukkan bahwa indeks harga produsen turun 0,2 persen pada Mei, atau di luar harapan pasar. Para ekonom sebelumnya memperkirakan adanya kenaikan 0,1 persen untuk Mei.

Sementara itu, University of Michigan dan Thomson Reuters merilis sebuah laporan, yang menunjukkan bahwa pada awal Juni, sentimen konsumen turun menjadi 81,2. Ini merupakan level terendah dalam tiga bulan.

Investor juga masih menunggu pertemuan Bank Sentral AS atau Federal Reserve sebagai pertimbangan. The Federal Reserve akan menyimpulkan pertemuan selama dua hari dan akan merilis pernyataan kebijakan pada Rabu.

Analis pasar memperkirakan harga emas akan bergerak lebih tinggi karena permintaan di Asia dan permintaan tambahan dari AS.

Senada dengan emas, harga perak untuk pengiriman Juli naik US$ 12,2 sen atau 0,62 persen menjadi US$ 19,655 per ounce. Sedangkan harga platinum untuk pengiriman Juli turun US$ 6,3 atau 0,44 persen menjadi US$ 1.435 per ounce.

(sumber:liputan6)

Comments are closed.