Harga Emas Melejit Usai India Perlonggar Pembatasan Impor

emasBestprofit Pekanbaru – Harga emas berjangka naik di divisi COMEX New York Mercantile Exchange pada penutupan perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB) usai India memperlonggar aturan pembatasan impor emas.

Seperti dikutip dari Xinhua, Jumat (23/5/2014), kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman Juni naik US$ 6,9 atau 0,54% menjadi US$ 1.295 dolar per ounce.

Bank Sentral India mengizinkan perusahaan dagang swasta untuk mengimpor emas. Pedagang memprediksi pelonggaran pembatasan impor oleh India dapat mendongkrak permintaan emas dari sekitar 5 ton per minggu .
Geliat aktivitas di China juga telah mendorong emas. Data yang dirilis Markit/HSBC menunjukkan indeks aktivitas manufaktur PMI China pada Mei 49,7. Angka ini lebih tinggi ketimbang perkiraan sebelumnya yang 48,4.
Data di bawah 50 memang masih menunjukkan kontraksi, namun ini merupakan yang terbaik dalam lima bulan terakhir. Analis pasar percaya data ini dapat diartikan meningkatnya permintaan emas di China.
Pergerakan emas juga dipengaruhi laporan dari Departemen Tenaga Kerja AS yang menunjukkan adanya peningkatan klaim tunjangan pengangguran sebesar 28 ribu menjadi 326 ribu. Peningkatan ini jauh di atas ekspektasi analis
Meningkatnya gejolak politik di Ukraina dan kudeta di Thailand juga mendorong investor mengalihkan investasinya ke emas sebagai safe haven.
Tak hanya emas, harga logam lainnya seperti perak untuk pengiriman Juli naik US$ 18,2 sen atau 0,94% menjadi US$ 19,52 per ounce. Behitupun platinum untuk pengiriman Juli naik US$ 18,2 atau 1,23% menjadi US$ 1.493,1 per ounce.

Comments are closed.